Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 21 September 2026 | 15:53 WIB
Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen
Ilustrasi. Tambak Udang Vaname (Foto istimewa).
baca 10 detik
  • Potensi akuakultur Indonesia 100 juta ton, baru dimanfaatkan 18,4 persen.
  • Kredit perikanan cuma 0,35 persen dari total kredit bank 2024.
  • Ekspor perikanan masih US$6,27 miliar dan bergantung 5 komoditas.

Suara.com - Indonesia punya potensi ekonomi laut yang sangat besar, tetapi pemanfaatannya masih jauh dari maksimal. Di tengah pertumbuhan akuakultur global, sektor perikanan Indonesia justru masih terbentur pembiayaan, teknologi, produktivitas rendah, hingga persoalan tata kelola.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University Rokhmin Dahuri mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi produksi akuakultur berkelanjutan mencapai 100,06 juta ton per tahun. Namun pada 2025, produksi yang terealisasi baru 18,41 juta ton atau sekitar 18,4 persen dari potensi tersebut.

Padahal, nilai ekonomi 11 sektor ekonomi biru Indonesia ditaksir lebih dari US$1.148 miliar. "Potensi budidaya pesisir dan laut saja mencapai sekitar US$210 miliar per tahun," kata dia dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Masalahnya, sektor ini masih kekurangan modal. Mengutip data Bank Dunia 2024, suku bunga pinjaman di Indonesia mencapai 8,8 persen, tertinggi kedua di ASEAN setelah Vietnam 9,3 persen. Sementara itu, dari total kredit bank komersial nasional Rp5.688 triliun, sektor perikanan hanya memperoleh Rp19,78 triliun atau 0,35 persen.

Kondisi tersebut menjadi ironi ketika Indonesia berambisi menjadi produsen akuakultur nomor satu dunia. Sekitar 75 persen usaha perikanan dan akuakultur nasional masih bersifat tradisional, dengan skala usaha kecil, teknologi terbatas dan rantai pasok yang belum terintegrasi.

Akibatnya, potensi besar tersebut belum otomatis berubah menjadi produktivitas dan nilai tambah. Sektor perikanan juga masih menghadapi kenaikan harga pakan, penyakit, keterbatasan pasar, polusi, illegal fishing, kerusakan ekosistem hingga persoalan perizinan dan iklim investasi.

Dari sisi perdagangan, nilai ekspor perikanan Indonesia pada 2025 baru mencapai US$6,27 miliar. Sebanyak 74 persen ekspor bahkan masih bergantung pada lima komoditas, yakni udang, tuna-cakalang, cumi-sotong-gurita, kepiting dan rumput laut. Pasarnya pun terkonsentrasi di Amerika Serikat dan China.

Padahal, tren global menunjukkan akuakultur semakin penting. Data FAO 2026 mencatat produksi perikanan dan akuakultur global mencapai 235 juta ton. Untuk pertama kalinya, akuakultur menyumbang 53 persen produksi hewan akuatik dunia dan 59 persen pangan hewan akuatik.

Rokhmin menilai Indonesia memiliki modal alam yang sangat besar untuk mengejar peluang tersebut. Namun, keunggulan ekologis harus diubah menjadi kemampuan kompetitif melalui hilirisasi, teknologi, ketertelusuran, jaminan kualitas dan bioteknologi.

baca juga

Salah satu konsep yang ditawarkan adalah Tropical Ecological Marine Ranching (TEMR), yakni pengelolaan kawasan laut berbasis teluk yang menggabungkan konservasi, rehabilitasi ekosistem, penebaran benih, marikultur dan rantai dingin.

Model tersebut sebelumnya telah diuji melalui program Sea Farming di Kepulauan Seribu sejak 2005. Program itu mengubah pola mata pencaharian nelayan dan mengembangkan budidaya kerapu berbasis pengelolaan bersama masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kedelapan, 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Meninggal

Hari Kedelapan, 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:33 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Imbas Kecelakaan Kapan Beruntun?

Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Imbas Kecelakaan Kapan Beruntun?

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:04 WIB

Terkini

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:53 WIB

Spesifikasi ADVAN Macha 5G, Intip Fitur Canggih dan Bundling Menarik

Spesifikasi ADVAN Macha 5G, Intip Fitur Canggih dan Bundling Menarik

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 15:53 WIB

Diskon Belanja Elzatta Hingga 30 September, Promo Setiap Hari dari BRI

Diskon Belanja Elzatta Hingga 30 September, Promo Setiap Hari dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:52 WIB

Cuma Ratusan Meter dari Balai Kota Tapi Bau Pesing, Halte IRTI Monas Akhirnya Bersolek

Cuma Ratusan Meter dari Balai Kota Tapi Bau Pesing, Halte IRTI Monas Akhirnya Bersolek

News | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

News | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Sinopsis Extraordinary Attorney Minamida Minami, Drama Terbaru Ashida Mana

Sinopsis Extraordinary Attorney Minamida Minami, Drama Terbaru Ashida Mana

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop

Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 15:48 WIB

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:47 WIB

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:45 WIB

Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan

Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:43 WIB

×