Suara.com - Pendukung kesebelasan Persib Bandung tidak diizinkan untuk datang ke Jakarta guna memberikan dukungan kepada tim kesayagannya itu.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Jumat (8/8/2014).
"Nantinya, apabila izin pertandingan sudah keluar, suporter Persib Bandung (Viking) tidak diizinkan untuk datang ke Jakarta. Yang diizinkan datang hanya pendukung Persija (Jakmania)," ujarnya
Rikwanto juga menyatakan, pihaknya mengerahkan 1.250 personil untuk mengamankan pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung, dalam laga lanjutan Indonesia Super League 2014 (ISL), Minggu (10/8/2014) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU-GBK), Jakarta.
Sementara itu terkait pengamanan pemain Persib yang datang ke Jakarta, lanjut Rikwanto, dari Bandung pemain akan dikawal personil dari Polda Jawa Barat sampai ke perbatasan Polda Metro Jaya (Bekasi).
"Dari Bekasi akan diambil alih oleh pengamanan Polda Metro menuju ke hotel sampai pertandingan," jelas Rikwanto.
Rikwanto juga mengimbau agar pendukung Persija ikut menjaga ketertiban. Hal ini dibutuhkan agar tidak ada penyusup yang masuk untuk memicu tindakan anarkis.
Dia juga meminta komitmen dari ketua dan pengurus suporter agar tidak melakukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Rikwanto menegaskan, apabila ada kerusuhan dalam pelaksanaan pertandingan, pihaknya akan meminta ke wasit atau komite pertandingan, untuk menghentikan pertandingan.
Sebelumnya, tambah Rikwanto, memang pernah ada deklariasi dari kedua kubu suporter oleh Polda Metro dan Polda Jawa Barat, namun dalam prakteknya, tidak berjalan.
"Kejadian berikutnya waktu The Jakmania ke Bandung terjadi keributan termasuk ada yang terluka dan perusakan kendaraan," tandasnya.