Ribut-ribut Purbaya Vs Pramono Soal Obligasi Jakarta

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 05 September 2026 | 17:29 WIB
Ribut-ribut Purbaya Vs Pramono Soal Obligasi Jakarta
Pramono Anung meninjau kesiapan operasional di Stasiun LRT Manggarai, Senin (24/8/2026).(Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pramono tetap ajukan obligasi DKI meski Purbaya minta pinjam lewat SMI.
  • Purbaya menilai kas Jakarta masih kuat sehingga obligasi belum mendesak.
  • Pramono minta DBH dikembalikan jika Jakarta dilarang mencari dana lewat obligasi.

Suara.com - Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah ditentang oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Meski demikian Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pantang mundur dan memastikan rencana tersebut tetap berjalan.

Pramono menegaskan, masukan dari pemerintah pusat tetap akan didengarkan. Namun, hal itu tidak membuat Pemprov DKI mengurungkan rencana mencari pembiayaan melalui pasar keuangan.

"Tanggapan saya, saya kalau sama Pak Purbaya tanggapannya apa pun saya akan dengarkan dan ikuti. Tapi saya tetap akan ajukan (penerbitan obligasi)," ujar Pramono di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

Menurut Pramono, kebutuhan pembangunan Jakarta membuat pemerintah daerah tetap membutuhkan ruang pembiayaan tambahan. Besarnya kas daerah, menurut dia, tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran untuk menentukan apakah Jakarta membutuhkan sumber pendanaan baru atau tidak.

"Karena bagaimanapun Pemerintah DKI Jakarta kan tahu kebutuhan itu," kata Pramono.

Pernyataan tersebut merespons pandangan Purbaya yang sebelumnya menilai Jakarta belum membutuhkan obligasi daerah. Menteri Keuangan menyebut kondisi keuangan Jakarta masih kuat dan likuiditas kas daerah masih mencukupi.

"Pak Purbaya menyampaikan bahwa duit DKI banyak. Kan kami juga disuruh bangun yang banyak juga. Dan untuk bangun itu kan perlu duit," ujar Pramono.

Pramono bahkan memberikan alternatif apabila pemerintah pusat tetap menganggap penerbitan obligasi daerah tidak diperlukan.

Menurutnya, pemerintah pusat dapat mengembalikan dana bagi hasil (DBH) yang menjadi hak pemerintah daerah. Pramono menilai pengembalian DBH tersebut dapat memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi Jakarta untuk membiayai pembangunan tanpa harus mencari pembiayaan melalui obligasi.

baca juga

"Atau kalau enggak ya dana bagi hasilnya tolong dikembalikan. Jadi simpel itu aja," kata Pramono.

Pernyataan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan pandangan antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI mengenai strategi pembiayaan pembangunan daerah.

Sebelumnya, Purbaya mendorong pemerintah daerah yang membutuhkan pembiayaan pembangunan infrastruktur untuk menggunakan fasilitas pinjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]

Menurut Purbaya, skema tersebut lebih terukur dibandingkan pemerintah daerah menerbitkan surat utang atau obligasi daerah di pasar keuangan.

"Kami menyediakan dana lewat PT SMI. Daerah bisa pinjam ke PT SMI, nanti bayarannya dipotong dari sebagian DAU (Dana Alokasi Umum) atau utang pemerintah ke daerah," ujar Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Purbaya menjelaskan, pembiayaan melalui PT SMI juga memungkinkan pemerintah pusat memastikan dana pinjaman digunakan untuk proyek pembangunan yang telah ditentukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 22:20 WIB

Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu

Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu

News | Jum'at, 04 September 2026 | 19:30 WIB

Pramono Anung Bakal Jemput Bola 40 Ribu Penerima KJP yang Belum Daftar, Ini Skemanya

Pramono Anung Bakal Jemput Bola 40 Ribu Penerima KJP yang Belum Daftar, Ini Skemanya

News | Jum'at, 04 September 2026 | 18:57 WIB

Terkini

Review Sacrifice: Satir Kaum Superkaya dan Ambisi Selamatkan Bumi

Review Sacrifice: Satir Kaum Superkaya dan Ambisi Selamatkan Bumi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:37 WIB

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×