Pada musim 2018, Barcelona melakukan comeback gemilang di babak 16 besar Liga Champions. Dikutip dari uefa.com, Barca yang dipertemuan pertama dihancurkan PSG dengan skor 4-0 pada leg kedua di Nou Camp mengamuk.
Barcelona menang telak 6-1. Gol-gol Barcelona dicetak oleh Luis Suarez pada menit ke-3. Menit ke-40 seperti dikutip dari data soccerway.com Layvin Kurzawa melakukan gol bunuh diri, Barcelona unggul 2-0.
Menit ke-50 giliran Messi cetak gol lewat penalti dilanjutkan dengan dua gol Neymar dan gol penutup dari Sergi Roberto. Sementara sebiji gol PSG dicetak oleh Edison Cavani di menit ke-62. Usai laga ini sejumlah pihak menyebut Barcelona menang secara kontroversial.
“Apakah kasus ini sebuah ketidakadilan atau tidak, kita bisa menyerahkannya kepada Komite Wasit pada tahap ini,” kata Presiden FIFA, Gianni Infantino usai laga.
Monaco vs Manchester City
Liga Champions musim 2016/17 juga diwarnai laga comeback gemilang yang dilakukan tim Ligue 1, AS Monaco. Ialah raksasa Liga Inggris, Manchester City yang alami nasib pahit tersebut. Menang di leg pertama dengan skor meyakinkan 5-3 di kandang sendiri, City malah tersungkur dan kalah 3-1 di kandang Monaco.
Dikutip dari data whoscored.com, Kylian Mbappe, Fabinho dan Tiemoue Bakayoko memborong gol untuk Monaco Meski Leroy Sane sempat memperkecil kedudukan, namun hal itu belum cukup untuk membuat City lolos karena Monaco punya keuntungan gol tandang.
Leg Pertama: Manchester City 5-3 AS Monaco
Leg Kedua: AS Monaco 3-1 Manchester City
Skor Akhir: AS Monaco 6-6 Manchester City (Monaco lolos karena gol tandang)
Manchester United vs Bayern Munchen
Ini adalah laga comeback paling sensasional. Bagaimana tidak Bayern Munchen yang sudah unggul 1-0 di menit-menit akhir final Liga Champions musim 1998/1999 harus menelan pil pahit setelah hanya dalam durasi tiga menit kebobolan dua gol oleh dua striker pengganti Manchester United, Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer.
Dikutip dari uefa.com, gol Man United tercipta dari sepak pojok yang dilakukan David Beckham. Kesalahan Munchen di laga ini ialah ditarikanya gelandang dan bek petarung, Lothar Matthaus pada menit ke-86.
Di tengah kegalauan para pemain Bayern karena separuh 'nyawa'nya ditarik, MU memberikan hantaman keras berupa gol kedua pada menit ke-93. Beckham lagi-lagi mengawali proses gol MU. Memanfaatkan sepak pojok Beckham, Teddy Sheringham meneruskan bola melalui sundulan yang diakhiri sontekan pelan Ole Gunnar Solskjaer ke dalam gawang.
"Kami saat itu tidak bermain dengan sangat baik dan bahkan bermain tanpa Roy Keane serta Paul Scholes. Tapi kami kami akhirnya bisa menjadi juara. It was amazing," kata striker Man United saat itu, Dwight Yorke.