Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

M Nurhadi

Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB
Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau
Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG pada perdagangan Selasa, 3 November 2026, diproyeksikan bergerak bervariasi dengan potensi penguatan terbatas oleh analis Kiwoom Sekuritas.
  • Analis MNC Sekuritas memperingatkan potensi pelemahan IHSG dan menyarankan investor menerapkan strategi defensif menghadapi volatilitas tinggi pasar.
  • Kiwoom Sekuritas dan MNC Sekuritas masing-masing merilis daftar rekomendasi saham pilihan untuk diakumulasikan investor pada hari tersebut.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan Selasa (3/11/2026) diproyeksikan akan mengalami fluktuasi yang cukup dinamis dengan kecenderungan bervariasi (mixed). Kendati terdapat sinyal penguatan, para analis memandang bahwa laju kenaikan indeks komposit masih akan tertahan dalam rentang yang terbatas. 

Membedah lebih dalam mengenai prospek pergerakan indeks hari ini, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, memaparkan analisis teknikalnya. Ia menyoroti bahwa secara perlahan laju indeks mulai menunjukkan sinyal kebangkitan setelah sebelumnya sempat tertekan.

Indikasi positif ini tecermin dari pergerakan instrumen indikator Relative Strength Index (RSI) yang mulai merangkak keluar dari area jenuh jual atau oversold. Kondisi ini umumnya membuka peluang akumulasi bagi para pialang maupun investor ritel yang tengah mencari momentum beli di area bawah (bottom fishing).

"IHSG (03/11) kami perkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang level support 4.965 dan resistance 5.200 dengan indikator RSI menunjukkan keluar dari area oversold,"

Terkait peluang teknikal yang ada, Audi meracik tiga rekomendasi emiten dari beragam sektor yang layak dipertimbangkan masuk dalam keranjang portofolio hari ini. Pertama, perhatian tertuju pada emiten manufaktur perhiasan dan emas PT Hartadinata Abadi Tbk (kode saham: HRTA).

Untuk saham ini, strategi transaksi yang disarankan adalah speculative buy—sebuah pendekatan beli yang memanfaatkan pantulan teknikal jangka pendek. Level penahan penurunan atau support HRTA berada di posisi 1.350, sementara target resistensi dipatok di level 1.670.

Kedua, saham konglomerasi raksasa PT Astra International Tbk (ASII) turut menjadi pilihan utama. Bagi peminat saham penggerak roda ekonomi ini, strategi yang direkomendasikan adalah buy on break, yang berarti investor disarankan melakukan eksekusi beli sesaat setelah harga berhasil menembus dan bertahan di atas level krusial 4.940. Level support ASII diletakkan pada angka 4.700 dengan resistensi atas di posisi 5.300.

Pilihan ketiga jatuh kepada emiten tambang logam PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang juga direkomendasikan dengan pendekatan speculative buy. Rentang support MDKA berada di level 1.790 dengan target resistensi pada level 2.320.

Pada sudut pandang analitis yang sedikit berbeda, Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, justru mengingatkan para investor untuk lebih bersikap defensif dalam menyusun strategi harian. Berdasarkan pengamatan dan kalkulasi teknikal dari tim risetnya, ia menilai bahwa indeks saham domestik pada hari ini masih dibayang-bayangi oleh tingkat kerawanan yang cukup tinggi untuk kembali mengalami tekanan atau berbalik arah.

baca juga

"Kami perkirakan IHSG rawan berbalik arah dengan support 5073 dan resist 5125," kata dia pada Redaksi Suara.com 3 November 2026.

Menghadapi tingginya risiko volatilitas pasar tersebut, Herditya tetap menyodorkan sejumlah saham pilihan yang dinilai memiliki daya tahan teknikal memadai untuk diakumulasikan. Ia menyarankan pelaku pasar untuk mengalihkan fokus pada saham perbankan blue chip PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), emiten produsen amonia dan energi PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), serta emiten ritel perlengkapan olahraga dan gaya hidup PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).

Dalam pemetaan pergerakannya, Herditya memproyeksikan saham BBRI akan bergerak fluktuatif menguji area rentang harga 2.950 hingga 3.070.

Bagi kelompok investor yang berminat pada eksposur sektor energi, saham ESSA diprediksi akan berada di kisaran level 550 sampai dengan 585. Sementara itu, untuk saham MAPA yang model bisnisnya sangat lekat dengan tren konsumsi masyarakat urban modern, rentang pergerakan harganya diproyeksikan berada di level 605 hingga 640.

Disclaimer: Artikel berita ini disajikan murni untuk tujuan penyampaian informasi publik terkait proyeksi pasar modal dan analisis teknikal bursa saham. Seluruh isi tulisan bersifat informatif, faktual, dan objektif. Tulisan ini bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi mutlak untuk melakukan transaksi jual-beli saham tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca beserta seluruh risiko finansial yang menyertainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:38 WIB

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Obligasi & Sukuk RAJA Resmi Ditawarkan, Berapa Kupon untuk Investor?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:55 WIB

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Bursa Saham Asia Lesu Dihantam Sentimen Suku Bunga dan Peretasan Binance

Bursa Saham Asia Lesu Dihantam Sentimen Suku Bunga dan Peretasan Binance

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:22 WIB

IHSG Masih Terjebak di Zona Merah Pagi Ini, Pantau Saham BBNI

IHSG Masih Terjebak di Zona Merah Pagi Ini, Pantau Saham BBNI

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:19 WIB

Terkini

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

×