Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Senin, 07 September 2026 | 10:57 WIB
Cadangan Devisa Meningkat 1,2 Miliar Dolar AS Berkat Utang dan Pajak
Peningkatan cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 didorong oleh penerimaan pajak, jasa, serta penarikan utang luar negeri pemerintah di Jakarta. [Freepik]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2026 meningkat menjadi 146,5 miliar dolar AS.
  • Peningkatan cadangan devisa tersebut didorong oleh penerimaan pajak, jasa, serta penarikan utang luar negeri pemerintah.
  • Jumlah cadangan devisa tersebut dinilai mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi nasional.

Suara.com - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2026 mencapai 146,5 miliar dolar AS, meningkat sebesar 1,2 miliar dolar AS dibandingkan dengan posisi akhir Juli 2026 yang sebesar 145,3 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9/2026) menyampaikan tumbuhnya cadanga devisa Agustus 2026 dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan utang luar negeri pemerintah.

Perkembangan tersebut terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.
Bank sentral menyampaikan posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bank Indonesia juga meyakini bahwa ke depan, ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Ramdan.

Setelah lima bulan berturut-turut mengalami penurunan, cadangan devisa pada akhir Juni 2026 mencatat kenaikan pertama yakni naik sebesar 700 juta dolar AS sehingga mencapai 145,6 miliar dolar AS.

Kemudian pada akhir Juli 2026, cadangan devisa tercatat relatif stabil dengan penurunan yang tipis sebesar 0,3 miliar dolar AS sehingga menjadi 145,3 miliar dolar AS.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$146,5 Miliar, Tahan Guncangan Global

Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$146,5 Miliar, Tahan Guncangan Global

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:42 WIB

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:42 WIB

BI Siapkan Jurus Suntik Likuiditas, Dana Asing Rp930 Triliun Balik ke Sistem Keuangan

BI Siapkan Jurus Suntik Likuiditas, Dana Asing Rp930 Triliun Balik ke Sistem Keuangan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:01 WIB

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:09 WIB

Terkini

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Restoran Thailand Lebih Populer di Luar Negeri Dibanding Indonesia, Apa Sebabnya?

Restoran Thailand Lebih Populer di Luar Negeri Dibanding Indonesia, Apa Sebabnya?

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Viral Alasan Tolak Karaoke Demak Ditutup, Bos: Neraka Siapa yang Isi?

Viral Alasan Tolak Karaoke Demak Ditutup, Bos: Neraka Siapa yang Isi?

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Ada Arahan Penting? Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI dan Polri di Istana Pagi Ini

Ada Arahan Penting? Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI dan Polri di Istana Pagi Ini

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Ada Dugaan Pertemuan Prabowo-Jokowi Ikut Memengaruhi Putusan MK Soal Ijazah Gibran

Ada Dugaan Pertemuan Prabowo-Jokowi Ikut Memengaruhi Putusan MK Soal Ijazah Gibran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:34 WIB

×