Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Dicky Prastya

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB
Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan
Wamenkeu Juda Agung saat Media Gathering di Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah merancang belanja APBN 2027 menembus Rp4.000 triliun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
  • Kementerian Keuangan mengantisipasi risiko defisit global dengan menjaga target defisit APBN 2027 pada level 2,4 persen.
  • Pemerintah menyiapkan mitigasi fiskal berupa efisiensi belanja, subsidi tepat sasaran, serta perluasan basis perpajakan.

Suara.com - Pemerintah merancang belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 hingga menembus angka Rp4.000 triliun. Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan keuangan negara Indonesia.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyatakan bahwa pembengkakan nilai belanja ini tetap terukur dan diarahkan untuk memicu dampak ekonomi nyata, seperti pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, serta penurunan angka kemiskinan.

"Ini kan APBN dihitung semua dengan dasar target pertumbuhannya berapa, gitu kan, inflasinya berapa, ya, itu mempengaruhi juga, untuk masuk menjawab tadi. Kemudian juga target-target kesejahteraan. Jadi kalau ditanya indikator, indikator-indikator itulah yang menunjukkan apakah APBN kita itu efektif untuk mengurangi kemiskinan, apalagi, lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, gitu kan,” katanya dalam Media Gathering Kemenkeu yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).

Di tengah lonjakan belanja tersebut, Juda juga mengakui adanya risiko pembengkakan defisit APBN akibat ketidakpastian pasar global, seperti fluktuasi harga minyak mentah (Indonesian Crude Price/ICP) dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. 

Sebagai contoh, Juda menyebut harga minyak mentah bisa berpengaruh pada defisit APBN sebesar Rp 6,8 triliun.

"ICP ke defisit kan sekitar 6,1 dolar kenaikan ICP itu dampaknya 6,8 triliun pada defisit kita," lanjut dia.

Kendati demikian, Kementerian Keuangan optimistis dapat menjaga defisit APBN 2027 berada di level aman, yakni sekitar 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah batas maksimal undang-undang sebesar 3 persen.

Untuk menahan tekanan pembiayaan dan menjaga celah antara pendapatan serta belanja negara, Kemenkeu menyiapkan sejumlah langkah mitigasi fiskal

Pertama yakni efisiensi belanja. Juda mengatakan Pemerintah melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran pada program-program non-prioritas untuk memberi ruang bagi insentif ekonomi baru.

baca juga

Kedua yakni subsidi diarahkan lebih tepat sasaran. Ia bakal mengubah strategi subsidi energi seperti BBM, listrik, dan LPG, agar benar-benar diterima oleh masyarakat kelas bawah.

Ketiga yakni memperluas basis perpajakan dengan memanfaatkan platform Coretax hingga data analytics tanpa membebani daya beli masyarakat. 

Lebih lanjut Juda menegaskan bahwa kedisiplinan fiskal menjadi kunci utama agar ruang gerak APBN tetap kredibel di mata investor dan pasar keuangan internasional.

"Semua pro-growth, apalagi fiskal. That's the role of fiscal policy. To grow, but at the same time kita harus jaga prudential, jaga kehati-hatian, menjaga fiskal ini jangan sampai jebol, gitu kan. Ya kalau jebol ya, ya siapa yang mau memberikan? Enggak ada yang masuk, enggak ada yang mau memberikan pinjaman atau enggak ada yang mau invest," pungkasnya.

Rincian Postur APBN 2027

  • Pendapatan Negara: Rp 3.435,10 triliun, lebih tinggi dari usulan awal sebesar Rp 3.426,03 triliun
  • Penerimaan Perpajakan: Rp2.911,9548 triliun, lebih tinggi Rp4 triliun dari usulan pemerintah sebesar Rp2.907,95 triliun
  • Penerimaan Pajak: Rp 2.593,95 triliun, naik dari sebelumnya Rp 2.591,35 triliun
  • Penerimaan Kepabeanan dan Cukai: Rp 318,6 triliun, naik dari sebelumnya Rp 316,6 triliun
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp 522,4816 triliun, naik dari sebelumnya Rp5,07 triliun
  • Penerimaan Hibah: Rp 700 miliar, tetap
  • Belanja Negara: Rp 4.106,3 triliun, naik dari sebelumnya Rp Rp 4.097,2 triliun
  • Belanja Pemerintah Pusat: Rp 3.371,26 triliun, naik Rp 9.07 triliun dari usulan awal sebesar Rp 3.362,19 triliun
  • Belanja Kementerian/Lembaga (KL): Rp 1.556.89 triliun, naik dari usulan awal Rp1.504.74 triliun
  • Belanja Non-KL: Rp 1.814,36 triliun, turun dari usulan awal Rp 1.857,45 triliun
  • Transfer ke Daerah (TKD): Rp 735 triliun, tetap
  • Defisit APBN: Rp 671,20 triliun atau setara 2,4 persen terhadap PDB, tetap
  • Keseimbangan Primer: defisit Rp 20,85 triliun, tetap
  • Pembiayaan Anggaran: Rp 671,16 triliun, tetap


Asumsi dasar ekonomi makro UU APBN 2027

  • Pertumbuhan ekonomi: 6%
  • Laju inflasi: 2,5%
  • Nilai tukar rupiah: Rp17.500 per Dolar AS
  • Tingkat suku bunga SBN: 6,9%
  • Harga minyak mentah (ICP): US$75 per barel
  • Lifting minyak bumi: 612.500 barel per hari
  • Lifting gas bumi: 954.000 barel setara minyak per hari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disambut Karangan Bunga dan Tepuk Tangan, Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu sebagai Wamen

Disambut Karangan Bunga dan Tepuk Tangan, Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu sebagai Wamen

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Nurkholisoh Pamer Punya 5 Ijazah usai Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu Baru

Nurkholisoh Pamer Punya 5 Ijazah usai Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu Baru

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Jadi Wamenkeu usai Dipecat Purbaya, Luky Alfirman: Kemarin Saya Hibernasi

Jadi Wamenkeu usai Dipecat Purbaya, Luky Alfirman: Kemarin Saya Hibernasi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Kembali ke Kemenkeu Sebagai Wamen Usai Dicopot Purbaya, Luky Alfirman Disambut Karangan Bunga

Kembali ke Kemenkeu Sebagai Wamen Usai Dicopot Purbaya, Luky Alfirman Disambut Karangan Bunga

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Terkini

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

×