BI Siapkan Jurus Suntik Likuiditas, Dana Asing Rp930 Triliun Balik ke Sistem Keuangan

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 03 September 2026 | 15:01 WIB
BI Siapkan Jurus Suntik Likuiditas, Dana Asing Rp930 Triliun Balik ke Sistem Keuangan
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro saat konferensi pers usai dilantik di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Rabu (2/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BI siapkan repo dan FX swap untuk jaga likuiditas perbankan.
  • Dana asing yang dikonversikan capai Rp920-Rp930 triliun.
  • Penarikan dana SAL sepenuhnya menjadi perhitungan pemerintah.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menyiapkan sejumlah instrumen untuk memastikan likuiditas perbankan tetap terjaga di tengah dinamika arus dana di sistem keuangan. Salah satu jurus yang disiapkan adalah melalui repurchase agreement (repo) dan foreign exchange swap (FX swap).

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, penyediaan likuiditas tersebut menjadi bagian dari langkah BI untuk memastikan kebutuhan dana di sistem keuangan tetap tersedia.

"Yang penting, Bank Indonesia pun juga menyiapkan likuiditas dalam bentuk repo. Tadi saya enggak sempat tampilkan, tapi kalau kita lihat repo termasuk FX swap," ujar Destry di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Destry mengungkapkan terdapat dana asing yang masuk ke dalam sistem keuangan Indonesia dan kemudian dikonversikan melalui berbagai mekanisme. Nilainya disebut telah mencapai sekitar Rp920 triliun hingga Rp930 triliun.

Menurut dia, aliran dana tersebut pada akhirnya menjadi tambahan likuiditas yang kembali masuk ke sistem keuangan.

"Jadi dana asing masuk, kemudian dia diubah. Itu sudah mencapai sekitar Rp920 triliun-Rp930 triliun. Artinya itu kan likuiditas yang kembali ke sistem," jelasnya.

Besarnya nilai tersebut menunjukkan bahwa pergerakan dana di pasar keuangan turut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan BI dalam menjaga kecukupan likuiditas perbankan.

Destry menegaskan, menjaga kecukupan likuiditas bukan hanya menjadi tugas Bank Indonesia. Pemerintah juga memiliki peran dalam memastikan dana tetap mengalir ke dalam sistem keuangan.

Dia menjelaskan, ketika pemerintah menempatkan dana ke dalam dana pihak ketiga (DPK), dana tersebut akan tercatat sebagai alat likuid di Bank Indonesia.

baca juga

"Jadi likuiditas menjadi memang tugas kita bersama. Termasuk kalau pemerintah dia masuk ke DPK, di kami dia masuk jadi alat likuid," kata Destry.

Dengan demikian, BI memiliki sejumlah instrumen untuk menjaga agar kebutuhan likuiditas perbankan tetap dapat dipenuhi, sementara kebijakan penempatan dana pemerintah juga turut memengaruhi kondisi likuiditas di sistem keuangan.

Di sisi lain, Destry menegaskan bahwa keputusan mengenai penarikan dana dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) merupakan kewenangan pemerintah.

Menurutnya, pemerintah telah memiliki perhitungan sendiri mengenai kebutuhan dana yang akan digunakan.

"Itu kan dari mereka ya, dari pemerintah sebenarnya. Jadi tentunya mereka sudah ada hitung-hitungannya," tukas Destry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Tegaskan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Tegaskan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 07:26 WIB

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:09 WIB

Sah! Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026-2031

Sah! Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026-2031

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 18:59 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×