RI Kehilangan Potensi US$1 Miliar per Tahun Gegara Benih Lobster Diselundupkan

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:30 WIB
RI Kehilangan Potensi US$1 Miliar per Tahun Gegara Benih Lobster Diselundupkan
Petugas Bea Cukai Palembang menunjukkan benih lobster yang diamankan dalam operasi penindakan pada 7 dan 12 Juni, Senin (14/6/2021) (ANTARA/Nova Wahyudi/21)
baca 10 detik
  • Indonesia berpotensi kehilangan US$1 miliar per tahun akibat penyelundupan 500 juta benih lobster.
  • Harga BBL di Vietnam mencapai Rp35.000–Rp50.000 per ekor, jauh di atas harga nelayan RI.
  • Pemerintah membentuk Satgas P2BBL untuk memberantas penyelundupan dan mengoptimalkan penerimaan negara.

Suara.com - Indonesia berpotensi kehilangan nilai ekonomi hingga US$1 miliar atau sekitar Rp16 triliun per tahun akibat penyelundupan benih bening lobster (BBL). Potensi tersebut berasal dari perkiraan 500 juta ekor benih lobster yang keluar dari Indonesia, dengan asumsi harga US$2 per ekor.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan besarnya potensi tersebut belum bisa dimanfaatkan secara optimal oleh Indonesia. Padahal, benih lobster berpeluang menjadi sumber penerimaan negara jika dikelola melalui mekanisme budidaya dan tata niaga yang tepat.

“Jadi bayangkan saja kalau 500 juta, kalau kali 2 dolar saja sebetulnya sudah 5 miliar, eh sudah 1 miliar ya dolar yang harta kita hilang begitu saja,” kata Trenggono dalam kegiatan kick-off Satuan Tugas Pemberantasan Pengeluaran Benih-Benih Lobster (Satgas P2BBL) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (12/10/2026).

Menurut Trenggono, salah satu tantangan utama adalah besarnya biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan budidaya lobster di dalam negeri. Meski demikian, pemerintah telah melakukan uji coba budidaya di sejumlah daerah, termasuk Batam dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Jadi kami sudah sudah bisa dan sudah berhasil dengan baik untuk melakukan uji coba budidaya di beberapa tempat yang kami lakukan di Batam, di Nusa Tenggara Barat, dan di beberapa tempat yang lain,” ujarnya.

Di sisi lain, tingginya permintaan dari negara tetangga membuat benih lobster hasil tangkapan nelayan Indonesia memiliki pasar yang menarik di luar negeri. Perbedaan harga yang cukup lebar turut menjadi tantangan dalam upaya memberantas penyelundupan.

Trenggono menyebut harga BBL di tingkat nelayan Indonesia berkisar Rp8.500 per ekor. Sementara itu, di Vietnam, harganya bisa mencapai Rp35.000 hingga Rp50.000 per ekor, bahkan berpotensi menembus Rp100.000 ketika pasokan semakin terbatas.

“Jadi kalau kalau di tingkat nelayan itu harganya kira-kira sekitar Rp8.500 per ekor, sementara di Vietnam itu kalau lagi rame sekali itu Rp35.000 rupiah kalau dirupiahkan,” ucapnya.

Untuk menekan praktik tersebut, pemerintah membentuk Satgas P2BBL melalui Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2026. Satgas ini melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan aparat penegak hukum untuk memperkuat koordinasi pencegahan serta penindakan terhadap jaringan penyelundupan benih lobster.

baca juga

Trenggono berharap pemberantasan penyelundupan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan budidaya nasional. Dengan begitu, nilai ekonomi benih lobster tidak hanya dinikmati oleh pihak yang memperdagangkannya ke luar negeri, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi nelayan dan penerimaan negara.

“Kalau ini bisa menjadi pemasukan negara enggak usah banyak, 30 persen saja, ini sudah cukup lumayan, luar biasa,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri KP Menghadap Prabowo di Hambalang, Laporkan Progres 100 Kampung Nelayan

Menteri KP Menghadap Prabowo di Hambalang, Laporkan Progres 100 Kampung Nelayan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:33 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Anggaran KKP 2027 Rp16,65 T Disorot, DPR Tekankan Pengawasan

Anggaran KKP 2027 Rp16,65 T Disorot, DPR Tekankan Pengawasan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:55 WIB

Terkini

Purim Baskets: Buku Anak tentang Kebaikan dan Kegembiraan Berbagi

Purim Baskets: Buku Anak tentang Kebaikan dan Kegembiraan Berbagi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kg, Pemprov Jateng Gelar Pasar Murah

Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kg, Pemprov Jateng Gelar Pasar Murah

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:25 WIB

1.467 Kebakaran Terjadi di Jakarta Sepanjang 2026, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

1.467 Kebakaran Terjadi di Jakarta Sepanjang 2026, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Lahan Jakarta Kian Mahal, Pramono Pilih Bangun Sekolah Bertingkat hingga 6 Lantai!

Lahan Jakarta Kian Mahal, Pramono Pilih Bangun Sekolah Bertingkat hingga 6 Lantai!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Inflasi YoY Tembus 3,28 Persen, Tito Karnavian Ingatkan Pemda Tingkatkan Upaya Pengendalian

Inflasi YoY Tembus 3,28 Persen, Tito Karnavian Ingatkan Pemda Tingkatkan Upaya Pengendalian

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Buntut Bentrok Bulungan, Pengembang Proyek di Jakarta Kena Semprit Wajib Sediakan Lahan Parkir

Buntut Bentrok Bulungan, Pengembang Proyek di Jakarta Kena Semprit Wajib Sediakan Lahan Parkir

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya

Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Teknologi Mikroalga Diklaim Serap Karbon Setara 110 Pohon, Bagaimana Cara Kerjanya?

Teknologi Mikroalga Diklaim Serap Karbon Setara 110 Pohon, Bagaimana Cara Kerjanya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat

Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:14 WIB

×