Pemerintah Genjot Industri Komik Nasional lewat Pemerataan Distribusi IP

Dythia Novianty

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:49 WIB
Pemerintah Genjot Industri Komik Nasional lewat Pemerataan Distribusi IP
Diskusi The Ultimate Indonesian Comic Debate by Malaka Books yang menjadi bagian dari rangkaian The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta. [Ist]
baca 10 detik
  • Pemerintah mendorong pemerataan distribusi dan pembenahan regulasi untuk memperkuat industri komik nasional.
  • IP komik berpotensi dikembangkan menjadi animasi, gim, dan produk koleksi bernilai ekonomi tinggi.
  • Pendataan terpadu, perlindungan hak cipta, dan kolaborasi industri diperlukan untuk memperluas pasar komik Indonesia.

Suara.com - Pemerintah menyoroti pentingnya pemerataan distribusi dan pembenahan regulasi untuk mendorong pertumbuhan industri komik nasional.

Meski memiliki potensi besar, industri ini dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan yang menghambat pengembangan pasar dan pemanfaatan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP).

Persoalan tersebut mengemuka dalam diskusi The Ultimate Indonesian Comic Debate by Malaka Books yang menjadi bagian dari rangkaian The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pengembangan industri komik membutuhkan dukungan kebijakan, data yang kuat, serta kolaborasi seluruh pelaku ekosistem.

“Komik adalah salah satu kekuatan terbesar ekonomi kreatif kita, dan selama ini potensinya belum kita garap secara utuh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (23/10/2026).

Menurut Teuku Riefky, komik dapat menjadi titik awal pengembangan IP yang lebih luas. Karakter yang lahir dari komik berpeluang dikembangkan menjadi animasi, gim, produk koleksi, hingga berbagai lini bisnis lain.

“Satu karakter yang kuat bisa menghidupi banyak sektor dan membuka lapangan kerja bagi banyak orang,” imbuhnya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menambahkan bahwa komik perlu dipandang sebagai aset ekonomi berbasis IP, bukan sekadar produk hiburan visual.

Menurutnya, peluang monetisasi komik tidak terbatas pada penjualan buku cetak dan digital. IP yang kuat juga dapat dikembangkan menjadi produk fisik, mainan koleksi, serta karya lintas media seperti animasi dan gim.

baca juga

“Industri komik ini besar sekali potensinya. Kita tidak bisa hanya melihat komik dari sisi cetak dan digital. Kekayaan intelektualnya bisa dikembangkan menjadi berbagai bentuk produk dengan lapisan monetisasi yang berbeda,” ujar Irene.

Ia menilai, perubahan cara pandang masyarakat terhadap komik menjadi salah satu langkah penting agar potensi ekonominya dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Distribusi Jadi Tantangan Industri Komik

Di sisi lain, pemerataan distribusi masih menjadi pekerjaan rumah bagi industri komik nasional. Gideon Kamang, Comics Researcher dari RMIT, menyoroti persoalan logistik dan akses pasar yang dapat menghambat pertumbuhan industri, terutama di luar kawasan perkotaan utama.

Menurut Gideon, diperlukan regulasi yang mampu memastikan karya komikus dapat menjangkau pasar secara lebih merata.

“Jika harus menunjuk satu hal yang dapat memberikan dampak besar terhadap transformasi ekosistem komik Indonesia, menurut saya, itu adalah regulasi yang menjamin pemerataan distribusi,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan UMKM Kantongi Sertifikasi Halal dan Diberi Pelatihan Gratis

Ratusan UMKM Kantongi Sertifikasi Halal dan Diberi Pelatihan Gratis

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Sistem Kendali Mutu Jadi Kunci Efisiensi Rantai Pasok Industri Elektronik

Sistem Kendali Mutu Jadi Kunci Efisiensi Rantai Pasok Industri Elektronik

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Beban Regulasi Operator Capai 14 Persen Pendapatan, Pemerintah Kaji Deregulasi

Beban Regulasi Operator Capai 14 Persen Pendapatan, Pemerintah Kaji Deregulasi

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:02 WIB

Sinergi Pemerintah dan Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali

Sinergi Pemerintah dan Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:49 WIB

HGBT Diperpanjang, Industri Masih Kesulitan Pasokan Gas Murah

HGBT Diperpanjang, Industri Masih Kesulitan Pasokan Gas Murah

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Airlangga Ungkap Kenapa Ekonomi Vietnam Tumbuh Cepat, Singgung RI Pernah Tolak Industri Elektronik

Airlangga Ungkap Kenapa Ekonomi Vietnam Tumbuh Cepat, Singgung RI Pernah Tolak Industri Elektronik

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Terkini

Hapus Pasal Kerugian Negara Bukan Solusi!  Pukat UGM Minta Pemerintah Adopsi 4 Delik Korupsi UNCAC

Hapus Pasal Kerugian Negara Bukan Solusi! Pukat UGM Minta Pemerintah Adopsi 4 Delik Korupsi UNCAC

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Pemerintah Genjot Industri Komik Nasional Lewat Pemerataan Distribusi IP

Pemerintah Genjot Industri Komik Nasional Lewat Pemerataan Distribusi IP

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Haji Isam dan Kedekatannya dengan Para Petinggi Bank Mandiri

Haji Isam dan Kedekatannya dengan Para Petinggi Bank Mandiri

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Apa Makna Kayon Wayang? Simbol Budaya Jawa yang Dikaitkan dengan Refleksi Diri

Apa Makna Kayon Wayang? Simbol Budaya Jawa yang Dikaitkan dengan Refleksi Diri

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:46 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN bagi Warga di Kepulauan Nias

BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN bagi Warga di Kepulauan Nias

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:40 WIB

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Sulsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:36 WIB

8 Arti Mimpi Memakai Perhiasan Emas Menurut Primbon Jawa

8 Arti Mimpi Memakai Perhiasan Emas Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:35 WIB

SAFEnet: Serangan Digital pada 2025 Meningkat Tiga Kali Lipat

SAFEnet: Serangan Digital pada 2025 Meningkat Tiga Kali Lipat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:33 WIB

×