Revolusi Mental Ala Jamie Vardy

Syaiful Rachman

Kamis, 04 Februari 2016 | 20:51 WIB
Revolusi Mental Ala Jamie Vardy
Jamie Vardy merayakan gol kedua bagi Leicester City dengan Riyad Mahrez. Reuters / Darren Staples Livepic

Suara.com - Stadion King Power bergemuruh, bergetar, bersukacita meluapkan kegembiraan tak terkira setelah Jamie Vardy pemain pujaan penggila Leicester mencetak gol dengan menebas gawang Liverpool yang dijaga Simon Mignolet pada menit ke-60, skor 1-0 untuk Leicester dalam laga Liga Inggris yang diadakan pada Selasa (2/2).

Menit demi menit berlangsung menyita perjalanan ziarah waktu, lagi-lagi Vardy mencetak satu gol tambahan pada menit ke-71. Skor 2-0! Ini akhir duel yang membaptis The Foxes - julukan bagi Leicester - sebagai pemenang laga pekan ke-24 di bawah kubah digdaya Premier League musim kompetisi 2015/16.

Dua gol pemain bernomor punggung 9 itu layaknya memenuhi ungkapan sekali mendayung dua pulau terlampaui. Pasukan asuhan pelatih Claudio Ranieri itu bertahta di puncak klasemen Liga Inggris dengan unggul tiga poin di depan atas Manchester City yang bertengger di peringkat kedua (47 poin) setelah melakoni 24 laga.

Selain itu, Vardy yang bergabung bersama Leicester sejak 2012 itu mengukuhkan diri sebagai top scorer dengan mencetak 18 gol sampai pekan pertama Februari 2016, meninggalkan Lukaku yang melesakkan 15 gol bagi Everton.

Vardy mengobarkan revolusi mental, atinya ia tiada henti menggeluti dunia kehidupan dengan memproduksi sebanyak mungkin gol bagi Leicester. Revolusi mental bukan sekedar mereproduksi kata-kata anjuran sang pelatih, melainkan keberanian dan keteguhan hati untuk keluar dari penjara kepentingan diri sendiri.

Vardy lebih banyak memberi sukacita bagi seluruh pendukung Leicester, ketimbang mengejar nikmat bagi kepentingan diri sendiri. Silakan menyaksikan bagaimana gol demi gol dirayakan dengan luapan ekspresi kegembiraan, dari memeluk antar fan sampai mengacungkan kemudian menggerakkan tangan kanan ke bawah seraya mengucapkan kata, "yes!".

Memori pada laga Selasa itu membekas di hati seluruh punggawa Liverpool di bawah asuhan pelatih Juergen Klopp. Pelatih berpaspor Jerman itu sampai-sampai memilih kata "frustrasi" untuk mewadahi kekecewaan seluruh punggawa The Reds.

Kalau Liverpool tertunduk lunglai setelah tercabik oleh dua gol Vardy, maka fans the Foxes justru menerima pembebasan dari belenggu mimpi terlempar di posisi semenjana klasemen Liga Inggris di musim sebelumnya.

Di pekan ke-24, posisi Leicester yang nyaman membuat dan menciptakan ruang berbagi bersama antara pemain, pelatih, dan fans. Inilah pesan pembebasan yang dibawa oleh seluruh anak asuhan Ranieri untuk memperkaya daya terjang revolusi mental. Dan Vardy justru memposisikan diri sebagai orang pertama tunggal dalam cerita akbar bernama Liga Inggris.

Rivalitas di bawah kubah perebutan gelar Liga Inggris bertambah sengit. Leicester bukan tim anak bawang lagi, karena mampu menembus tahta empat besar tim yang selama ini begitu merajai Liga Inggris semisal Chelsea, Manchester City, Arsenal, dan Manchester United.

Tahta bahkan sudah di depan mata bagi Vardy dan kawan-kawan. Lepas Natal 2015, Leicester bukan tanpa kritik, lantaran tidak meraih satu pun kemenangan dari tiga laga. Ini memunculkan spekulasi santer di kalangan pandit sepak bola Inggris, bahwa the Foxes bakal terjengkang sampai setengah kompetisi. Nyatanya? Prediksi itu meleset, meski masih tersisa 14 laga di depan.

"Sukses" Leicester yang dramatis dengan tetap bertengger di puncak klasemen mengingatkan publik akan ziarah perjalanan Brian Clough yang menginspirasi Nottingham Forest meraih kejayaan pada 1978.

"Saya berpendapat jika memang Leicester menang di musim ini maka prestasi itu lebih besar dibandingkan dengan (Forest)," kata mantan gelandang Leicester Robbie Savage yang kini meniti karier sebagai pandit di sebuah stasiun televisi Inggris.

"Kita menyaksikan penampilan tim-tim besar seperti (Manchester United) yang telah menghabiskan dana sebanyak 250 juta pound (atau 363,7 juta dolar AS atau 331,4 juta euro) tetapi mereka tidak mampu finis di empat besar. Nah, jika saja Leicester menang, maka ini merupakan kejutan luar biasa." Vardy bersama dengan Leicester memaknai revolusi mental sebagai keberanian mengucapkan dengan suara lantang pernyataan, "Aku pribadi yang menang merdeka". Pribadi yang merevolusi diri tiada henti melafalkan kredo "aku subyek pemenang dari perjuangan hidup" di setiap lini kehidupan sebagai pelajar, mahasiswa, pegawai kantor di instansi swasta atau negara, wiraswasta, guru dan segala profesi lainnya.

