Suara.com - Gelandang AC Milan Sulley Muntari memuji Pelatih Filippo Inzaghi yang dinilainya telah membawa 'kehidupan baru' di San Siro. Inzaghi menggantikan Clarence Seedorf yang merupakan rekannya saat keduanya berseragam Milan.
Inzaghi ditunjuk menjadi pelatih Milan setelah juara 18-kali Liga Serie-A Italia itu mengakhiri musim lalu di posisi kedelapan. Sebelumnya, selama lebih dari satu dekade, Inzaghi menghabiskan waktunya sebagai pemain.
Menurut Muntari, Inzaghi telah membuat awal yang menjanjikan bagi rossoneri. Saat ini Milan berada di urutan kelima klasemen sementara dengan raihan 11 poin dari enam pertandingan. Kemenangan atas Chievo akhir pekan lalu, lanjut Muntari, menunjukkan adanya perubahan atmosfer di San Siro.
"Pippo adalah pelatih hebat, salah satu (pelatih) yang memotivasi Anda, membuat Anda merasa selalu fokus, menghormati Anda dan memberi semangat kepada Anda," ujar Muntari kepada Sport Mediaset.
Muntari menilai Inzaghi sebagai sosok yang tepat untuk mengajarkan sepak bola. Namun dia menolak membandingkan Inzaghi dengan dua pelatih sebelumnya.
"Aku tidak bisa dan tidak akan mengatakan hal buruk tentang Allegri dan Seedorf, tapi saat ini kondisinya berbeda. Sekarang ada antusiasme dan kemarahan. Antusiasme yang dibawa Inzaghi serta kemarahan dari mereka yang ingin mengembalikan kejayaan klub," katanya.
Ditegaskan Muntari, Milan harus menjadi tim kuat, baik di Liga Italia maupun Liga Champions. Alasannya, Milan memiliki pemain yang mampu membuat perbedaan.
"Kita tidak perlu (Lionel) Messi atau Cristiano Ronaldo. Yang kami butuhkan adalah percaya kepada kemampuan kami sendiri," tandasnya. (Scoresway)