Skandal Video Seks, Benzema Diskors Federasi Sepakbola Prancis

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 11 Desember 2015 | 05:47 WIB
Skandal Video Seks, Benzema Diskors Federasi Sepakbola Prancis
Pemain Real Madrid Karim Benzema rayakan golnya ke gawang Malmo (9/12) [Reuters/Juan Medina]

Suara.com - Prancis pada Kamis menjatuhkan skors tanpa batas waktu kepada penyerang Karim Benzema atas dakwaan-dakwaan kriminal seputar keterlibatannya dalam pemerasan video rekaman seks terhadap rekan setimnya Mathieu Valbuena.

Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet mengatakan skors terdebut akan mencakup Piala Eropa 2016, yang dimulai di Prancis enam bulan lagi, kecuali kasusnya telah diputuskan sebelumnya.

Le Graet mengatakan ini merupakan keputusan yang "membuat patah hati" untuk mengambil tindakan tersebut kepada bintang Real Madrid berusia 27 tahun itu, yang merupakan pencetak gol terbanyak timnas Prancis.

"Karim Benzema tidak akan dipilih sampai situasi berubah, sampai ada sesuatu yang baru dalam kasus ini. Ini merupakan keputusan yang saya ambil sebagai presiden federasi," kata Le Graet pada konferensi pers.

Benzema didakwa dengan keterlibatan dalam upaya pemerasan gelandang Lyon berusia 31 tahun Valbuena. Ia membantah telah melakukan kesalahan namun berpeluang dijatuhi hukuman penjara lima tahun jika dinyatakan bersalah.

Valbuena mengatakan, gambar-gambar seks itu berada di telpon seluler yang dicuri. Tiga orang pria telah ditahan untuk permintaan tebusan uang agar rekaman seks itu dihancurkan.

Keraguan di Piala Eropa Le Graet mengatakan bahwa dakwaan-dakwaan itu harus dicabut atau Benzema, yang telah mengemas 27 gol dari 81 pertandingan internasional, dan Valbuena harus berekonsiliasi.

"Jika tidak ada perubahan pada Maret (ketika pertandingan-pertandingan internasional selanjutnya dihelat), ia tidak akan dimainkan. Jika tidak ada perubahan untuk Piala Eropa, ia tidak akan bermain," papar Le Graet.

Valbuena telah meninggalkan timnas Prancis karena masalah ini, namun ia sekarang dapat kembali dimainkan, tambah sang presiden.

Pengumuman Le Graet muncul hanya dua hari sebelum undian untuk putaran final Piala Eropa 2016 yang diselenggarakan di Paris.

Le Graet mengatakan bahwa bintang Real Madrid itu merupakan pemain "luar biasa" namun FFF harus memperhitungkan opini publik setelah menghadapi tekanan kuat seputar kasus ini.

Rasa malu sepak bola Prancis meningkat karena Benzema diduga mendekati Valbuena di kamp latihan timnas pada 5 Oktober, untuk membujuknya berbicara kepada para pemeras, yang salah satunya merupakan teman masa kecil Benzema.

Valbuena mengatakan Benzema "secara tidak langsung" mendesaknya untuk membayar.

Pada bulan lalu stasiun radio Prancis memberi detail percakapan telpon yang dilakukan Benzema dengan Karim Zenati, teman masa kecil dan salah satu terduga pemeras.

Benzema berkata ia mengatakan kepada Valbuena bahwa dirinya harus pergi dan menemui sang pemeras, namun juga seperti yang dikutip menyatakan "Saya janjikan kepada Anda bahwa tidak ada salinan lain dari video seks itu." Benzema mengatakan dirinya hanya berusaha membantu teman yang terlibat masalah. Ia juga mengatakan dirinya merupakan target "penganiayaan" pada kasus ini.

Skandal ini memicu kekacauan pada persiapan-persiapan Prancis untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa, bahkan Perdana Menteri Manuel Valls meminta Benzema untuk didepak dari timnas.

Presiden Liga Sepak Bola Prancis (LFP) Frederic Thiriez juga mengatakan bahwa "mengenakan kasus biru bukan sesuatu yang luar biasa." "Sikap memberi teladan harus hadir bahkan sebelum tampil bertanding, jika kami ingin memenangi hati rakyat." "Tim Prancis terguncang oleh skandal-skandal yang memberi kekecewaan yang bertumbuh di antara para kompatriot kami," keluh Thiriez.

Benzema mengatakan dirinya mendapat dukungan dari pelatih timnas Didier Deschamps dan sejumlah pihak lain. Legenda sepakbola Prancis, Zinedine Zidane, juga mengatakan bahwa Benzema semestinya tidak diskors.

"Pemain seperti Benzema merupakan pemain penting bagi tim, ia dapat membawa banyak hal ke dalam tim," kata Zidane. "Dalam terminologi olahraga, untuk bersaing tanpa pemain seperti itu dapat menjadi sesuatu yang rumit," tambahnya. [Antara/AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cetak Hattrick, Benzema: Saya Hanya Ingin Bicara Sepak Bola

Cetak Hattrick, Benzema: Saya Hanya Ingin Bicara Sepak Bola

Bola | Rabu, 09 Desember 2015 | 13:00 WIB

Real Berpesta, Ronaldo Cetak 'Quattrick' dan Benzema 'Hattrick'

Real Berpesta, Ronaldo Cetak 'Quattrick' dan Benzema 'Hattrick'

Bola | Rabu, 09 Desember 2015 | 04:59 WIB

Benzema: Saya Tidak Takut Pada Media

Benzema: Saya Tidak Takut Pada Media

Bola | Senin, 07 Desember 2015 | 13:00 WIB

PM Prancis Serang Benzema

PM Prancis Serang Benzema

Bola | Selasa, 01 Desember 2015 | 18:52 WIB

Terkini

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:37 WIB

Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara

Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:19 WIB

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 00:04 WIB

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:26 WIB

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:12 WIB

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:00 WIB

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:35 WIB

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:41 WIB

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:32 WIB