blitz

Berangnya Panpel PSS Sleman Gara-gara Suporter Persib Bandung Nyalakan Flare

Blitz Suara.Com
Senin, 22 Agustus 2022 | 11:17 WIB
Berangnya Panpel PSS Sleman Gara-gara Suporter Persib Bandung Nyalakan Flare
Duel PSS Sleman versus Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Jumat (19/9/2022) malam ternoda dengan aksi penyalaan flare. (Dok PSS Sleman)

Duel PSS Sleman versus Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Jumat (19/9/2022) malam ternoda dengan aksi penyalaan flare.

Penyalaan flare oleh suporter tim tamu di akhir laga itu disesalkan panitia pelaksana (panpel) tuan rumah.

Ketua Panpel PSS Sleman, Rangga Rudwino menjelaskan, penyalaan beberapa flare di tribun dinilai mencederai kesepakatan yang dibuat oleh pihak kepolisian, panpel, serta masing-masing suporter.

"Kami sangat sesalkan tindakan beberapa suporter tim tamu ketika akhir laga dengan menghidupkan belasan flare di tribun. Kami tahu dan mengerti bahwa untuk denda akan ditanggung oleh tim Persib sesuai dengan pasal 70 ayat 1, ayat 4, dan lampiran 1 nomor 5 Kode Disiplin PSSI tahu 2018. Namun, hal tersebut mencoreng kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya," ujar ketua Panpel, Rangga Rudwino dilansir dari laman resmi klub.

"Untuk penyitaan sendiri kami dari Panpel tentu sudah melakukan. Ada belasan flare yang juga berhasil kami sita. Namun, pada akhirnya kami tidak tahu bagaimana mereka bisa memasukkan flare tersebut ke dalam stadion," sambungnya.

Edukasi mengenai "Stop Flare" juga sudah dilakukan oleh pihak Panpel melalui sosial media PSS Sleman juga poster yang sudah ditempel di stadion. Akan tetapi, Rangga, sapaan akrabnya merasa edukasi tersebut akan percuma jika tidak ada kesadaran dari individu masing-masing.

"Tidak hanya flare, kami juga menyayangkan tindakan suporter Persib yang tidak menghormati kuota tim tamu sebanyak lima persen dari kapasitas stadion. Beberapa suporter yang tidak  memiliki tiket memilih datang ke stadion Maguwoharjo. Seharusnya, mereka bisa menonton melalui "Giant Screen" yang sudah kami sediakan di stadion Tridadi, Sleman sesuai dengan komunikasi yang sudah terjalin antara pihak Panpel dan Suporter," tuturnya.

"Sangat disayangkan sekali himbauan tersebut tidak diperhatikan dan suporter tersebut tetap datang ke stadion Maguwoharjo dalam keadaan tidak memiliki tiket. Bahkan ada yang mencoba masuk dengan menggunakan tiket palsu serta berbagai cara lainnya," tambahnya.

Rangga menambahkan bahwa semua orang bisa melihat keadaan stadion Maguwoharjo ketika pertandingan di mana banyak orang yang berada di dalam stadion namun tidak bisa masuk.

Baca Juga: Tenis Meja Mencegah Pikun, Yuk Gass.. Main Pingpong

Karena, scanning tiket tidak bisa dilakukan karena yang mereka bawa adalah tiket palsu maupun fotokopi bekas orang sebelumnya yang sudah masuk.

"Beberapa suporter tim tamu juga terlihat meloncati pagar tribun dan masuk ke lapangan. Mereka juga merangsek masuk ke tribun biru dari tribun Hijau dengan melompati barikade yang telah kami buat. Padahal, kami sudah memberikan kewenangan penuh kepada kooordinator lapangan suporter Persib untuk menjaga koleganya. Namun ketika itu terjadi, mereka terkesan membiarkan dan malah ikut masuk ke lapangan," ujarnya.

Ada kalanya menjadi tuan rumah dan ada kalanya menjadi tamu. Rangga menyampaikan ketika bertamu sepatutnya segala himbauan, aturan, dan norma-norma yang berlaku dipatuhi.

Ketika menjadi tuan rumah, pria berkacamata ini berujar jadilah tuan rumah yang baik.

"Kami juga menerima laporan bahwa ada pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum suporter tim tamu kepada suporter kami. Ini tentu akan kita usut bersama. Ada Sexual Harrasement juga yang dilakukan kepada tamu VIP kami. Tentu hal ini bukanlah contoh yang baik untuk diteruskan," jelasnya.

"Terlepas dari itu semua, kami berterima kasih kepada suporter Persib Bandung yang telah hadir di Sleman setelah menempuh ratusan kilometer dari Bandung demi mendukung tim kebanggaannya berlaga. Terima kasih, karena telah memberikan pelajaran berharga untuk kami agar lebih baik ke depannya dalam menyelenggarakan pertandingan. Semoga persahabatan Sleman-Bandung ini tetap terjaga," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI