BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB
BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik. Foto Rina-Suara.com
baca 10 detik
  • BEI bantah aturan minimum Rp1 jadi penyebab utama IHSG melemah.
  • Saham eks Rp50 disebut punya bobot kecil terhadap IHSG.
  • Saham perlu waktu mencari harga wajar akibat mekanisme auto rejection.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali tertekan hingga berada di level 6.100. Bursa membantah anggapan bahwa penerapan ketentuan harga saham minimum Rp1 menjadi penyebab utama koreksi indeks.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, respons pasar terhadap kebijakan harga minimum saham tersebut justru cenderung positif ketika pertama kali akan diterapkan.

Menurutnya, saham-saham yang sebelumnya bertahan di level Rp50 juga memiliki bobot relatif kecil terhadap pergerakan IHSG. Karena itu, penurunan harga saham tersebut setelah ketentuan baru berlaku dinilai tidak cukup untuk menjelaskan tekanan terhadap indeks secara keseluruhan.

“Harusnya tidak demikian. Pertama, pada saat ini mau diberlakukan, respons dari pasar itu positif. Yang kedua, tentu bobot dari saham-saham yang sudah lama di harga Rp50 itu bobotnya terhadap IHSG juga tidak besar,” ujar Jeffrey di Gedung BEI, Senin (28/9/2026).

Jeffrey menegaskan, tekanan terhadap IHSG tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan penurunan harga sejumlah saham dari level Rp50.

Sebab, terdapat saham yang telah bertahun-tahun berada di harga Rp50 namun nyaris tidak diperdagangkan. Kondisi tersebut membuat dampaknya terhadap pembentukan indeks menjadi terbatas.

“Jadi, tidak semata-mata karena faktor penurunan di bawah harga Rp50 yang memberikan pressure kepada IHSG,” katanya.

Menurut Jeffrey, pergerakan sejumlah saham setelah penerapan ketentuan baru justru mencerminkan proses pencarian harga wajarnya atau fair value. Proses tersebut tidak bisa berlangsung seketika karena saham tetap bergerak dalam koridor mekanisme perdagangan, termasuk ketentuan auto rejection.

“Ya, tentu membutuhkan waktu karena ada proses auto rejection di situ sampai nanti menemukan titik fair value-nya,” lanjutnya.

baca juga

Ia kembali menekankan bahwa saham-saham yang sebelumnya berada di level Rp50 tidak mempunyai bobot besar dalam perhitungan IHSG.

Meski demikian, Jeffrey mengaku tidak memiliki angka persis mengenai kontribusi saham-saham tersebut terhadap indeks.

“Tetapi sekali lagi tadi kami sampaikan bahwa bobot dari saham-saham yang selama ini ada di Rp50, bobotnya terhadap IHSG juga tidak besar. Saya tidak dapat angka persisnya, tetapi tidak besar,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:03 WIB

Saham Rp1 Berlaku, Siapa yang Untung dan Buntung di Hari Pertama?

Saham Rp1 Berlaku, Siapa yang Untung dan Buntung di Hari Pertama?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:37 WIB

IHSG Merosot ke Level 6.100, Saham Bank Merah

IHSG Merosot ke Level 6.100, Saham Bank Merah

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:07 WIB

Terkini

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

News | Senin, 28 September 2026 | 18:52 WIB

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:51 WIB

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

×