Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Achmad Fauzi

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32 WIB
Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port
Sejumlah kendaraan terjebak macet di Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa]
baca 10 detik
  • Kementerian Perhubungan mendukung program uji emisi kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok untuk mewujudkan pelabuhan hijau.
  • PT Pelindo Sinergi Lokaseva menguji seratus kendaraan pengguna jasa di pelabuhan tersebut pada Senin, 5 Oktober 2026.
  • Hasil pemeriksaan menunjukkan sembilan puluh delapan persen kendaraan memenuhi standar baku mutu emisi yang dipersyaratkan.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong terciptanya pelabuhan hijau atau green port di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Salah satu yang dilakukan dengan mengurangi emisi kendaraan yang beroperasi di kawasan pelabuhan.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, mendukung program uji emisi kendaraan yang digelar PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Suntana mengatakan, pengendalian emisi kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara, mengingat tingginya aktivitas kendaraan di kawasan pelabuhan.

Adapun, PSL melakukan uji emisi terhadap 100 kendaraan pengguna jasa di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Pelabuhan merupakan simpul transportasi dengan pergerakan kendaraan sangat tinggi. Pengendalian emisi kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. Upaya seperti ini perlu dijalankan bersama oleh operator pelabuhan, perusahaan angkutan, dan pelaku usaha logistik," ujar Suntana di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Foto udara sejumlah kendaraan terjebak macet di Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/3/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa]
Foto udara sejumlah kendaraan terjebak macet di Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa]

Pengendalian emisi kendaraan tersebut sejalan dengan upaya Pelindo Group untuk mendorong terciptanya konsep Green Port atau pelabuhan yang lebih hijau dan ramah lingkungan.

Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Drajat Sulistyo, mengatakan upaya tersebut tidak dapat dilakukan hanya oleh operator pelabuhan. Seluruh ekosistem yang beraktivitas di kawasan pelabuhan perlu ikut mengambil bagian.

"Setiap hari ribuan kendaraan keluar masuk kawasan pelabuhan. Karena itu, upaya menuju Green Port perlu melibatkan seluruh ekosistem yang bekerja dan beraktivitas di pelabuhan. Merdeka dari Emisi menjadi salah satu cara kami mengajak para pelaku logistik untuk ikut mengambil bagian," jelas Drajat.

Sementara itu, Direktur Operasi & Teknik PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Bobby Hardian, mengatakan kualitas lingkungan di kawasan pelabuhan sangat dipengaruhi kondisi kendaraan yang beroperasi setiap hari.

baca juga

Menurutnya, Tanjung Priok merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia dengan ribuan truk yang melintas setiap hari untuk mendukung aktivitas logistik dan distribusi barang.

"Tingginya mobilitas tersebut membuat kondisi kendaraan perlu mendapatkan perhatian bersama, untuk membantu menjaga kualitas udara dan lingkungan di kawasan pelabuhan," kata Bobby.

Untuk diketahui, sebanyak 100 kendaraan pengguna jasa mengikuti pemeriksaan emisi. Hasilnya, sebanyak 98 persen kendaraan menunjukkan hasil emisi yang baik dan memenuhi standar baku mutu yang dipersyaratkan.

Sementara itu, 2 persen kendaraan lainnya direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan performa kendaraan sekaligus mengurangi emisi yang dihasilkan.

"Temuan ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk merawat kendaraan sudah baik. Namun masih ada sebagian kendaraan yang memerlukan perhatian lebih. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong para pengguna jasa untuk melakukan perawatan kendaraan secara berkala sehingga berdampak positif bagi operasional maupun lingkungan," tambah Bobby.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelola Proyek Strategis, Pelindo Segera Go International

Kelola Proyek Strategis, Pelindo Segera Go International

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 20:51 WIB

Satu Kali Kunjungan, Dua Pergerakan: Inovasi Logistik untuk Kurangi Kepadatan Tanjung Priok

Satu Kali Kunjungan, Dua Pergerakan: Inovasi Logistik untuk Kurangi Kepadatan Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:26 WIB

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:57 WIB

×