Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:03 WIB
Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan
Mentan Andi Amran Sulaiman. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan membahas penjualan beras pecah industri bersama kementerian terkait.
  • Pembahasan tersebut merespons keluhan industri makanan mengenai harga beras pecah domestik yang lebih mahal daripada impor.
  • Pemerintah berencana memanfaatkan stok beras Bulog sebesar 4,5 juta ton untuk memasok bahan baku industri.

Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan membahas penjualan beras pecah untuk kebutuhan industri bersama kementerian terkait. Pembahasan ini merespons persoalan harga beras pecah produksi dalam negeri yang dinilai lebih mahal dibandingkan produk impor sehingga menyulitkan industri makanan dan minuman.

Amran mengatakan, pemanfaatan beras pecah untuk industri perlu dibahas melalui rapat koordinasi (rakor), termasuk dengan mempertimbangkan ketersediaan stok beras pemerintah yang mencapai 4,5 juta ton.

"Oh, ya. Itu nanti kita harus bahas bersama di tingkat rakor," ujar Amran di Kementerian Pertanian, Senin (19/10/2026).

Dia menyebut Indonesia saat ini memiliki stok beras dalam jumlah besar. Karena itu, pemanfaatan beras pecah untuk kebutuhan industri menjadi salah satu opsi yang akan dibahas pemerintah.

Ilustrasi beras. (Pexels/Jonathanborba)
Ilustrasi beras. (Pexels/Jonathanborba)

"Jadi, sekarang kan ada beras pecah. Kita punya stok banyak. Stok kita masih 4,5 juta (ton). Stok kita banyak," kata Amran.

Saat ditanya mengenai waktu pelaksanaan rapat tersebut, Amran berharap pembahasan dapat segera dilakukan.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengungkapkan industri makanan dan minuman menghadapi persoalan harga bahan baku beras pecah yang jauh lebih mahal jika menggunakan pasokan dalam negeri dibandingkan impor.

Sarmuji menyebut harga beras pecah impor berada di kisaran Rp5.700 hingga Rp6.000 per kilogram. Sementara itu, harga beras pecah produksi dalam negeri dipatok sekitar Rp11.000 per kilogram.

"Kalau dengan Rp11.000 itu industri kita nggak bisa kompetitif. Seperti industri bihun dan lain sebagainya nggak bisa kompetitif," kata Sarmuji.

baca juga

Menurut Sarmuji, selisih harga tersebut menyulitkan industri pengolahan yang menggunakan beras pecah sebagai bahan baku.

Karena itu, pemerintah menjajaki kemungkinan agar industri dapat menyerap stok beras pecah yang tersimpan di gudang Perum Bulog dengan harga yang lebih terjangkau.

"Perlakuan terhadap beras-beras seperti itu harus ada solusinya. Industri kita bisa mengambil stok di gudang Bulog, yang lama dan pecah. Tapi juga harganya harus bisa turun sesuai dengan harga bisa ditoleransi industri. Kita harus cari caranya ini," ujar Sarmuji.

Sarmuji mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian mengenai persoalan tersebut. Pemanfaatan stok beras pecah domestik diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan bahan baku industri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Kuota Gula Industri Turun dari 3,3 Juta Jadi 3 Juta, Gapmmi Sebut Tak Ada Buffer Stock

Kuota Gula Industri Turun dari 3,3 Juta Jadi 3 Juta, Gapmmi Sebut Tak Ada Buffer Stock

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Terkini

Penggerebekan Narkoba di Pekanbaru, Polisi Amankan 47 Kg Sabu

Penggerebekan Narkoba di Pekanbaru, Polisi Amankan 47 Kg Sabu

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Cak Imin Siapkan Kurikulum Pemberdayaan, Lulusan Madrasah dan Pesantren Ditargetkan Siap Kerja

Cak Imin Siapkan Kurikulum Pemberdayaan, Lulusan Madrasah dan Pesantren Ditargetkan Siap Kerja

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Serapan Anggaran Gowa Masih di Bawah 50 Persen, Darmawangsyah Muin Beri Peringatan Keras

Serapan Anggaran Gowa Masih di Bawah 50 Persen, Darmawangsyah Muin Beri Peringatan Keras

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Ulasan Bapak Paling Jujur: Lucu, Tajam, dan Penuh dengan Pesan Kehangatan

Ulasan Bapak Paling Jujur: Lucu, Tajam, dan Penuh dengan Pesan Kehangatan

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban

Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban

Jogja | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Mulai Syuting, Arin dan Yoon Chan Young Bintangi Film Bongcheon-dong Ghost

Mulai Syuting, Arin dan Yoon Chan Young Bintangi Film Bongcheon-dong Ghost

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:55 WIB

×