Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 04 November 2026 | 16:21 WIB
Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot
Sekelompok petani sedang memanen padi di hamparan sawah yang hijau nan subur. (Pexels/hartono subagio)
baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan melaporkan ekspor sektor pertanian Indonesia anjlok 18,42 persen sepanjang Januari hingga September 2026.
  • Industri pengolahan nasional justru tumbuh 8,93 persen dan menyumbang nilai ekspor sebesar USD 182,83 miliar pada periode tersebut.
  • Total akumulasi ekspor nasional mencapai USD 221,23 miliar dengan Tiongkok sebagai negara tujuan utama perdagangan.

Suara.com - Kinerja ekspor sektor pertanian Indonesia mencatatkan rekor penurunan yang cukup memprihatinkan sepanjang tiga kuartal pertama tahun ini. Berdasarkan rilis data resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada Rabu (4/11/2026), sektor penyumbang hajat hidup orang banyak ini terperosok hingga mengalami kontraksi sebesar 18,42 persen.

Penurunan tajam ini terjadi di tengah gencar-gencarnya manuver pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan, sekaligus memacu daya saing komoditas agrikultur lokal di kancah perdagangan internasional.

Secara akumulatif (cumulative to cumulative/CtC), rapor merah sektor pertanian sepanjang periode Januari hingga September 2026 ini merupakan yang terdalam jika disandingkan dengan kinerja sektor-sektor penyumbang devisa lainnya.

Sebagai perbandingan, sektor pertambangan dan sektor lainnya tercatat hanya mengalami pelemahan sebesar 5,46 persen. Sementara itu, kinerja ekspor dari sektor minyak dan gas bumi (migas) juga ikut mencatatkan rapor negatif dengan angka kontraksi sebesar 9,11 persen pada rentang waktu yang sama.

Berbanding terbalik dengan kelesuan di sektor hulu seperti pertanian dan pertambangan, sektor industri pengolahan justru tampil sebagai tulang punggung utama penyelamat neraca perdagangan nasional. Sektor manufaktur dan pengolahan ini sukses mencetak pertumbuhan yang sangat impresif, yakni sebesar 8,93 persen.

Tidak tanggung-tanggung, sumbangsih nilai ekspor dari industri pengolahan ini menyentuh angka USD 182,83 miliar. Capaian fantastis tersebut mendominasi struktur ekspor dengan kontribusi mencapai 82,64 persen terhadap total keseluruhan nilai perdagangan luar negeri Indonesia.

Merespons dinamika pergeseran ini, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa secara agregat, fundamental ekspor Indonesia masih menunjukkan daya tahan yang solid. Kinerja perdagangan internasional diklaim tetap berada dalam lintasan pertumbuhan yang positif dan produktif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026.

“Kinerja ekspor nasional pada September 2026 yang tumbuh 3,68 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi USD 27,59 miliar mencerminkan resiliensi Indonesia di tengah dinamika global.

Penguatan ini ditopang secara konsisten oleh sektor industri pengolahan yang sejalan dengan program hilirisasi untuk meningkatkan ekspor produk bernilai tambah,” ujar Mendag Busan.

baca juga

Bila ditarik secara keseluruhan, total nilai akumulasi ekspor nasional sepanjang Januari hingga September 2026 telah berhasil menembus angka USD 221,23 miliar. Pencapaian makroekonomi ini merepresentasikan tingkat pertumbuhan sebesar 5,58 persen apabila dikomparasikan dengan perolehan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pertumbuhan agregat yang solid ini tidak terlepas dari performa apik ekspor di kelompok nonmigas, yang sanggup merangkak naik sebesar 6,30 persen hingga membukukan nilai USD 212,27 miliar. Sayangnya, torehan positif ini sedikit tereduksi oleh performa ekspor kelompok migas yang terjerembap 9,11 persen, menyisakan nilai transaksi hanya sebesar USD 8,96 miliar.

Dari kacamata komoditas andalan, lonjakan nilai ekspor nonmigas secara kumulatif ini sangat dipengaruhi oleh meroketnya permintaan produk-produk hasil industri pengolahan mineral. Program hilirisasi terbukti membuahkan hasil nyata dalam mendongkrak harga jual di pasar global.

Hal ini tecermin dari ekspor produk aluminium beserta barang turunannya yang melonjak ekstrem hingga 104,88 persen. Tren lonjakan serupa juga diikuti oleh komoditas tembaga dan barang daripadanya yang meroket tajam sebesar 57,49 persen, serta produk olahan nikel yang tumbuh subur di angka 47,87 persen.

Sementara itu, jika membedah peta kekuatan negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia, Tiongkok kembali mengukuhkan posisinya sebagai mitra dagang dan pasar paling dominan dengan total nilai serapan mencapai USD 54,17 miliar.

Angka tersebut menguasai lebih dari seperempat total ekspor nonmigas nasional, tepatnya dengan pangsa pasar 25,52 persen. Posisi kedua pasar ekspor terbesar Indonesia ditempati oleh Amerika Serikat yang menyumbang devisa sebesar USD 25,39 miliar, disusul oleh pasar potensial India di peringkat ketiga dengan nilai transaksi perdagangan menyentuh angka USD 15 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

Ekspor Nonmigas RI Tembus 212,27 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Nikel & CPO

Ekspor Nonmigas RI Tembus 212,27 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Nikel & CPO

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:46 WIB

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:21 WIB

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:18 WIB

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:17 WIB

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:15 WIB

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:14 WIB

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 16:10 WIB

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

×