Cerita Keris Mpu Gandring, Antara Ambisi Kekuasaan, Api Asmara dan Kutukan

Blitz | Suara.com

Jum'at, 10 Februari 2023 | 21:46 WIB
Cerita Keris Mpu Gandring, Antara Ambisi Kekuasaan, Api Asmara dan Kutukan
koleksi keris di museum singhasari (suarajatimpost.com)

Siapa yang tak kenal dengan keris Mpu Gandring. Bagi orang Indonesia, keris yang melegenda ini dipelajari sejak bangku sekolah. Keris Mpu Gandring identik dengan sosok bernama Ken Arok dan berawalnya kerajaan Singhasar di Malang, Jawa Timur. 

Seperti cerita keris Mpu Gandring yang banyak makan korban jiwa termasuk si pembuat. Keris ini dibuat oleh seorang pandai besi yang dikenal sakti bernama Mpu Gandring. 

Keris ini dibuat atas permintaan Ken Arok. Dari sejumlah literasi, Ken Arok ini disebut sebagai seorang penyamun. Namun bagi seorang Brahmana bernama Lohgawe, Ken Arok dianggap sebagai titisan Dewa Wisnu. 

Konon, Ken Arok meminta dibuatkan keris sakti hanya dalam waktu satu malam dari Mpu Gandring. Tentu saja permintaan seperti ini tidak masuk akal. Namun, dengan kesaktiannya, Mpu Gandring mampu membuat keris tersebut. 

Namun ada versi lain yang tercatat di serat Pararaton, bahwa sebenarnya Ken Arok meminta Mpu Gandring membuat keris selama lima bulan. Awalnya waktu lima bulan juga tidak disanggupi oleh Mpu Gandring. 

Ini menjadi awal mula keris ini menjadi senjata berdarah dan dianggap memiliki kutukan. Begitu keris ini selesai, mpu Gandring menyelesaikan pekerjaan dengan membuat sarung keris. 

Namun sarung keris belum selesai dibuat, Ken Arok menganggap Mpu Gandring ingkar janji. Ken Arok pun mencoba ketajaman keris itu dengan menusukkan ke Mpu Gandring. Ken Arok berdalih itu untuk menguji kesakitan keris tersebut. 

Korban pertama keris ini justru si pembuatnya, Mpu Gandring. Konon sebelum hembuskan nafas terakhir, Mpu Gandring sempat melontarkan sumpah bahwa keris buatannya itu akan menjadi benda terkutuk. 

"Ken Arok, besok kau sendiri pun akan mati oleh keris itu juga. Anak dan cucu-cucumu, tujuh orang raja akan meninggal pula dengan senjata yang sama." ucap Mpu Gandring. 

Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari. 

Setelah Mpu Gandring, keris ini digunakan Ken Arok untuk membunuh Tunggul Ametung. Ia adalah kepala daerah di Tumapel. Saat itu, Tumapel menjadi bagian dari Kerajaann Kadiri yang diperintah Kertajaya. 

Ken Arok membunuh Tunggul Ametung lantaran jatuh cinta istrinya, Ken Dedes. Saat itu, Ken Arok berstatus orang kepercayaan Tunggul Ametung. 

Apakah Ken Arok membunuh Tunggul Ametung hanya sekedar untuk merebut Ken Dedes? Ternyata tidak, dikutip dari berbagai sumber, motivasi Ken Arok membunuh Tunggul Ametung berawal dari ucapan Lohgawe. 

Lohgawe sempat mengatakan kepada Ken Arok, bahwa siapa saja yang bisa memperistri Ken Dedes, niscaya ia bisa menjadi raja dunia. Ada ambisi kekuasaan dari seorang penyamun seperti Ken Arok untuk bisa menjadi raja. 

Meski seorang penyamun, Ken Arok bukan orang bodoh. Ia memiliki strategi politik yang cukup licik sebelum bunuh Tunggul Ametung. Sebelum jalankan rencananya, Ken Arok sengaja meminjamkan keris itu kepada rekannya, Kebo Ijo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pentas Musikal Ken Dedes Siap Digelar Tahun Depan

Pentas Musikal Ken Dedes Siap Digelar Tahun Depan

Entertainment | Jum'at, 16 Desember 2022 | 22:47 WIB

Heboh di Twitter! Cinta Segitiga nan Gelap Ken Dedes, Ken Arok dan Tunggul Ametung

Heboh di Twitter! Cinta Segitiga nan Gelap Ken Dedes, Ken Arok dan Tunggul Ametung

News | Jum'at, 27 Mei 2022 | 08:37 WIB

5 Kisah Legenda Gunung Kelud yang Masih Menyimpan Misteri

5 Kisah Legenda Gunung Kelud yang Masih Menyimpan Misteri

News | Kamis, 30 Desember 2021 | 15:17 WIB

Sejarah Kabupaten Malang, Bermula Sejak Berdirinya Kerajaan Singhasari

Sejarah Kabupaten Malang, Bermula Sejak Berdirinya Kerajaan Singhasari

Jatim | Rabu, 01 Desember 2021 | 10:24 WIB

Sejarah Kerajaan Singasari, Silsilah Raja dan Sosok Ken Arok

Sejarah Kerajaan Singasari, Silsilah Raja dan Sosok Ken Arok

Bekaci | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 18:00 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran

7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran

Jakarta | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:39 WIB

Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama

Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:26 WIB

Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha

Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 23:16 WIB

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:58 WIB

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

Jakarta | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:48 WIB

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:45 WIB

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

Sumsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:36 WIB

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB