1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 29 September 2026 | 16:50 WIB
1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya
Ilustrasi. 1.900 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) harus rela ditempatkan secara acak diseluruh Provinsi di Indonesia. Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • 1.900 manajer Kopdes ditempatkan lintas provinsi karena kekurangan SDM di daerah.
  • Lebih dari 30.000 manajer dilatih, tetapi koperasi yang tersedia belum mencukupi.
  • Penempatan lintas provinsi dimulai 1 Oktober 2026, status manajer tetap dipertahankan.

Suara.com - 1.900 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) harus rela ditempatkan secara acak diseluruh Provinsi di Indonesia. Pasalnya, jumlah manajer yang telah lolos seleksi ternyata lebih banyak dibandingkan kesiapan koperasi di daerah.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan jumlah tersebut setara dengan sekitar 11% dari manajer Kopdes yang telah lulus seleksi. Mereka ditempatkan ke provinsi lain untuk menutup kekurangan sumber daya manusia (SDM) di sejumlah daerah.

"Yang jumlahnya tadi disampaikan oleh Pak Menko, jumlahnya kurang lebih 1.900 atau sekitar 11% dari manajer Kopdes yang ditempatkan lintas provinsi," kata Ferry usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Senin (29/9/2026).

Menurut Ferry, kebijakan tersebut bukan berarti para manajer gagal dalam proses seleksi. Pemerintah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara justru mempertahankan status mereka sembari menunggu kesiapan koperasi di daerah penempatan.

"Tapi kami kemarin juga sudah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan tetap mempertahankan statusnya, dan kemudian tidak kita diskualifikasi, dan dipertahankan sambil menunggu bangunan koperasi desa kelurahannya selesai," ujarnya.

Ferry mengatakan pemerintah akan mencari solusi agar para manajer tersebut tetap dapat ditempatkan sesuai kebutuhan.

Masalahnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah SDM yang telah disiapkan dengan kesiapan koperasi di lapangan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya mengungkapkan lebih dari 30.000 manajer telah mengikuti pelatihan. Namun, jumlah koperasi yang tersedia belum mampu menampung seluruh manajer tersebut.

"Gini ya, yang sudah dilatih 30.000 lebih, koperasinya belum sebanyak itu. Makanya ada yang jauh kan, ada 1.000 lebih itu yang jauh," kata Zulhas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

Klaim 85 Persen Setuju, Penempatan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Masih Dipersoalkan

Klaim 85 Persen Setuju, Penempatan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Masih Dipersoalkan

Video | Senin, 28 September 2026 | 18:30 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Terkini

Negara Disebut Hemat Rp1,2 Triliun Usai 14 Ribu Kasus Selesai Lewat Restorative Justice

Negara Disebut Hemat Rp1,2 Triliun Usai 14 Ribu Kasus Selesai Lewat Restorative Justice

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:49 WIB

Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan

Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 16:47 WIB

Ombudsman Soroti Keamanan Lapas Cibinong Saat Rapat di DPR: Blok Tahanan Tak Dipasang Kawat Berduri

Ombudsman Soroti Keamanan Lapas Cibinong Saat Rapat di DPR: Blok Tahanan Tak Dipasang Kawat Berduri

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:47 WIB

Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara

Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:46 WIB

Hadapi Musim Panas Tak Biasa, Warga Prancis Serukan Perubahan Iklim

Hadapi Musim Panas Tak Biasa, Warga Prancis Serukan Perubahan Iklim

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:45 WIB

Dari Halal ke Sehat: Standar Pangan Indonesia Sudah Sampai Mana?

Dari Halal ke Sehat: Standar Pangan Indonesia Sudah Sampai Mana?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:44 WIB

Industri Fesyen RI Serap Rp120 Triliun dan 3,69 Juta Pekerja Industri

Industri Fesyen RI Serap Rp120 Triliun dan 3,69 Juta Pekerja Industri

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:39 WIB

Kerugian Negara Kasus Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun!

Kerugian Negara Kasus Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun!

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:38 WIB

Skenario Gila Grup A: Timnas Indonesia Bisa Menang tapi Tetap Gagal ke Final

Skenario Gila Grup A: Timnas Indonesia Bisa Menang tapi Tetap Gagal ke Final

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

×