Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:42 WIB
Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater
ilustrasi Paylater.
baca 10 detik
  • OJK mengingatkan fenomena lipstik effect mendorong peningkatan penggunaan layanan pembayaran cicilan bagi konsumen.
  • Agusman meminta perusahaan pembiayaan memperkuat prinsip kehati-hatian guna mengelola risiko gagal bayar debitur secara tepat.
  • Pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh 36,57 persen secara tahunan hingga mencapai Rp13,61 triliun.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan risiko adanya fenomena lipstik effect yang menjadi sorotan. Fenomena ini berkembang ketika konsumen tetap membeli produk mewah berukuran kecil dan terjangkau sebagai bentuk pelarian atau kepuasan emosional saat kondisi ekonomi sedang sulit. 

Kepala Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menilai fenomena lipstick effect meningkatkan penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau beli sekarang, bayar nanti. 

"Fenomena tersebut dapat mendorong penggunaan BNPL untuk pembelian barang konsumsi yang dampaknya perlu dilihat secara menyeluruh," katanya dalam jawaban tertulis seperti dikutip Minggu (11/10/2026).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (PVML) OJK, Agusman. [Suara.com/Rina Anggraeni].
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (PVML) OJK, Agusman. [Suara.com/Rina Anggraeni].

Dia meminta perusahaan pembiayaan perlu memperkuat penerapan prinsip kehati-hatian. Salah satunya, dalam menilai kemampuan bayar debitur dan mengelola risiko pembiayaan agar tidak menimbulkan gagal bayar. 

"Perusahaan pembiayaan perlu memperkuat penerapan prinsip kehati-hatian, termasuk dalam menilai kemampuan bayar debitur dan mengelola risiko pembiayaan," tegasnya.

Tidak hanya itu,  berdasarkan  informasi pada SLIK, pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) oleh perusahaan  pembiayaan tumbuh 36,57 persen yoy atau menjadi Rp13,61 triliun dengan NPF gross tercatat sebesar 3,03 persen.

Sementara itu, mencatat piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan (PP) tumbuh melambat sebesar 1,68 persen yoy pada Agustus 2026 menjadi Rp514,08 triliun. Hal ini didukung meningkatnya pembiayaan modal kerja sebesar 5,40 persen yoy. 

Sedangkan, risiko perusahaan pembiayaan  (PP) terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross tercatat sebesar 3,04 persen dan NPF net sebesar 0,83 persen.

Sementara, Gearing ratio PP pada Agustus 2026 tercatat sebesar 2,04 kali dan berada di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

PayLater Makin Mudah Diakses, Masyarakat Diingatkan Bijak Berutang

PayLater Makin Mudah Diakses, Masyarakat Diingatkan Bijak Berutang

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, OJK Pastikan Pembekuan Saham Indonesia Bakal Terbatas

Jelang Pengumuman MSCI, OJK Pastikan Pembekuan Saham Indonesia Bakal Terbatas

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Terkini

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:27 WIB

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Netflix Umumkan 16 Peserta The Devil's Plan Season 3, Ada Jang Dong Min!

Netflix Umumkan 16 Peserta The Devil's Plan Season 3, Ada Jang Dong Min!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:00 WIB

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Review Hasut: Teror Paling Berbahaya Tumbuh dari Prasangka

Review Hasut: Teror Paling Berbahaya Tumbuh dari Prasangka

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×