Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 30 September 2026 | 19:46 WIB
Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan pada awak media, di Jakarta, Rabu (30/9/2026). Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan data keluarga penerima perlindungan sosial baru mencapai enam juta dari target empat puluh juta keluarga di Jakarta pada Rabu, 30 September 2026.
  • Pemerintah akan mempercepat proses registrasi tersebut dengan mengerahkan lima ratus ribu agen perlindungan sosial untuk membantu masyarakat di lapangan.
  • Pelibatan aparat TNI, Polri, dan berbagai instansi dilakukan untuk menjangkau warga yang kesulitan melakukan registrasi secara mandiri tanpa gawai yang memadai.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan masih menunggu pendataan keluarga penerima perlindungan sosial. Dari target sekitar 40 juta hingga 50 juta keluarga yang ditargetkan terdaftar pada akhir tahun 2026, jumlah yang sudah terdata saat ini baru sekitar 5,5 juta hingga 6 juta keluarga.

Ia memastikan akan mempercepat proses registrasi tersebut dengan melibatkan berbagai pihak di lapangan.

"Ya sekarang baru 6 juta kali ya (keluarga terdaftar)," ujar Luhut di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Luhut mengatakan percepatan pendataan dilakukan dengan memperbanyak agen Perlinsos yang membantu masyarakat melakukan registrasi. Ia mencontohkan apabila jumlah agen nantinya mencapai 500 ribu orang, proses pendataan dapat berlangsung lebih cepat.

Pengecekan bansos di DTSEN warga Yogyakarta, Selasa (1/9/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Pengecekan bansos di DTSEN warga Yogyakarta, Selasa (1/9/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

"Tapi makanya kita bikin ramai-ramai ini (agen Perlinsos) supaya angka ini bisa cepat dan kita yakin bisa," ujar Luhut.

Menurut Luhut, agen tersebut nantinya membantu menambah jumlah masyarakat yang masuk dalam pendataan. Ia memberikan ilustrasi apabila setiap agen dapat menambah dua orang dalam satu hari.

"Karena kalau per hari kalau kita punya nanti 500.000 agen, ya tiap agen nambah dua orang aja 1.000.000 (keluarga terdata) kan? Jadi 1.000.000 kalau ya 30 hari 30.000.000," ungkap Luhut.

Dalam proses tersebut, pemerintah juga melibatkan unsur di tingkat masyarakat hingga aparat TNI dan Polri demi menjangkau warga yang kesulitan melakukan registrasi secara mandiri.

"Ya sama aja, semua (pendataan) ke RT ini. Semua menggerakkan masuk ke RT semua, yang jalan ke RT," katanya.

baca juga

Luhut mengatakan keterlibatan berbagai pihak diperlukan karena masih ada masyarakat yang tidak memiliki telepon seluler yang memadai untuk melakukan registrasi sendiri.

"Karena di RT itu mungkin orangnya tidak punya HP yang baru, jadi TNI, Polri, Kementerian Agama, penyuluh pertanian semua kita libatkan," imbuhnya.

Pemerintah sebelumnya menyebut proses verifikasi dan validasi penerima bantuan sosial telah berjalan di 258 kabupaten/kota. Agen Perlinsos disiapkan untuk membantu masyarakat menggunakan aplikasi, termasuk warga yang tidak memiliki gawai atau kesulitan mengoperasikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 19:45 WIB

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

×