Polda Metro Jaya angkat bicara terkait peristiwa tertembaknya anggota polisi, Bripda EP oleh Brigadir AS.
Peristiwa penembakan Bripda EP terjadi di pos sekuriti BNI Pecenongan, Gambir, Jakarta Pusat.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, peristiwa ini terjadi karena keteledoran alias tidak sengaja.
Namun kata Zulpan, saat ini Bidang Propam kekinian tengah memeriksa Brigadir AS.
"Nggak sengaja, tapi tetap Polda Metro Jaya akan melakukan tindakan tegas sesuai peraturan berlaku dalam penggunaan senjata," kata Zulpan mengutip dari Suara.com
Peristiwa tertembaknya Bripda EP sendiri dilaporkan pada Rabu (3/8). Dijelaskan oleh Zulpan, Brigadir AS saat itu tengah membersihkan slongsong senjata sambil berbincang dengan EP.
"Kemudian dia bermaksud memasukkan sarung pistol di pinggang, senjata ini kan sensitif masuk kepicunya dia meledak. Makanya ini dibilang kelalaian," kata Zulpan.
Bripda EP menurut Zulpan memang mengalami luka, namun bukan luka yang mematikan.
Kata Zulpan untuk detail luka yang dialami korban, pihak Dokkes yang akan menjelaskan.
Baca Juga: Kronologi Polisi Tertembak Teman Sendiri saat Bersihkan Senjata
"Yang jelas langsung dirawat dan ada rekam medis kondisinya baik-baik saja, saya belum ngecek lagi," ucapnya.
Zulpan juga menyebut bahwa kabar yang menyebut polisi tembak polisi merupakan berita bohong alias hoaks.