Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan
Ilustrasi Saham. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Investor di bawah 30 tahun mencapai 55,25% dari total investor pasar modal.
  • OJK memperketat aturan influencer keuangan, termasuk larangan menjanjikan keuntungan pasti.
  • Trader muda perlu memeriksa transparansi promosi dan risiko sebelum mengikuti konten trading.

Suara.com - Video singkat di media sosial kini menjadi salah satu pintu masuk anak muda Indonesia untuk mengenal trading. Namun, di balik kemudahan memperoleh informasi, muncul risiko ketika edukasi keuangan bercampur dengan promosi produk, grup sinyal berbayar, hingga tautan referral platform yang belum tentu berizin.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, investor berusia di bawah 30 tahun mencapai 55,25% dari total investor pasar modal Indonesia. Jumlah investor tercatat mencapai 32,17 juta hingga akhir September 2026.

Besarnya jumlah investor muda membuat kualitas informasi keuangan di media sosial semakin penting. Sebab, konten yang terlihat seperti edukasi belum tentu bertujuan meningkatkan pemahaman pengikutnya. Sebagian konten juga digunakan untuk memasarkan layanan atau produk keuangan.

Merespons kondisi tersebut, OJK memperketat pengaturan terhadap influencer keuangan melalui Peraturan OJK (POJK) Nomor 6 Tahun 2026. Aturan tersebut antara lain melarang janji keuntungan pasti, mewajibkan pengungkapan jika konten promosi mendapatkan bayaran, serta mengharuskan pencantuman peringatan risiko untuk produk berisiko tinggi, seperti derivatif.

Konten keuangan yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI) juga wajib diungkapkan. Selain itu, OJK memiliki kewenangan untuk menurunkan konten influencer keuangan yang melanggar ketentuan.

Langkah ini menjadi perhatian bagi trader muda yang selama ini mengandalkan media sosial untuk mempelajari pergerakan pasar, strategi transaksi, hingga memilih platform perdagangan.

Direktur Utama pialang berjangka Finex, Agung Wisnuaji, mengatakan kemudahan memperoleh informasi melalui media sosial perlu diimbangi dengan kemampuan membedakan edukasi dan promosi.

“Media sosial membuat belajar trading jadi jauh lebih mudah, dan itu hal yang baik. Tapi trader muda perlu bisa membedakan mana edukasi dan mana promosi. Kalau seseorang hanya memamerkan profit dan tidak pernah membahas risiko, itu tanda bahaya,” ujar Agung.

Menurut dia, trader muda perlu memeriksa sejumlah hal sebelum mempercayai konten trading di internet. Pertama, apakah pembuat konten menjanjikan keuntungan pasti. Kedua, apakah mereka terbuka mengenai pihak yang membayar atau mendukung promosi tersebut. Ketiga, apakah konten turut menjelaskan potensi kerugian, bukan hanya menampilkan keuntungan.

baca juga

Agung menambahkan, tanggung jawab memberikan edukasi tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada influencer. Pialang juga perlu memastikan nasabah memahami cara kerja pasar, karakteristik produk, dan risiko dari transaksi yang dilakukan.

“Pialang tidak boleh menyerahkan edukasi sepenuhnya kepada influencer. Kami melihat bahwa memberikan informasi yang jelas kepada trader mengenai cara kerja pasar, risiko, dan karakteristik produk yang mereka transaksikan merupakan bagian dari tanggung jawab kami. Itulah makna berada di sisi trader,” katanya.

Finex menyatakan telah meraih peringkat A+++ dari Bappebti selama sembilan triwulan berturut-turut. Penilaian tersebut mencakup aspek kepatuhan, integritas keuangan, pengawasan transaksi, hingga penanganan pengaduan nasabah.

Meski demikian, edukasi yang memadai tidak menghilangkan risiko dalam perdagangan berjangka. Bagi trader muda, memahami potensi kerugian dan memeriksa kredibilitas sumber informasi menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan transaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×