ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 03 September 2026 | 13:20 WIB
ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran
Kementerian ESDM memastikan pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Ungaran tak akan mengganggu Candi Gedong Songo. (Dok.Pribadi/Rizky Pratama Riyanto)
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM memastikan pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Ungaran tetap mematuhi standar keselamatan ketat.
  • Titik eksplorasi dipastikan berada jauh dari pemukiman warga serta kawasan cagar budaya Candi Gedong Songo.
  • Pasokan listrik dari panas bumi tersebut berfungsi menjaga kestabilan sistem kelistrikan di wilayah Jawa Tengah.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Ungaran. Disebut pengembangannya  mengedepankan kajian teknis, keselamatan, perlindungan lingkungan, serta pelestarian kawasan cagar budaya, termasuk Candi Gedong Songo.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyampaikan bahwa seluruh tahapan proyek tetap mematuhi acuan teknis dan standar keselamatan lingkungan yang ketat.

"Kemarin sudah disampaikan oleh media Kementerian ESDM bahwa sesuai dengan acuan teknis lalu dengan keselamatan, ya kita memperhatikan hal itu (kawasan cagar budaya),," ujar Eniya di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Eniya menepis kekhawatiran masyarakat terkait lokasi pemboran yang dinilai berdekatan dengan area sensitif. Ia menegaskan bahwa titik eksplorasi berada jauh dari pemukiman maupun situs cagar budaya, serta akan didampingi oleh tim kementerian.

Sebagai acuan tata kelola, Eniya mencontohkan keberhasilan pengoperasian PLTP Dieng di Wonosobo yang beroperasi secara berdampingan dengan kawasan pariwisata dan hutan produksi. Selain itu, pasokan daya dari panas bumi dinilai penting untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan (grid) di Jawa Tengah karena beroperasi sebagai beban puncak (base load) selama 24 jam.

"Kami contohkan Dieng, Wonosobo. Itu tempat pariwisata juga dan itu potensi yang besar juga. Buktinya kalau Dieng malah bagus, kan. Dikembalikan lagi ke hutan produksi, hutan yang hijau kembali. Itu sangat diperhatikan,” tutur Eniya.

Terkait dimulainya tahap pemboran di WKP Gunung Ungaran, Kementerian ESDM menyatakan akan terus mengawal jadwal dan perencanaan kegiatan agar sesuai dengan hasil tinjauan teknis.

"Nanti kita kawal. Kalau timeline sama perencanaannya kan sudah sesuai dengan review dari Kementerian ESDM," pungkasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanpa EBT, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Sebesar Rp 300 Triliun

Tanpa EBT, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Sebesar Rp 300 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 11:16 WIB

Target E20 Terancam, Pasokan Bioetanol Indonesia Masih Jauh dari Kebutuhan

Target E20 Terancam, Pasokan Bioetanol Indonesia Masih Jauh dari Kebutuhan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 10:41 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Terkini

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 13:20 WIB

Review The Salt Path: Ketika Kehilangan Rumah Mengubah Arti Pulang

Review The Salt Path: Ketika Kehilangan Rumah Mengubah Arti Pulang

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 13:20 WIB

Warga Kuching Malaysia: Kami Tidak Bisa Lihat Apapun karena Asap Kebakaran Hutan Kalimantan

Warga Kuching Malaysia: Kami Tidak Bisa Lihat Apapun karena Asap Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:19 WIB

Gandeng Komnas HAM, Pansus DPD RI Segera Investigasi Pelanggaran HAM dan Masalah PSN Papua

Gandeng Komnas HAM, Pansus DPD RI Segera Investigasi Pelanggaran HAM dan Masalah PSN Papua

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:17 WIB

Jelang Hadapi Laos Malam Ini, Nova Arianto Pusing Atur Strategi Timnas U-20

Jelang Hadapi Laos Malam Ini, Nova Arianto Pusing Atur Strategi Timnas U-20

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 13:15 WIB

Jangan Salah Beli! Ini 5 Perbedaan Penting Android TV dan Google TV yang Wajib Kamu Tahu

Jangan Salah Beli! Ini 5 Perbedaan Penting Android TV dan Google TV yang Wajib Kamu Tahu

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 13:14 WIB

4 HP Vivo NFC Harga 3 Jutaan, Baterai Awet Bisa Buat E-Money

4 HP Vivo NFC Harga 3 Jutaan, Baterai Awet Bisa Buat E-Money

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 13:13 WIB

Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini

Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:13 WIB

Aksi Bejat di Angkot Bojonegoro Viral: Pria 56 Tahun Cabuli Pelajar, Tertangkap Saat Asyik Ngopi

Aksi Bejat di Angkot Bojonegoro Viral: Pria 56 Tahun Cabuli Pelajar, Tertangkap Saat Asyik Ngopi

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 13:09 WIB

Geger TNI vs Suku Anak Dalam di Jambi, Potret Dosa Warisan Konflik Agraria?

Geger TNI vs Suku Anak Dalam di Jambi, Potret Dosa Warisan Konflik Agraria?

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:09 WIB

×