Impor Baja China Banjiri RI, Industri Lokal Terancam Gulung Tikar

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:05 WIB
Impor Baja China Banjiri RI, Industri Lokal Terancam Gulung Tikar
Industri baja nasional terancam gulung tikar akibat derasnya impor produk besi dan baja dari China. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Impor baja RI mencapai 7 juta ton hingga Agustus 2026, mendekati total setahun sebelumnya.
  • China punya kapasitas produksi 1,2 miliar ton, jauh di atas Indonesia yang 18 juta ton.
  • Utilisasi baja lokal 43–57%, sementara industri hanya memakai 60% kuota gas HGBT.

Suara.com - Industri baja nasional terancam gulung tikar akibat derasnya impor produk besi dan baja dari China. Di tengah lonjakan barang impor, utilisasi industri baja dalam negeri masih rendah, hanya berkisar 43–57%.

Asosiasi Besi dan Baja Indonesia (IISIA) mencatat impor baja Indonesia mencapai 8 juta ton per tahun pada 2024 dan 2025. Sementara itu, sepanjang Januari-Agustus 2026, impor baja sudah menembus 7 juta ton.

Wakil Ketua Umum IISIA Ismail Mandry memperkirakan volume impor baja akan terus bertambah hingga akhir tahun ini.

Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memulai penyelidikan impor baja dari China atas permohonan industri dalam negeri. Foto: Ilustrasi baja lapis seng atau BJLS. [Dok PT Kraktau Steel Tbk]
Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memulai penyelidikan impor baja dari China atas permohonan industri dalam negeri. Foto: Ilustrasi baja lapis seng atau BJLS. [Dok PT Kraktau Steel Tbk]

"Dan impor pada tahun-tahun sebelumnya, 2024-2025, itu 8 juta ton per tahun. Dan sampai di 2026 ini, sampai di Agustus 2026, sudah mencapai 7 juta ton. Jadi, akan sampai akhir tahun tentu akan lebih banyak lagi," kata Ismail usai audiensi dengan Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Besarnya volume impor tersebut menjadi tantangan bagi produsen domestik yang harus bersaing dengan industri baja China. Ismail menilai kesenjangan kapasitas produksi kedua negara sangat lebar.

"Ya. bisa kalian bayangkan China punya produksi 1,2 miliar miliar ton, kita cuma 18 juta," ujarnya.

Ketua Umum IISIA Willgo Zainar mengatakan pemerintah perlu memperkuat perlindungan terhadap industri baja nasional. Menurutnya, kelebihan kapasitas produksi baja global berpotensi memperbesar arus produk impor ke Indonesia.

IISIA memperkirakan kelebihan kapasitas produksi baja dunia mencapai sekitar 640 juta ton, dengan 120 juta ton di antaranya berasal dari China. Tekanan terhadap pasar domestik berpotensi meningkat karena China juga menghadapi hambatan perdagangan di Amerika Serikat dan Uni Eropa.

"Ada akses daripada overproduksi baja secara dunia itu sekitar 640 juta ton dan 120 juta ton itu dari China sendiri, yang China sekarang malah menghadapi trade barrier dengan Uni Eropa dan Amerika tentunya akan masuk ke pasar Indonesia," kata Willgo.

baca juga

Menurut Willgo, kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui koordinasi Kementerian Perindustrian dengan kementerian dan lembaga terkait agar produk baja nasional tidak semakin terdesak oleh barang impor.

Tekanan impor juga terjadi ketika kemampuan produksi industri baja domestik belum dimanfaatkan secara optimal. IISIA mencatat tingkat utilisasi industri baja nasional masih berada di kisaran 43–57%. Artinya, kapasitas produksi yang tersedia belum sepenuhnya digunakan.

Selain persoalan impor, IISIA menyoroti keterbatasan pemanfaatan gas dengan skema harga gas bumi tertentu (HGBT). Ismail mengungkapkan industri baja hanya mampu menggunakan sekitar 60% dari kuota gas yang diperoleh.

"Yang sekarang juga kami dapat kuota, tetapi hanya bisa kita gunakan hanya 60 persen saja dan kemudian dibatasi dengan kuota-kuota lainnya sehingga tidak bisa kita gunakan gas itu sebagai energi menggerakkan industri baja secara penuh," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Konten Alur Cerita Film: Solusi Praktis atau Merugikan Sinema

Di Balik Konten Alur Cerita Film: Solusi Praktis atau Merugikan Sinema

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Wajib Halal 5 Hari Lagi! Kemenperin Akui Industri Kecil Masih Keteteran

Wajib Halal 5 Hari Lagi! Kemenperin Akui Industri Kecil Masih Keteteran

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Impor Baja China Banjiri RI, Industri Lokal Terancam Gulung Tikar

Impor Baja China Banjiri RI, Industri Lokal Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:05 WIB

BYD Bawa Teknologi Flash Charging ke Indonesia, Isi Baterai Hanya 5 Menit

BYD Bawa Teknologi Flash Charging ke Indonesia, Isi Baterai Hanya 5 Menit

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Apakah Wardah Punya Produk Deodorant? Cek Harga, Manfaat, dan Review

Apakah Wardah Punya Produk Deodorant? Cek Harga, Manfaat, dan Review

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Perundungan Siswa SD Pemalang, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Sekolah dan Rumah Sakit

Kasus Perundungan Siswa SD Pemalang, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Sekolah dan Rumah Sakit

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Terlihat Bugar! Gaun Mencolok Sarifah Suraidah dan Tiga Koper Rudy Masud saat Medical Check Up

Terlihat Bugar! Gaun Mencolok Sarifah Suraidah dan Tiga Koper Rudy Masud saat Medical Check Up

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:58 WIB

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×