Roberto Mancini dan Misi Mengulang Sejarah Bersama Inter

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 27 November 2015 | 09:00 WIB
Roberto Mancini dan Misi Mengulang Sejarah Bersama Inter
Pelatih Inter Milan Roberto Mancini. (Reuters/Alessandro Galofaro)

Suara.com - Hari ini, 51 tahun yang lalu, Roberto Mancini lahir di Iesi, Italia. Mancini adalah pelatih papan atas Eropa yang kini menjadi arsitek Inter Milan.

Mancini bergabung dengan Inter pada 14 November 2014. Ini adalah kali keduanya Mancini melatih di Guiseppe Meazza setelah sebelumnya, pada periode tahun 2004 hingga 2008, Mancini juga mengasuh anak-anak Nerazzurri.

Hingga jelang pertengahan musim, Mancini menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan. Pelatih bertangan dingin itu saat ini sudah berhasil membawa Inter ke puncak klasemen Serie A Italia, dengan 20 poin, terpaut hanya 2 poin dari saingan terdekatnya, Napoli. Merebut gelar dari jawara musim lalu Juventus? Semua hal bisa saja terjadi.

Di masa lalu, Mancini mencatat sejarah manis bersama Inter. Dirinya membantu Inter merebut tiga gelar Scudetto Serie A, di mana salah satunya, yakni pada musim 2004/2005, Inter 'ketiban pulung' mendapat gelar cuma-cuma, setelah Juventus terkena skandal Calciopoli

Mancini punya gaya melatih yang unik. Terlepas dari kenyataan bahwa dirinya adalah bekas striker, juga terlepas dari tren permainan klub Negeri Pizza yang cenderung bertahan, Mancini lebih suka memiliki sebuah tim dengan pertahanan yang kuat.

Hal itu bisa terlihat dari catatan laga demi laga yang sudah dilakoni Inter musim ini. Inter lebih banyak mencatat kemenangan tipis, kecuali kemenangan 4-0 dalam laga terakhir mereka kontra Frosinone. Namun, satu hal yang menarik adalah bahwa Inter jarang sekali kebobolan.

Sebelum kembali ke Inter, Mancini menukangi Galatasaray. Melatih klub raksasa Turki itu, Mancini mempersembahkan satu gelar Turkish Cup.

Manchester City adalah klub yang ia latih selama empat musim sebelum dirinya hengkang ke Turki. Bersama The Citizens, Mancini mencicipi satu gelar juara Liga Premier.

Pelatih yang pernah merebut Scudetto bersama Sampdoria dan Lazio saat masih menjadi pemain ini mengawali karier kepelatihannya bersama Fiorentina. Melatih klub yang mengalami krisis keuangan, Mancini kerap bekerja tanpa dibayar. Iapun pernah mendapat ancaman pembunuhan lantaran menjual pemain kunci macam Rui Costa dan Francesco Told. Kendati demikian, Mancini sukses membawa La Viola menjuarai Coppa Italia.

Selepas Fiorentina, Mancini pindah ke Lazio. Lagi-lagi, ia dihadapkan pada masalah keuangan klub yang kronis. Walau kehilangan pemain hebat seperti Hernan Crespo dan Alessandro Nesta, Mancini tetap berhasil membawa Lazio merebut trofi Coppa Italia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an

Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR

Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:05 WIB

Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:30 WIB

Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:10 WIB

John Herdman Bersih-Bersih! 17 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia

John Herdman Bersih-Bersih! 17 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:10 WIB

Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?

Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:15 WIB

Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama

Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:03 WIB

Paspor Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Jadi Skandal, Status Maarten Paes Disorot

Paspor Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Jadi Skandal, Status Maarten Paes Disorot

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:57 WIB

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:44 WIB

Bintang Persib Tercoret, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bintang Persib Tercoret, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:30 WIB