Hanya lima tim yang mendominasi gelar Liga Inggris sesudah 1992 di era Premier League, yakni Manchester United, Blacburn Rovers, Arsenal, Chelsea dan Manchester City. Leicester justru tidak masuk dalam arus kemenangan.

Kini, tim asuhan pelatih Italia Ranieri itu membekali diri dengan pernyataan lugas bahwa "kami bukan Manchester United, bkan Blacburn Rovers, bukan Arsenal, bukan Chelsea dan bukan Manchester City." Kami adalah Leicester yang menerabas masuk dalam lingkaran elite Premier League".

Revolusi mental yang dibawah Vardy dan kawan-kawan merupakan "big bang" dari kekuatan kata-kata negatif bahwa "kami bukan mereka, kami bukan tim kelas kambing, kami bukan lagi tim anak bawang lagi." Inilah metamorfosa dari kekuatan kata negatif yang memotivasi seseorang atau sebuah tim untuk meraih prestasi gemilang.

Memasuki musim 2015-16, sederet tim-tim papan bawah mulai unjuk gigi bahkan unjuk kekuatan, sebut saja Watford, Stoke City, West Ham United dan Southampton. Dan Ranieri justru tampil layaknya sang "subyek" yang menunjukkan jati diri sebagai sosok motivator yang piawai membakar semangat anak asuhannya dengan mengandalkan kata-kata "sebagai pemain, anda bukanlah siapa-siapa, karena itu buktikan bahwa anda adalah subyek kemenangan".

Leicester memboyong Vardy dari klub non-liga Fleetwood Town dengan nilai mahar sebanyak 1 juta pound, Riyad Mahrez dari Le Havre dengan bayaran sebanyak 400.000 pound dan N'Golo Kante didatangkan dari Caen dengan nilai transfer sebanyak 5,6 juta poundsterling.

Leicester mampu membalik keadaaan, dari tim semenjana, menjadi tim yang mampu meneror dominasi tim-tim papan atas di Premier League. Di bahwa arahan Ranieri, penampilan Vardy dan kawan-kawan begitu kokoh mengandalkan lini pertahanan, minimal dalam penguasaan bola, tetapi siap menggelontorkan serangan balik yang cepat dan berbuah gol.

Vardy merevolusi mental sesama rekan dalam tim, di hati sanubari Mahrez, Kante, Danny Simpson, Danny Drinkwater dan Shinji Okazaki. "Semangat tim sungguh luar biasa. Kami terus dan tetap bersemangat. Kami tidak akan berhenti percaya. Siap bertarung dan menang. (Untuk meraih gelar juara liga)? Sejarah yang akan membuktikannya," kata gelandang Leicester Drinkwater. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinggalkan Klub Emil Audero, Jamie Vardy: Latihannya Lari-lari Terus

Tinggalkan Klub Emil Audero, Jamie Vardy: Latihannya Lari-lari Terus

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:30 WIB

Kasper Schmeichel Pensiun, Cedera Bahu Akhiri Karier Sang Legenda Denmark

Kasper Schmeichel Pensiun, Cedera Bahu Akhiri Karier Sang Legenda Denmark

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:43 WIB

Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia

Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:04 WIB

Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City

Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 12:21 WIB

Siap Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri: Ketika Negara Memanggil, Harus Bilang Ya

Siap Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri: Ketika Negara Memanggil, Harus Bilang Ya

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:13 WIB

Usai Sedekade Juara Premier League, Leicester City Kini Degradasi ke Kasta Tiga Liga Inggris

Usai Sedekade Juara Premier League, Leicester City Kini Degradasi ke Kasta Tiga Liga Inggris

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:28 WIB

Leicester City Resmi Mendapat Pengurangan 6 Poin usai Banding Ditolak

Leicester City Resmi Mendapat Pengurangan 6 Poin usai Banding Ditolak

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 13:37 WIB

Negara yang Diperkuat Gelandang Leicester City Ajak Timnas Indonesia Tanding di FIFA Matchday

Negara yang Diperkuat Gelandang Leicester City Ajak Timnas Indonesia Tanding di FIFA Matchday

Bola | Kamis, 08 Januari 2026 | 18:03 WIB

Ritual Unik Rekan Setim Emil Audero, Tenggak Double Espresso Plus Minum Berenergi

Ritual Unik Rekan Setim Emil Audero, Tenggak Double Espresso Plus Minum Berenergi

Bola | Kamis, 04 Desember 2025 | 18:21 WIB

Emil Audero Gemilang Bersama Jamie Vardy, Pelatih Cremonese Lempar Sanjungan

Emil Audero Gemilang Bersama Jamie Vardy, Pelatih Cremonese Lempar Sanjungan

Bola | Selasa, 02 Desember 2025 | 15:15 WIB

Terkini

Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah

Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 07:00 WIB

Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo

Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 06:00 WIB

Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026

Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 05:00 WIB

Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun

Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:37 WIB

Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025

Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:31 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari

Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:13 WIB

Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang

Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:00 WIB

Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko

Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 03:54 WIB

Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina

Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 03:35 WIB

Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!

Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 03:29 WIB