Aktor Ferry Irawan diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Venna Melinda. Kejadian KDRT ini terjadi di salah satu hotel di Kediri, Jawa Timur pada Minggu 8 Januari 2023.
Direskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan bahwa kejadian KDRT yang dialami Venna terjadi di sebuah hotel di Kediri pada Minggu 8 Januari 2023.
Menurut Kombes Totok, saat ini kasus KDRT Ferry Irawan telah dilimpahkan ke Polda Jatim.
"Saudara V telah melaporkan di Polres Kediri Kota, kemudian oleh Polres dilimpahkan ke Polda Jatim," ujarnya mengutip dari Suara.com
Ferry Irawan adalah aktor kelahiran Bogor pada 9 Februari 1977. Ia dikenal sebagai salah satu aktor di sejumlah sinetron terkenal Indonesia.
Sinetron pertama Ferry berjudul Istri Pilihan pada 1997. Saat itu Ferry berperan sebagai Rama. Pada 2006, Ferry bermain di film layar lebar.
Ferry ikut dalam film berjudul Hantu Juruk Purut. Setahun kemudian, dua film horor dibintang oleh Ferry Irawan.
Selain sebagai aktor sinetron, Ferry dikenal juga sebagai seorang model. Di luar itu, Ferry dikenal sebagai figur publik yang doyan menikah.
Sebelum menikah dengan Venna Melinda, Ferry Irawan pertama kali mempersunting Noviyana Shintawati pada 2001.
Baca Juga: Kronologis Venna Melinda Jadi Korban KDRT Ferry Irawan, Mulut dan Hidung Berlumuran Darah
Namun pernikahan mereka bertahan sampai 2009. Setelah itu Ferry menikah dengan Anggia Novita. Ferry dan Anggia bercerai pada 2021.
Selain dikenal doyan menikah, Ferry sempat tersandung kasus hukum pada Juni 2016. Ferry dilaporkan petugas survei lapangan Suku Dinas Penataan Kota Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Hal ini lantaran Ferry menembakkan senjata api saat ditanya soal kelengkapan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di daerah Pengadegan Utara, Jakarta.
Ferry juga diketahui sempat mengidap penyakit langka. Ferry saat jadi bintang tamu di kanal Youtube Melany Ricardo mengatakan bahwa ia mengidap Distonia.
Penyakit yang menyerang saraf motorik di otak kecilnya itu sudah diidap Ferry sejak 1999.
"Pas diperiksa semuanya, pembuluh darahku udah pecah. Tapi larinya bukan ke stroke. Enggak mencong, tapi ngomongnya pelo," curhat Ferry Irawan saat itu.