Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN

Dicky Prastya

Kamis, 24 September 2026 | 19:52 WIB
Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN
Menkeu Suahasil Nazara saat konferensi pers di Kantor Bank Indonesia, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah memastikan pelunasan utang Koperasi Desa Merah Putih sebesar Rp37,7 triliun pada 25 September 2026.
  • Kementerian Keuangan menggunakan dana APBN yang telah disiapkan sejak awal untuk pembayaran utang program tersebut.
  • Kementerian Keuangan melakukan verifikasi pelaksanaan program sebelum menyelesaikan pembayaran utang melalui Himpunan Bank Negara.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan utang Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP) Rp 37,7 triliun yang jatuh tempo pada 25 September 2026 besok akan dilunasi Pemerintah.

Diketahui Kopdes Merah Putih memakan anggaran hingga Rp 240 triliun untuk sekitar 83 ribu koperasi hingga. Untuk tahap awal, utang Kopdes Merah Putih memerlukan dana Rp 37,7 triliun yang diambil dari Himpunan Bank Negara (Himbara).

Menkeu Suahasil memastikan utang KDMP akan lunas sesuai tenggat jatuh tempo karena Pemerintah sedari awal sudah menyiapkan dananya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Saya mau menyampaikan di sini bahwa untuk pembayaran utang yang digunakan untuk membangun Koperasi Desa, Koperasi Kelurahan Merah Putih itu telah dianggarkan di dalam APBN. Telah dianggarkan, jadi anggarannya ada. Dari sejak kita membuat APBN, anggarannya itu ada, tersedia. Nah, jadi pasti dibayar karena sudah ada anggarannya," katanya dalam konferensi pers di Kantor Bank Indonesia (BI), Kamis (24/9/2026).

Ia menyatakan kalau APBN bersifat fleksibel. Sebab Pemerintah bisa menyiapkan lebih dulu anggaran untuk program yang sudah direncakanan.

"Nah, kalau untuk KDMP ini sudah ada anggarannya dari sejak pertama APBN masuk ke 2026, jadi pasti dibayar," lanjut dia.

Potret sebagian unit KDMP Tamanmartani. (Suara.com/Irwan Febri)
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. Foto: Potret sebagian unit KDMP Tamanmartani. (Suara.com/Irwan Febri)

Terkait proses pembayaran, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal memverifikasi implementasi program tersebut mulai dari apa yang sudah dibangun, berapa banyak unit, kementerian atau lembaga mana yang terlibat di lapangan, hingga lokasi desa tempat KDMP berdiri.

Bendahara Negara mengungkapkan kalau Kementerian Koperasi sudah bekerja keras untuk mengawal program tersebut. Begitu pula PT Agrinas Pangan Nusantara selaku pelaksana Kopdes Merah Putih.

"Ini yang dibangun sedemikian hingga nanti pembayarannya akan berlangsung, akan berlangsung pasti dibayar karena anggarannya sudah ada," beber dia.

baca juga

Lebih lanjut Suahasil memastikan kalau Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga bakal memantau program tersebut mulai dari Kemenkeu, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Selain KSSK, Suahasil juga melibatkan BPI Danantara selaku pemilik Himbara untuk mengawal program tersebut.

"Makanya dengan keberadaan Danantara di situ menjadi komplit ceritanya. Ceritanya menjadi komplit, ada BUMN yang di situ juga," jelas Suahasil.

Kopdes Merah Putih dari anggaran Dana Desa

Sebelumnya mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Pemerintah akan menanggung utang Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP) sebesar Rp 240 triliun lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya menjelaskan kalau utang pembangunan Kopdes Merah Putih itu akan dibagi dalam enam tahun, sehingga tiap tahun Pemerintah akan membayar Rp 40 triliun.

"Jadi gini, itu kan Rp 240 triliun kreditnya, kira-kira setiap tahun itu di-strech ke enam tahun kan? Jadi setiap tahun tuh pokoknya jatuh Rp 40 triliunan," katanya dalam Media Briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).

Adapun dana tersebut berasal dari penyaluran kredit ke lebih dari 80.000 Kopdes Merah Putih, dengan nilai pembiayaan sekitar Rp 3 miliar untuk tiap koperasi.

Purbaya menilai kalau dukungan APBN akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian desa. Sebab keuntungan usaha Kopdes Merah Putih juga akan dinikmati masyarakat lewat pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).

Lebih lagi aset Kopdes Merah Putih yang lunas nantinya juga akan menjadi milik desa, meskipun anggaran itu juga diambil dari Dana Desa.

"Dana Desa kan masih ada sepertiganya, dan nanti dari koperasi itu, keuntungannya, SHU ke warga desa. Terus aset-asetnya kalau enggak salah milik desa. Jadi enggak rugi-rugi amat sih desanya, dan masyarakatnya bisa kalau maju bisa lebih makmur tuh," papar dia.

Lebih lanjut Purbaya menjanjikan cicilan Kopdes Merah Putih yang akan ditanggung mulai September 2026 nanti tidak akan molor. Ia juga berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk pendanaan program tersebut.

"Tapi yang jelas kita pastikan cicilan pertama Pemerintah di bulan September tidak akan molor. Kita sedang bekerja sama dengan BPKP, Danantara, banknya sendiri, dan tim dari sini untuk memastikan itu bisa berjalan, termasuk mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada," jelas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:42 WIB

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:07 WIB

Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Mundur dari Jabatan Komisaris PLN

Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Mundur dari Jabatan Komisaris PLN

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Airlangga Dorong Simpanan Koperasi Dijamin LPS, UU Bakal Diamendemen

Airlangga Dorong Simpanan Koperasi Dijamin LPS, UU Bakal Diamendemen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:38 WIB

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Review Film Resurrection: Sajikan Keindahan Sinematik dalam Balutan Misteri

Review Film Resurrection: Sajikan Keindahan Sinematik dalam Balutan Misteri

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:50 WIB

4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor

4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:50 WIB

Ratusan Pelajar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Batang Tanggung Biaya Pengobatan

Ratusan Pelajar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Batang Tanggung Biaya Pengobatan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 19:46 WIB

Laku di Atas Nilai Limit, 5 Apartemen Benny Tjokro Ludes Dilelang Kejagung Rp10,7 Miliar

Laku di Atas Nilai Limit, 5 Apartemen Benny Tjokro Ludes Dilelang Kejagung Rp10,7 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:44 WIB

Kemenangan Pengepul Sampah di Pilkades Bekasi Disorot Media Asing: Duit Tak Berpengaruh

Kemenangan Pengepul Sampah di Pilkades Bekasi Disorot Media Asing: Duit Tak Berpengaruh

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:42 WIB

PSI Tuding Sengketa Ijazah Gibran Bagian Manuver Politik: Dulu Jokowi, Besok Kaesang, Lusa Jan Ethes

PSI Tuding Sengketa Ijazah Gibran Bagian Manuver Politik: Dulu Jokowi, Besok Kaesang, Lusa Jan Ethes

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:38 WIB

Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas

Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 19:36 WIB

Iran Ancam Perang Meluas hingga Halaman Belakang Indonesia Jika AS Kembali Menyerang

Iran Ancam Perang Meluas hingga Halaman Belakang Indonesia Jika AS Kembali Menyerang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:35 WIB

Waspada Baterai Rusak pada Mobil Hybrid Bekas! Kenali Ciri-cirinya sebelum Terlanjur Membeli

Waspada Baterai Rusak pada Mobil Hybrid Bekas! Kenali Ciri-cirinya sebelum Terlanjur Membeli

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 19:34 WIB

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

×