Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Galih Prasetyo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:05 WIB
Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru
Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2026). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan meminta pelaku usaha Indonesia memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional guna memperluas pasar ekspor global.
  • Pemerintah mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus US$7,25 miliar yang ditopang oleh ekspor nonmigas pada Januari-Agustus 2026.
  • Pemerintah mendorong promosi produk melalui Trade Expo Indonesia ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta pelaku usaha Indonesia memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional untuk memperluas pasar ekspor dan meningkatkan nilai tambah produk di tengah persaingan global.

Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kemendag Mardyana Listyowati mengatakan, Indonesia perlu memaksimalkan akses pasar yang telah terbuka melalui berbagai perjanjian perdagangan agar dapat memberikan dampak lebih besar terhadap perekonomian nasional.

"Membuka akses pasar merupakan langkah awal, tetapi memastikan produk Indonesia mampu memanfaatkan akses tersebut adalah tujuan yang harus kita wujudkan bersama. Diharapkan hasil analisis ini dapat menjadi masukan bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang," jelas Mardyana kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).

Pekerja berada di atas kapal tongkang pengangkut batu bara saat melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]
Pekerja berada di atas kapal tongkang pengangkut batu bara saat melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]

Berdasarkan data Kemendag, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar US$7,25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.

Capaian tersebut ditopang ekspor nonmigas yang mencapai US$185,63 miliar.

Meski demikian, pemerintah menilai penguatan kinerja perdagangan tidak cukup hanya dengan mempertahankan surplus.

Indonesia juga perlu memperluas tujuan ekspor, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperbesar keterlibatan pelaku usaha dalam perdagangan internasional.

"Capaian ini tentu perlu terus dijaga. Namun, tantangan Indonesia ke depan bukan hanya mempertahankan surplus perdagangan, melainkan juga memperluas pasar ekspor, meningkatkan nilai tambah, serta mendorong makin banyak pelaku usaha Indonesia berpartisipasi dalam perdagangan internasional," ujar Mardyana.

Hingga semester I-2026, Indonesia telah mengimplementasikan 25 perjanjian perdagangan internasional.

baca juga

Kemendag juga memperkuat layanan perdagangan melalui otomatisasi Surat Keterangan Asal (SKA) preferensi dalam sistem INATRADE untuk membantu pelaku usaha memanfaatkan fasilitas perdagangan yang tersedia.

Selain itu, pemerintah mendorong promosi produk Indonesia melalui berbagai pameran dagang, termasuk Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

Upaya tersebut dinilai penting di tengah perubahan pola perdagangan global akibat ketegangan geopolitik, meningkatnya proteksionisme, fragmentasi perdagangan, serta tuntutan keberlanjutan dan transformasi digital.

Dana dan investasi juga menjadi bagian dari potensi manfaat perjanjian perdagangan. Dalam analisis BKPerdag, implementasi Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) diproyeksikan mendorong pertumbuhan PDB riil Indonesia sebesar 0,0084 persen dan meningkatkan investasi sebesar 0,0045 persen.

Sementara itu, implementasi Indonesia-Eurasian Economic Union (EAEU) CEPA diproyeksikan meningkatkan PDB riil sebesar 0,0039 persen dan investasi sebesar 0,03 persen.

Di sisi lain, analis kebijakan BKPerdag Yudi Fadilah memaparkan peluang ekspor ke Rusia.

Perubahan mitra dagang dan rantai pasok Rusia akibat sanksi serta pembatasan perdagangan dinilai membuka kesempatan bagi pemasok dari luar negara-negara Barat, termasuk Indonesia.

Namun, akses pasar dan perjanjian dagang belum otomatis menghasilkan peningkatan ekspor.

Ekonom World Bank Mochammad Pasha menilai Indonesia masih memiliki ruang untuk memperluas sekaligus meningkatkan basis ekspornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Acuan Emas Ambles, Investor Mulai Beralih ke Obligasi

Harga Acuan Emas Ambles, Investor Mulai Beralih ke Obligasi

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Kemendag Minta Tambahan Rp1,86 Triliun, Rp1,2 Triliun untuk Pasar Rakyat

Kemendag Minta Tambahan Rp1,86 Triliun, Rp1,2 Triliun untuk Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:49 WIB

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:22 WIB

Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat

Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Arti Kedutan Pipi Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Arti Kedutan Pipi Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas

Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Dean Zandbergen Singgung Silsilah Keluarga, Akui Tak Mau Sampai Tersandung Masalah Administrasi

Dean Zandbergen Singgung Silsilah Keluarga, Akui Tak Mau Sampai Tersandung Masalah Administrasi

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mirabella Two Way Cake untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Cocok atau Tidak?

Mirabella Two Way Cake untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Cocok atau Tidak?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Butuh Lapor Polisi di Sumsel? Ini Nomor WhatsApp Kapolda dan 18 Kapolres

Butuh Lapor Polisi di Sumsel? Ini Nomor WhatsApp Kapolda dan 18 Kapolres

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:50 WIB

KAMMI Sentil SF Hariyanto, Desak Prabowo Cabut Izin Korporasi Terseret Karhutla

KAMMI Sentil SF Hariyanto, Desak Prabowo Cabut Izin Korporasi Terseret Karhutla

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Pesan Indra Sjafri untuk Pemain Muda: Bakat Buka Peluang, Disiplin Jadi Penentu

Pesan Indra Sjafri untuk Pemain Muda: Bakat Buka Peluang, Disiplin Jadi Penentu

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:45 WIB

3 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar Harga Rp4 Jutaan, Sudah SSD dan RAM 8 GB

3 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar Harga Rp4 Jutaan, Sudah SSD dan RAM 8 GB

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×