Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

M Nurhadi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB
Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya
Ilustrasi etalase emas batangan yang diproduksi PT Antam terus bergerak naik. [ANTARA/ Suriani Mappong]
baca 10 detik
  • Carley Garner memproyeksikan harga emas global berpeluang tren menguat sepanjang Oktober 2026 meskipun ada tekanan pasar.
  • Ibrahim Assuaibi menyatakan harga emas Antam diprediksi bergerak antara Rp2.420.000 hingga Rp2.680.000 per gram sepekan ke depan.
  • Harga emas Antam pada 28 September hingga 3 Oktober 2026 secara akumulatif turun menjadi Rp2.574.000 per gram.

Suara.com - Pergerakan harga emas global maupun logam mulia dalam negeri diproyeksikan memiliki peluang untuk memasuki tren menguat (bullish) sepanjang Oktober 2026. Meskipun demikian, potensi koreksi atau penurunan harga jangka pendek dinilai masih sulit dihindari akibat tekanan dinamika pasar keuangan global.

Mengutip laporan Kitco News pada Minggu (3/10/2026), Co-founder DeCarley Trading, Carley Garner, menilai penurunan harga terbaru yang tertahan di level technical support justru membentuk momentum pemulihan teknis yang menarik bagi investor.

"Apakah menurut saya harga emas akan mencapai US$ 5.000 atau US$ 5.500? Tidak. Namun, menurut saya pergerakan tiga atau empat ratus poin berikutnya kemungkinan akan mengarah ke atas," ujar Garner.

Garner menyoroti data historis yang menunjukkan pola musiman positif pada periode ini. Berdasarkan catatan histori pasar selama 15 tahun terakhir, strategi pembelian emas di kisaran 29 September dan menahannya hingga 25 Oktober berhasil mencatatkan akumulasi keuntungan dalam 12 kali kesempatan.

Meskipun dibayangi lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) dan tren penguatan dolar AS, kontrak berjangka emas pengiriman Desember masih mampu menjaga garis tren harian utama. Garner memproyeksikan level support di area US$4.000 per troy ounce akan tetap bertahan.

Dalam skenario kenaikan, target taktis yang realistis berada di kisaran US$4.500 per troy ounce, dengan batas penguatan optimal di rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average) pada posisi US$4.650 per troy ounce.

Di pasar domestik, harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diperkirakan bergerak dalam rentang Rp2.420.000 hingga Rp2.680.000 per gram sepanjang sepekan ke depan.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa harga emas Antam masih menghadapi risiko koreksi sebelum mampu melanjutkan tren kenaikan.

"Kalau seandainya terkoreksi, level support pertama (harga emas Antam) di Rp 2.554.000 per gram, jadi ada penurunan 20.000. Kemudian level support kedua di Rp 2.420.000 per gram, maka ada kemungkinan harga logam mulia menurun ke level di bawah Rp 2.500.000," ungkap Ibrahim dalam keterangannya pada Minggu (4/10/2026).
Sebaliknya jika harga mengalami penguatan, Ibrahim memproyeksikan harga emas Antam akan menguji level resistance pertama di angka Rp2.594.000 per gram sebelum berpotensi menuju level resistance kedua di posisi Rp2.680.000 per gram.

baca juga

Rekapitulasi Mingguan dan Ketentuan Pajak Transaksi
Pada perdagangan sepekan lalu (28 September – 3 Oktober 2026), harga emas Antam secara akumulatif mencatatkan penurunan sebesar Rp23.000 hingga berakhir di level Rp2.574.000 per gram. Adapun harga beli kembali (buyback) oleh pihak Antam berada di posisi Rp2.380.000 per gram.

Rincian pergerakan harga harian emas Antam sepanjang sepekan lalu:

Senin (28/9/2026): Turun Rp16.000 ke level Rp2.597.000 per gram.
Selasa (29/9/2026): Turun Rp17.000 ke level Rp2.580.000 per gram.
Rabu (30/9/2026): Menguat Rp15.000 ke level Rp2.595.000 per gram.
Kamis (1/10/2026): Turun Rp14.000 ke level Rp2.581.000 per gram.
Jumat (2/10/2026): Turun Rp5.000 ke level Rp2.576.000 per gram.
Sabtu (3/10/2026): Turun Rp2.000 ke level Rp2.574.000 per gram (buyback turun Rp6.000 menjadi Rp2.380.000 per gram).

Secara keseluruhan sejak awal tahun (year-to-date/YTD), harga emas Antam masih membukukan pertumbuhan positif sebesar 5,02 persen dibandingkan posisi awal Januari 2026 yang berada di Rp2.488.000 per gram.

Daftar Harga Dasar Emas Antam di Jakarta (Sabtu, 3/10/2026):

0,5 gram: Rp1.337.000
1 gram: Rp2.574.000
2 gram: Rp5.088.000
3 gram: Rp7.607.000
5 gram: Rp12.645.000
10 gram: Rp25.235.000
25 gram: Rp62.962.000
50 gram: Rp125.845.000
100 gram: Rp251.612.000
250 gram: Rp628.765.000
500 gram: Rp1.257.320.000
1.000 gram: Rp2.514.600.000

DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk pemenuhan hak informasi publik mengenai ikhtisar pasar komoditas, proyeksi teknikal, dan perkembangan harga logam mulia. Seluruh data angka, analisis pergerakan harga, dan rincian perpajakan dikutip secara presisi dari rilis resmi PT Antam Tbk serta laporan pengamat pasar finansial. Kinerja masa lalu tidak menjamin pergerakan harga di masa depan dan artikel ini bukan merupakan bentuk rekomendasi investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Terus Turun, Buyback Ikut Tertekan

Harga Emas Antam Terus Turun, Buyback Ikut Tertekan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Buruan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Dibanderol Rp2.386.000/Gram

Buruan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Lagi Dibanderol Rp2.386.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Terkini

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×