Kuota Gula Industri Turun dari 3,3 Juta Jadi 3 Juta, Gapmmi Sebut Tak Ada Buffer Stock

Galih Prasetyo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:34 WIB
Kuota Gula Industri Turun dari 3,3 Juta Jadi 3 Juta, Gapmmi Sebut Tak Ada Buffer Stock
Ilustrasi pabrik gula yang tengah menyerap tebu hasil panen petani. [ist].
baca 10 detik
  • Gapmmi menyatakan alokasi gula industri makanan dan minuman turun menjadi tiga juta pada 2026 tanpa stok penyangga.
  • Ketua Gapmmi Adhi S. Lukman mendesak pemerintah segera menyelesaikan Neraca Komoditas 2027 demi kelancaran pasokan bahan baku.
  • Ekonom Indef Rizal Taufikurahman memperingatkan keterlambatan pasokan bahan baku berpotensi menurunkan utilisasi pabrik dan menekan arus kas industri.

Suara.com - Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) mengungkapkan alokasi gula untuk industri makanan dan minuman turun dari 3,3 juta menjadi 3 juta pada 2026.

Penurunan tersebut membuat industri tidak memiliki stok penyangga atau buffer stock untuk mengantisipasi kebutuhan bahan baku tahun depan.

Ketua Gapmmi Adhi S. Lukman mengatakan, stok sejumlah komoditas bahan baku industri, termasuk gula, garam, dan jagung, diperkirakan hanya mencukupi kebutuhan hingga Desember 2026.

Kondisi ini berbeda dengan tahun sebelumnya ketika industri masih terbantu oleh sisa persediaan dari 2025.

"Makanya itu kita harus agak mengantisipasi. Nah kebetulan tahun lalu itu masih agak terbantu karena ada sebagian stok sisa tahun 2025. Tapi kalau tahun ini kita sudah hitung kemarin, itu stoknya pas-pasan sampai Desember," kata Adhi saat dihubungi Suara.com, Minggu (18/10/2026).

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman saat ditemui di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Foto Fakhri-Suara.com
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman saat ditemui di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Foto Fakhri-Suara.com

Menurut Adhi, kondisi persediaan yang terbatas membuat penetapan Neraca Komoditas (NK) 2027 perlu segera diselesaikan.

Kepastian tersebut dibutuhkan agar perusahaan dapat merencanakan pemenuhan bahan baku untuk menjaga kelangsungan produksi.

Dia menjelaskan, penurunan alokasi gula tersebut bukan disebabkan oleh persoalan produksi, melainkan mekanisme kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

"Ya karena pemerintah ingin mengendalikan agar tidak terjadi kebocoran dan lain sebagainya, seperti itu," ujarnya.

baca juga

Adhi berharap pemerintah dapat segera menetapkan Neraca Komoditas untuk tahun depan agar kebutuhan bahan baku industri bisa dipenuhi tepat waktu.

Menurutnya, kepastian tersebut juga penting untuk mengantisipasi gangguan logistik dan ketidakpastian pasokan di pasar global.

"Nah oleh sebab itu, pembahasan NK itu perlu segera dilakukan, supaya mengantisipasi jangan sampai terlambat, sehingga di Desember itu sudah bisa dilakukan keputusan untuk siapa yang akan masuk ke industri makanan minuman," kata Adhi.

Dia menekankan, pemenuhan bahan baku industri dapat berasal dari produksi dalam negeri maupun impor.

Hal terpenting adalah kepastian ketersediaan komoditas sesuai kebutuhan industri, baik dari sisi jumlah maupun waktu pengiriman.

"Prinsipnya industri makanan minuman bebas mau dari lokal bisa, dari impor bisa, pokoknya semua yang penting kita perlu kepastian bahan baku industri makanan minuman itu harus terpenuhi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis

Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Pasokan Gula Rafinasi Terancam Kosong Awal 2027

Pasokan Gula Rafinasi Terancam Kosong Awal 2027

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dilema Segelas Latte: Apakah Hidup Sehat Berarti Harus Mengorbankan Kebahagiaan Kecil?

Dilema Segelas Latte: Apakah Hidup Sehat Berarti Harus Mengorbankan Kebahagiaan Kecil?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Tuntutan Sektor Industri Makanan, Nilai Halal Jadi Standar Lintas Negara

Tuntutan Sektor Industri Makanan, Nilai Halal Jadi Standar Lintas Negara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 06:25 WIB

Terkini

Review Film Onslaught: Horor Aksi Memukau Berbalut Intrik Militer Rahasia!

Review Film Onslaught: Horor Aksi Memukau Berbalut Intrik Militer Rahasia!

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Setelah Pakai Cushion Pakai Bedak Apa Biar Tidak Patchy? Ini Tips agar Makeup Flawless

Setelah Pakai Cushion Pakai Bedak Apa Biar Tidak Patchy? Ini Tips agar Makeup Flawless

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Sampah Plastik Disulap Jadi Perahu Unik, Festival Cilung Bikin Warga Terpukau

Sampah Plastik Disulap Jadi Perahu Unik, Festival Cilung Bikin Warga Terpukau

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY

Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Tadabbur Novel Pareidolia: Hidup Sejatinya adalah Permainan dan Senda Gurau

Tadabbur Novel Pareidolia: Hidup Sejatinya adalah Permainan dan Senda Gurau

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Apa Saja 5 Merek Sepatu Lari Lokal Terbaik? Ini Rekomendasi Paling Laris

Apa Saja 5 Merek Sepatu Lari Lokal Terbaik? Ini Rekomendasi Paling Laris

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Persija Dikalahkan Persita, Singgung Mental Bertarung

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Persija Dikalahkan Persita, Singgung Mental Bertarung

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Bukan Fenomena Alam, Irma Suryani Murka Karhutla Jadi Bencana Buatan: Habis Dibakar Ditanami Sawit

Bukan Fenomena Alam, Irma Suryani Murka Karhutla Jadi Bencana Buatan: Habis Dibakar Ditanami Sawit

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:01 WIB

The Little Polka Dot: Kisah Manis tentang Keberanian Menjadi Diri Sendiri

The Little Polka Dot: Kisah Manis tentang Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Apa Perbedaan Utama Fungsi Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder dalam Urutan Makeup?

Apa Perbedaan Utama Fungsi Loose Powder, Setting Powder, dan Finishing Powder dalam Urutan Makeup?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×