Kapolda Jateng Minta Panitia Jamin Keamanan Laga Persis-PSIS

Syaiful Rachman

Rabu, 15 Juli 2015 | 20:15 WIB
Kapolda Jateng Minta Panitia Jamin Keamanan Laga Persis-PSIS
Kerusuhan suporter saat laga Persis Solo [Antara]

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Polisi Nur Ali meminta panitia pelaksana turnamen Piala Polda untuk memberikan jaminan keamanan pertandingan babak final Persis Solo lawan PSIS agar pertandingan dapat dilanjutkan.

"Panitia pelaksana dan kedua tim yang maju ke final jika mampu memberikan jaminan terlaksana aman ya silakan, tetapi jika tidak ya tidak usah dilanjutkan," kata Kapolda di sela sidak di Terminal Tirtonadi Solo, Rabu (15/7/2015).

Kapolda menjelaskan pihaknya meminta agar panitia penyelenggara dan kedua tim yang masuk final membicarakan dan berembuk soal kesiapan semuanya. Jika tidak ada komunikasi dan membicaraan soal itu, pertandingan tidak perlu dilanjutkan.

"Jika mereka akan melanjutkan pertandingan final harus memberikan jaminan keamanan, kalau tidak gak usah," katanya, mengulangi pernyataannya.

Menurut Kapolda, pihaknya mempunyai keinginan turnamen Piala Polda Jateng tersebut ada yang menjadi juara dan digelar di luar Kota Semarang dan Solo, atau dilaksanakan pertandingan tanpa penonton.

"Kami berharap mereka melaksanakan pertandingan di luar Semarang atau Solo, atau tanpa penonton atau juara bersama, silakan dipikirkan bersama," kata Kapolda.

Menurut Kapolda, pertandingan sepak bola turnamen Polda Jateng itu untuk memberikan hiburan kepada masyarakat dan bukan justru mencari keributan.

Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudatmo selaku pengamat sepak bola nasional mengatakan pihaknya mendukung apa yang diputuskan oleh Kapolda.

"Saya setuju pertandingan digelar di tempat netral tanpa penonton untuk menentukan siapa yang terbaik di Jateng. Jangan sampai sepak bola Jateng justru akan mencederai persepakbolaan nasional," kata Rudyatmo.

Sebelumnya pertandingan kedua final Piala Polda Jawa Tengah, di Stadion Manahan Kota Surakarta antara Persis Solo melawan PSIS Semarang yang rencananya pada Sabtu (11/7), ditunda setelah Lebaran 2015.

Menurut Direktur Olahraga PT Persis Solo Saestu Totok Supriyanto, pihaknya merasa kecewa ditundanya pertandingan final leg kedua melawan PSIS, tetapi Piala Polda memang sudah disepakati harus diselesaikan.

Totok Supriyanto mengatakan penundaan pertandingan leg kedua tersebut karena tidak ada izin dari Direktur Intelkam Polda Jateng, sedangkan lanjutan final leg pertama di Semarang rencananya pada Selasa (14/7/2015).

Pertandingan leg pertama antara kedua tim yang berlangsung di Semarang, Sabtu (4/7/2015) malam, dihentikan karena rusuh suporter.

Namun, kata dia, dari hasil pembicaraan secara lisan antara Persis dengan pihak PSIS dan panitia penyelenggara, pertandingan final akan digelar pada H+7 Lebaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:07 WIB

Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa

Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:00 WIB

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 18:10 WIB

Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda

Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 18:05 WIB

Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari

Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 17:05 WIB

Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah

Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 16:46 WIB

Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:53 WIB

Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao

Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:49 WIB

Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!

Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya

Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:20 WIB