Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 24 September 2026 | 12:25 WIB
Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing
Ilustrasi Data Center. (Pixabay/Akela999)
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong kedaulatan AI nasional melalui pengembangan LLM berbasis data Indonesia pada Kamis (24/9/2026).
  • Pemerintah memperkuat infrastruktur pusat data nasional guna mendukung penerapan kecerdasan buatan secara luas di berbagai sektor penting.
  • Indonesia resmi menjadi anggota pendiri WAICO di Shanghai pada 16 Juli 2026 dan segera meratifikasinya di DPR.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mendorong penguatan kedaulatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Indonesia. Salah satunya melalui pengembangan Large Language Model (LLM) yang menggunakan basis data Indonesia.

Airlangga mengatakan, pemerintah juga mendorong penggunaan sistem AI yang bersifat open source dan open system. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat kemandirian dalam pengembangan teknologi AI.

"Karena dengan demikian, kita mendorong sovereignty daripada AI dan mendorong bahasa daripada AI untuk menggunakan open source, open system, ataupun juga menggunakan Large Language Model yang basisnya adalah basis data-data yang ada di Indonesia," kata Airlangga dalam acara FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Airlangga mengatakan, penguatan AI juga perlu didukung dengan pembangunan kapasitas komputasi nasional dan pusat data. Dia menyebut kebutuhan terhadap data center di Indonesia terus meningkat.

"Dan tentu kita juga mendorong national computing daripada data, data center yang terus didorong, di mana demand untuk data center kita meningkat," ujarnya.

Menurut Airlangga, infrastruktur data center yang kuat akan membuka pemanfaatan AI di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, kesehatan, pemerintahan hingga pertambangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Fakhri]
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Fakhri]

"Dan dengan data center yang kuat, tentu aplikasi di sektor manufacturing, logistics, healthcare, government, dan mining, ini juga bisa menggunakan AI ke depan," jelas dia.

Selain membangun ekosistem AI di dalam negeri, pemerintah juga memperkuat kerja sama internasional.

Airlangga mengatakan, Indonesia telah menjadi salah satu founding member World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) bersama 28 negara lainnya.

baca juga

Indonesia menandatangani dokumen pendirian organisasi tersebut di Shanghai, China, pada 16 Juli 2026.

Airlangga mengatakan pemerintah akan membawa proses ratifikasi perjanjian tersebut ke DPR. Pemerintah berharap proses ratifikasi dapat selesai sebelum pertemuan APEC di China.

"Dan tentu dalam waktu dekat nanti kami akan ke DPR untuk proses ratifikasi. Harapannya kita bisa ratifikasi sebelum pertemuan APEC di China," tutur Airlangga.

Pemerintah sebelumnya menyatakan status Indonesia sebagai negara pendiri memberi ruang untuk ikut berkontribusi dalam pembentukan tata kelola AI global.

Airlangga menilai, pemanfaatan AI dan teknologi digital dapat menjadi salah satu pengungkit perekonomian Indonesia.

"Indonesia diharapkan bisa mendorong dan menggunakan AI ini sebagai pendorong fasilitator pembangunan ke depan. Karena menggunakan AI dan digital itu mendorong ekonomi tanpa lewat Selat Hormuz ataupun Red Sea. Jadi ini adalah salah satu pengungkit daripada perekonomian Indonesia ke depan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:40 WIB

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 13:40 WIB

Dari Media Sosial ke AI, Cara Orang Mencari Informasi Mulai Berubah

Dari Media Sosial ke AI, Cara Orang Mencari Informasi Mulai Berubah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 13:05 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

AI Masuk Kelas, Acer Tantang Guru dan Sekolah Hadirkan Inovasi Nyata

AI Masuk Kelas, Acer Tantang Guru dan Sekolah Hadirkan Inovasi Nyata

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 10:48 WIB

Terkini

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:20 WIB

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:19 WIB

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:15 WIB

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:00 WIB

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

×