Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB
Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik
Forum Group Discussion (FGD) di Sabang, Kamis (5/11/2026). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Pemerintah India telah menyampaikan minatnya sebanyak lima kali sejak 2018 untuk mengembangkan Pelabuhan Sabang.
  • Konsultan India pernah menghitung kebutuhan investasi Pelabuhan Sabang sebesar 140 juta dolar AS pada tahun 2001.
  • Pelabuhan Sabang juga berpotensi dikembangkan menjadi pangkalan logistik migas dan destinasi wisata kapal pesiar.

Suara.com - Minat India untuk menjalin kerja sama pengembangan Pelabuhan Sabang, Aceh, sebagai pusat logistik atau transshipment hub masih terus berlanjut.

Bahkan, India disebut telah lima kali menyampaikan ketertarikannya untuk mengembangkan pelabuhan tersebut sejak 2018.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Iskandar Zukarnaen mengatakan, ketertarikan India terhadap Pelabuhan Sabang kembali disampaikan dalam pertemuan tingkat kepala negara, termasuk saat Perdana Menteri India Narendra Modi bertemu dengan Presiden Indonesia.

"Pada saat pertemuan dengan di level Presiden yang terakhir kemarin waktu Modi Perdana Menteri Modi datang bertemu dengan Presiden waktu membuat joint statement waktu itu. Itu kali kelima India itu minta Pelabuhan Sabang itu menjadi pelabuhan yang dikerjasamakan dengan mereka. Jadi itu dari tahun 2018 sampai kemarin," terang Iskandar dalam sebuah Forum Group Discussion (FGD) di Hotel Mata Ie, Sabang, Kamis (5/11/2026).

Menurut Iskandar, kerja sama tersebut sebenarnya bukan wacana baru. India bahkan pernah mengirimkan konsultan untuk menghitung kebutuhan investasi pengembangan Pelabuhan Sabang sebagai pusat transshipment regional bagi kegiatan perdagangan India.

"Tahun 2001 sempat ada konsultan dari India yang kemudian menghitung biaya yang dibutuhkan untuk menjadikan pelabuhan ini menjadi transshipment regional untuk kegiatan perdagangan India. Tetapi setelah belasan tahun ini dibangun, sampai sekarang ini belum jalan," bebernya.

Dia menjelaskan, berdasarkan studi yang dilakukan konsultan India pada 2001 dan selesai pada 2003, kebutuhan investasi untuk menjadikan Pelabuhan Sabang sebagai pusat transshipment regional diperkirakan mencapai 140 juta dolar AS.

Dalam penawaran tersebut, pemerintah India mengusulkan skema pembiayaan dengan porsi investasi pemerintah India sebesar 80 hingga 85 persen.

"Jadi nilainya sekitar 140 juta dolar AS. 104 juta dolar AS itu dan pada saat itu selesai studi itu tahun 2003 mereka mengajukan ini ke Kementerian Luar Negeri dan ke Bappenas. Mereka menawarkan skema 80 hingga 85 persen itu menjadi investasi pemerintah India. Lalu, kemudian 15 hingga 20 persen mereka harapkan itu komitmen Indonesia untuk mengembangkan kawasan ini menjadi transshipment," jelasnya.

baca juga

Sementara itu, Indonesia diharapkan memberikan komitmen investasi sebesar 15 hingga 20 persen untuk pengembangan kawasan.

"Lalu kemudian 15 hingga 20 persen mereka harapkan itu komitmen Indonesia untuk mengembangkan kawasan ini menjadi transshipment. Jadi seperti itu, itu yang tahun 2023," katanya.

Selain menjadi pusat transshipment, Iskandar menyebut, Pelabuhan Sabang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai pangkalan logistik bagi kegiatan eksplorasi minyak dan gas (oil and gas) di wilayah Andaman.

Menurutnya, kebutuhan investasi untuk mendukung fungsi tersebut tidak terlalu besar karena sejumlah fasilitas dasar sudah tersedia.

Fasilitas yang dibutuhkan antara lain area terbuka atau open yard serta gudang (warehouse) dengan kapasitas luas sekitar 10.000 meter persegi.

Saat ini, Sabang telah memiliki fasilitas gudang dengan luas sekitar 4.000 hingga 5.000 meter persegi. Dengan demikian, pengembangan sejumlah fasilitas pendukung dinilai dapat memperkuat kesiapan pelabuhan sebagai pangkalan logistik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Pelindo Perkuat Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan melalui Dashboard ACS

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:28 WIB

Bersama Shopee, Anteraja Berangkatkan 31 Kurir Terbaik ke Tanah Suci

Bersama Shopee, Anteraja Berangkatkan 31 Kurir Terbaik ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:09 WIB

Dari Lapangan Basket, Semangat Kolaborasi untuk Memperkuat Logistik Nasional

Dari Lapangan Basket, Semangat Kolaborasi untuk Memperkuat Logistik Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Bukan Cuma Soal Kecepatan, Pelabuhan Sehat Jadi Kunci Logistik Nasional

Bukan Cuma Soal Kecepatan, Pelabuhan Sehat Jadi Kunci Logistik Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:30 WIB

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 08:29 WIB

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:16 WIB

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 08:13 WIB

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:12 WIB

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:58 WIB

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

×