- Kementerian Koperasi menyatakan pemerintah menolak permintaan penempatan kerja sesuai domisili bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih.
- Seskemenkop Ahmad Zabadi menjelaskan di Jakarta pada Senin, 28 September 2026, bahwa rekrutmen tidak menggunakan pendekatan wilayah.
- Dampaknya, sebagian peserta ditempatkan di luar domisili karena jumlah peserta tidak sebanding dengan titik koperasi yang tersedia.
Suara.com - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyebut pemerintah tidak bisa mengabulkan keinginan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terkait penempatan lokasi kerja.
Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi menjelaskan penempatan calon manajer tidak menggunakan pendekatan wilayah sejak proses rekrutmen. Hal itu membuat sebagian calon manajer berpotensi ditempatkan di lokasi yang berbeda dari domisilinya.
"Gini, karena memang pendekatan rekrutmen ini kan bukan pendekatan wilayah, ya," ujar Zabadi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Penjelasan tersebut disampaikan di tengah keluhan sejumlah calon manajer KDMP yang mengaku mendapatkan lokasi kerja jauh dari tempat tinggal. Bahkan, terdapat calon manajer yang menyebut lokasi penempatannya berada hingga berbeda pulau dari domisilinya.

Zabadi menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena jumlah calon manajer tidak selalu sebanding dengan jumlah titik KDMP yang tersedia di setiap wilayah.
"Karenanya lalu pada satu titik di mana apa namanya, kesiapan dari apa, ketersediaan dari KDKMP di titik itu, itu bisa jadi jumlah pesertanya lebih banyak. Ada satu titik lain di mana cukup siap KDKMP tapi jumlah pesertanya tidak banyak," katanya.
Menurut dia, Kemenkop tetap mengutamakan penempatan calon manajer di wilayah setempat. Namun, apabila jumlah calon manajer di suatu wilayah lebih banyak dibandingkan kebutuhan, sebagian calon akan diarahkan ke titik lain yang masih membutuhkan manajer.
"Nah, makanya tetap kita orientasikan pertama penempatan pada wilayah setempat. Tapi manakala kemudian pada titik itu jumlah titiknya tidak lebih banyak dibanding jumlah peserta yang lolos, maka dia akan ditempatkan pada titik-titik lain di mana dia memerlukan, apa, tidak cukup jumlah pada calon-calon manajer di titik itu," pungkasnya.