Dua Legenda MU Kritik Suporter Manchester City

Arif Sodhiq

Rabu, 01 Oktober 2014 | 12:05 WIB
Dua Legenda MU Kritik Suporter Manchester City
Mantan bintang Manchester United (MU) Paul Scholes memberikan tanda tangan pada seorang fans saat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.(Antara/Lucky R)

Suara.com - Dua Legenda Manchester United, Paul Scholes dan Rio Ferdinand mengkritisi dukungan suporter Manchester City kepada timnya pada pertandingan Liga Champions di Etihad Stadium. Menurut Scholes, tidak ada atmosfer kompetisi Eropa di markas City.

City berada dalam posisi berbahaya Grup E setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan wakil Italia, AS Roma, Rabu (1/10/2014). Sebelumnya di laga pembuka, City kalah dari klub raksasa Jerman, Bayern Munich. Scholes menilai, Pellegrini dan para pemainnya tidak mendapatkan dukungan penuh dari suporter di Etihad Stadium.

"Ketika Anda datang ke sini hanya tidak merasakan malam dengan atmosfer Eropa," ujar Scholes, yang menjadi pengamat sepak bola ITV mengomentari laga City melawan Roma di Etihad Stadium.

Dikatakan Scholes, atmosfer Etihad Stadium saat menggelar pertandingan Liga Champions berbeda dengan stadion milik klub besar Liga Premier lainnya.  Dia mencontohkan Stadion Anfield, Old Trafford dan Stamford Bridge yang memiliki atmosfer berbeda saat menggelar laga Liga Champions.

"Anda pergi ke Liverpool, Anda pergi ke Old Trafford, Anda pergi ke Chelsea, (suporter) mereka memiliki perasaan khusus untuk itu. Saya tidak merasakannya di sini. Menurut saya, mereka tidak menyadari pertandingan besar ini," jelasnya.

Dukungan suporter, lanjut dia, dibutuhkan untuk menciptakan atmosfer Eropa. Dia mengakui, Manchester Biru memiliki tim dan pemain berkualitas. Namun, hanya sedikit dari mereka yang menyadari bermain di kompetisi Eropa.

"Saya cukup beruntung bermain di Old Trafford dan kami selalu berbicara tentang atmosfer pada Selasa malam (Liga Champions), suasana khusus yang Anda buat, dan teriakan suporter saat Anda keluar untuk pemanasan," ungkapnya.

Sementara Ferdinand melalui akun twitternya mempertanyakan langkah rivalnya memperluas Etihad Stadium jika  mereka tidak dapat menjual seluruh tiket. Pada pertandingan The Citizens melawan Roma, masih tersisa sekitar 8.000 lembar tiket. (espnfc)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pellegrini Akui City Kalah Kelas dari AS Roma

Pellegrini Akui City Kalah Kelas dari AS Roma

Bola | Rabu, 01 Oktober 2014 | 11:16 WIB

Van Persie Yakin MU Kembali ke Liga Champions

Van Persie Yakin MU Kembali ke Liga Champions

Bola | Selasa, 30 September 2014 | 16:00 WIB

Keluarga Glazer Akan Jual MU dengan Harga Rp60 Triliun?

Keluarga Glazer Akan Jual MU dengan Harga Rp60 Triliun?

Bola | Senin, 29 September 2014 | 20:08 WIB

 Diusir Wasit, Rooney Meminta Maaf

Diusir Wasit, Rooney Meminta Maaf

Bola | Senin, 29 September 2014 | 15:30 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×