Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 2026 dari Rp 268 T Jadi Rp 229 T

Dicky Prastya

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:49 WIB
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 2026 dari Rp 268 T Jadi Rp 229 T
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (tengah) menyapa para pegawai usai dilantik menjadi Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kementerian Keuangan memangkas anggaran Badan Gizi Nasional tahun 2026 dari Rp268 triliun menjadi Rp229 triliun.
  • Realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis mencapai Rp153,2 triliun dan menjangkau 57 juta penerima hingga akhir September 2026.
  • Badan Gizi Nasional menutup 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tidak memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi pada September 2026.

Suara.com - Kementerian Keuangan resmi melakukan efisiensi anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tahun anggaran 2026. Alokasi dana yang sebelumnya Rp 268 triliun kini dipangkas menjadi Rp 229 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Sudarto mengatakan kalau pada awal tahun 2026, DIPA pagu anggaran BGN sebelumnya adalah Rp 268 triliun. Kini Kemenkeu memastikan adanya pengurangan anggaran hingga Rp 38 triliun.

"Terkait dengan efisiensi BGN, mungkin bisa kami sampaikan bahwa awal tahun DIPA pagu anggaran dari BGN itu adalah 268 triliun. Pagu efektifnya menjadi 229 triliun, artinya sudah sekitar Rp 38 triliun sudah terjadi efisiensi," katanya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Dirjen Anggaran menyebut kalau Kemenkeu terus mendukung langkah perbaikan yang terus dilakukan oleh lembaga pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

"Dan tentunya fokusnya tentunya tidak sekadar efisiensi tapi lebih ke arah bagaimana program pemerintah yang sangat baik tersebut bisa mencapai target dan outcome yang diharapkan," jelasnya.

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (Dirut LPDP) Sudarto saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Dirjen Anggaran Kemenkeu, Sudarto saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Di sisi lain Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengumumkan realisasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp 153,2 triliun per 30 September 2026.

Menkeu Suahasil menyebut dari kalau program MBG yang merupakan prioritas Presiden RI Prabowo Subianto itu sudah dinikmati 57 juta penerima dan 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG.

"Khusus program makan bergizi gratis, 57 juta penerima akhir September, Rp153,2 triliun,” ujar Suahasil dalam Konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Bendahara Negara juga mengapresiasi berbagai macam perbaikan yang telah dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penanggung jawab program tersebut. Sebab saat ini sejumlah program MBG telah dilaksanakan secara lebih tertib.

baca juga

Sebagai contoh, BGN sekarang lebih tegas terhadap SPPG yang tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP), seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Tercatat mereka telah menutup 1.276 SPPG tanpa SLHS pada September 2026.

“Ada yang ditutup SPPG yang enggak benar ditutup. Tapi ada juga yang dibuka lagi, oke ini penting karena kita memang tujuannya melayani seluruh masyarakat anak sekolah yang seyogyanya kita berikan makan bergizi gratis,” ucapnya.

Dalam paparannya, diterangkan pula kalau BGN menata penerima MBG melalui penambahan 480 SPPG yang terdiri dari 211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG terpencil. SPPG baru ini akan beroperasi akhir Oktober 2026.

Suahasil menilai, berbagai perbaikan yang dilakukan BGN dapat membuat penyaluran program MBG lebih optimal dan tepat sasaran. Ia mengapresiasi langkah BGN yang terus mengevaluasi pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran penerima.

Menurutnya, upaya perbaikan tersebut penting untuk memastikan program MBG berjalan sesuai ketentuan dan mampu melayani anak-anak sekolah secara optimal.

“Sehingga dengan demikian, penerima manfaatnya lebih tepat sasaran, BGN membuat distribusi makan bergizi gratis lebih optimal. Saya memahami bahwa teman-teman di BGN terus mencari upaya perbaikan terus, ini bagus,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Keracunan hingga Masalah Fiskal, Sosiolog UGM Desak MBG Dihentikan Sementara

Kasus Keracunan hingga Masalah Fiskal, Sosiolog UGM Desak MBG Dihentikan Sementara

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Realisasi Anggaran Pendidikan Rp 574,2 T di September 2026, MBG Sedot Rp 134,4 T

Realisasi Anggaran Pendidikan Rp 574,2 T di September 2026, MBG Sedot Rp 134,4 T

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp 153,2 T per September 2026, Dinikmati 57 Juta Penerima

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp 153,2 T per September 2026, Dinikmati 57 Juta Penerima

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi & Kompensasi Tembus Rp 376,8 T di September 2026, Melonjak 54,1%

Realisasi Anggaran Subsidi & Kompensasi Tembus Rp 376,8 T di September 2026, Melonjak 54,1%

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:04 WIB

MBG Prasmanan Diklaim Kurangi Makanan Terbuang, Jam Istirahat Siswa Bertambah

MBG Prasmanan Diklaim Kurangi Makanan Terbuang, Jam Istirahat Siswa Bertambah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Kemitraan IsDB 2026-2030 Buka Jalan bagi Profesional Indonesia Berkarier di Level Internasional

Kemitraan IsDB 2026-2030 Buka Jalan bagi Profesional Indonesia Berkarier di Level Internasional

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Terkini

Kantong Kerap Terkuras Demi Tarif Parkir, Ojol Tagih Keberpihakan Pemprov DKI

Kantong Kerap Terkuras Demi Tarif Parkir, Ojol Tagih Keberpihakan Pemprov DKI

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Sivia Azizah Ungkap Cara Merawat Kulit di Tengah Jadwal Padat, Andalkan Skincare dan Istirahat Cukup

Sivia Azizah Ungkap Cara Merawat Kulit di Tengah Jadwal Padat, Andalkan Skincare dan Istirahat Cukup

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Kabut Asap Diduga Batasi Jarak Pandang di Malaysia, Tiga Orang Tewas Kecelakaan

Kabut Asap Diduga Batasi Jarak Pandang di Malaysia, Tiga Orang Tewas Kecelakaan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Perluas Akses Kesehatan, PNM dan BAZNAS Kembali Salurkan Ambulans ke Berbagai Daerah

Perluas Akses Kesehatan, PNM dan BAZNAS Kembali Salurkan Ambulans ke Berbagai Daerah

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Rajin Menabung di Danamon, Bisa Menang Berkali-kali di Danamon Hadiah Beruntun

Rajin Menabung di Danamon, Bisa Menang Berkali-kali di Danamon Hadiah Beruntun

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:36 WIB

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

Health | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:31 WIB

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:17 WIB

×