Literasi Keuangan Mulai Digaungkan lewat Medium Seni

Dicky Prastya

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:25 WIB
Literasi Keuangan Mulai Digaungkan lewat Medium Seni
Ilustrasi keuangan. [Suara.com/HO]
baca 10 detik
  • Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan risiko dan investasi kini dilakukan melalui pendekatan yang lebih inklusif dan reformatif.

  • Para pelaku industri keuangan digital memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya ketahanan finansial, diversifikasi aset, serta fleksibilitas portofolio
  • Bibit.id dan Stockbit berkolaborasi dengan seniman Endry Pragusta melalui karya "School of Medusa II" di Art Jakarta 2026.

Suara.com - Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan risiko dan investasi kini dilakukan melalui pendekatan yang lebih inklusif dan reformatif. 

Lewat pemanfaatan medium seni rupa misalnya, para pelaku industri keuangan digital memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya ketahanan finansial, diversifikasi aset, serta fleksibilitas portofolio dalam menghadapi dinamika dan volatilitas ekonomi global yang tak pasti.

Cara ini dilakukan oleh Bibit.id dan Stockbit lewat ajang Art Jakarta 2026 yang digelar pada 2–4 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Dalam edisi kali ini, perusahaan berkolaborasi dengan seniman asal Yogyakarya, Endry Pragusta, melalui karya School of Medusa II, yang dikemas dalam narasi “Lost at Sea”. 

Lost at Sea sendiri berangkat dari sebuah gagasan sederhana yakni laut tidak pernah berhenti bergerak dan berubah. Di balik badai dan arus yang tidak menentu, gelombang terus bergerak secara perlahan dan konsisten, menguji segala sesuatu yang dibangun di atasnya. 

Lewat karya ini, Endry Pragusta menghadirkan gambaran tentang sebuah sistem pendidikan yang berada dalam kondisi hanyut, meninggalkan manusia untuk menavigasi masa depan yang penuh ketidakpastian dengan perangkat yang belum tentu lengkap.

Metafora tersebut kemudian diperluas ke dalam perjalanan finansial manusia yang juga tidak selalu memiliki peta yang sempurna.

Instalasi karya seni School of Medusa II.
Instalasi karya seni School of Medusa II.

Sejak awal, masyarakat mungkin lebih banyak diajarkan bagaimana memperoleh penghasilan dibandingkan bagaimana melindungi, mengembangkan, dan mengelola apa yang telah dibangun untuk menghadapi masa depan. 

Dalam kondisi dunia yang terus berubah, perjalanan finansial pun membutuhkan kemampuan untuk membaca situasi, menentukan arah, dan tetap menjaga keseimbangan ketika arus berubah.

Dengan narasi “Lost at Sea”, Bibit dan Stockbit ingin mengajak masyarakat melihat investasi bukan sebagai upaya untuk menebak setiap gelombang yang akan datang, melainkan sebagai proses belajar untuk memahami kondisi, menentukan arah, dan terus bergerak menghadapi perubahan. 

baca juga

William selaku Head of PR & Corporate Communication perusahaan, menyampaikan bahwa metafora laut dalam karya Endry Pragusta memiliki relevansi yang kuat dengan perjalanan investor.

"Layaknya berlayar, dalam investasi kita sulit untuk mengendalikan laut maupun memprediksi setiap gelombang. Yang dapat kita lakukan adalah belajar membaca arus, memahami kondisi, menentukan arah, dan menjaga keseimbangan. Rakit dapat bertahan bukan karena ia kaku dan tidak berubah, tetapi karena mampu beradaptasi, mengikat kembali bagian-bagiannya, dan mencari keseimbangan ketika gelombang datang. Begitu pula dengan investasi, ketika arus berubah kita tetap harus mendayung,” ujar William, Jumat (2/10/2026).

Lewat kolaborasi dengan Endry Pragusta di Art Jakarta 2026, perusahaan juga ingin memperluas percakapan mengenai investasi melampaui angka dan instrumen keuangan. 

Menurut William, investasi merupakan perjalanan yang membutuhkan pengetahuan, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan konsistensi dalam menghadapi perubahan. 

“Bibit dan Stockbit juga ingin menghadirkan pengalaman yang interaktif dan personal. Karena itu, pengunjung dapat berpartisipasi dalam aktivitas menulis dan origami untuk mengekspresikan serta memvisualisasikan harapan dan aspirasi mereka bersama-sama,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Janji Rilis Laporan Keuangan Bulan Ini

Danantara Janji Rilis Laporan Keuangan Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Disambut Karangan Bunga dan Tepuk Tangan, Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu sebagai Wamen

Disambut Karangan Bunga dan Tepuk Tangan, Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu sebagai Wamen

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Nurkholisoh Pamer Punya 5 Ijazah usai Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu Baru

Nurkholisoh Pamer Punya 5 Ijazah usai Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu Baru

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×