Dongkel Iwan Bule sebagai Ketum PSSI Bukan Solusi, Jokowi Harus Tiru Australia: Bubarkan Federasi Bola

Blitz

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21:11 WIB
Dongkel Iwan Bule sebagai Ketum PSSI Bukan Solusi, Jokowi Harus Tiru Australia: Bubarkan Federasi Bola
Jokowi-Iwan Bule | pssi.org

Pasca tragedi Kanjuruhan yang tewaskan 132 orang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka, suporter Indonesia menuntut adanya perubahan di organisasi sepak bola, PSSI

Muncul tuntutan agar ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule diturunkan. Terbaru juga muncul rekomendasi dari TGIPF Tragedi Kanjuruhan agar jajaran PSSI untuk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban. 

"Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI, namun dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang, dimana saat laporan ini disusun sudah mencapai 132 orang meninggal dunia, 96 orang luka berat, 484 orang luka sedang/ringan yang sebagian bisa saja mengalami dampak jangka panjang," tulis rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

Namun pertanyaannya apakah jika Iwan Bule dan Exco diturunkan, yakin PSSI akan berubah? 

Kekinian muncul gagasan yang lebih revolusioner yakni membubarkan PSSI. Ya bubarkan federasi sepak bola pernah dilakukan oleh pemerintah Australia

Mengutip dari thread @Box2BoxBola, Australia pada 2003 putuskan untuk bubarkan federasi bola mereka. 

Bertajuk Crawford Report, langkah berani pemerintah Australia itu akhirnya mampu benahi tata kelola dan manajemen sepak bola Negeri Kangguru. 

Saat itu, Menpora Australia, Rod Kemp dan parlemen membuat Komite Peninjau Sepak Bola Independen yang dipimpin oleh Rob Crawford dan Johnny Warren, mantan kapten timnas Australia. 

Dari temuan tim independen ini tertuang sejumlah masalah pelik di PSSI-nya Australia. Pertama, soal kegagalan Australia lolos ke Piala Dunia 2022 dan Piala Konfederasi 2003. 

baca juga

Kegagalan ini merupakan dampak tidak memadainya dana untuk kirim pemain Australia di klub Eropa untuk uji tandiing internasional dan Piala OFC. 

Kedua, dari penyelidikan program televsisi Four Corners Australia terungkap bahwa ada konflik kepentingan dan salah urus federasi. 

Ketiga ada friksi politik di badan olahraga yang akhrinya menghasilkan kebijakan buruk. Terakhir, penolakan terbuka untuk menjawab hak tanya dari pemerintah terkait situasi PSSI-nya Australia. 

Temuan dari tim yang dipimpin oleh Crawford ini awalnya timbulkan ketegangan antara pemerintah hdan football family di Australia. 

Pasalnya keputusan dari tim itu ialah membubarkan federasi sepak bola Australia. Rekomendasi ini karena ketum PSSI-nya Australia saat itu, Frank Lowy mengatakan bahwa federasi sudah akut dan tak bisa diperbaiki. 

Hasil Crawford Report sendiri terdiri dari sejumlah poin. Hasil temuan ini kemudian dijalankan oleh pemerintah Australia, hasilnya pada 2006, Negeri Kangguru itu bisa main di Piala Dunia. 

Selain itu, PSSI-nya Australia yang baru itu mendapat suntikan dana besar dari Foxtel dan Hyundai untuk menjalan operasional. 

Berikut Hasil Crawford Report yang mungkin bisa ditiru oleh Presiden Jokowi

- Pergantian federasi menjadi Football Federation Australia, kata soccer yang sebelumnya digunakan diganti jadi football agar lebih internasional. 

- Pergantian kompetisi sepak bola menjadi A-League yang seperti kita kenal saat ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Walaupun Tragedi Kanjuruhan Menjadi Pemberitaan Dunia, Indonesia Tetap Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2023

Walaupun Tragedi Kanjuruhan Menjadi Pemberitaan Dunia, Indonesia Tetap Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2023

Selebtek | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21:09 WIB

Berharap Tragedi Kanjuruhan Jadi yang Terakhir, Markus Horison Minta Semua Pihak Evaluasi Diri

Berharap Tragedi Kanjuruhan Jadi yang Terakhir, Markus Horison Minta Semua Pihak Evaluasi Diri

Jabar | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 20:20 WIB

Mensos Risma Prioritaskan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Bansos

Mensos Risma Prioritaskan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Bansos

News | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:42 WIB

Jokowi Paparkan Data Keluhan tentang Polisi di Istana Negara, dari Pungli, Kekerasan dan Gaya Hidup

Jokowi Paparkan Data Keluhan tentang Polisi di Istana Negara, dari Pungli, Kekerasan dan Gaya Hidup

Soreang | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:34 WIB

Tertipu Remaja yang Ngaku Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Begini Reaksi Asisten Pelatih Arema FC

Tertipu Remaja yang Ngaku Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Begini Reaksi Asisten Pelatih Arema FC

Bekaci | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:11 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×