Masalah Insiden Pertandingan, Kemenpora Surati Operator ISC

Arsito Hidayatullah

Selasa, 09 Agustus 2016 | 23:48 WIB
Masalah Insiden Pertandingan, Kemenpora Surati Operator ISC
Ilustrasi sepakbola. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga menyurati operator Indonesia Soccer Championship, PT Gelora Trisula Semesta (GTS) terkait dengan penanganan insiden pertandingan dalam turnamen tersebut.

Surat dengan nomor 737/D.IV/VIII/2016 yang langsung ditujukan kepada Direktur Utama PT GTS dan dikirimkan hari ini, dipicu oleh insiden dalam salah satu rangkaian pertandingan lanjutan Indonesia Soccer Champhionship (ISC) - B antara PSS Sleman melawan Persinga Ngawi di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta yang diwarnai kericuhan.

"Sebagaimana kita ketahui, pada tanggal 7 Agustus 2016, telah berlangsung pertandingan antara PSS Sleman melawan Persinga Ngawi yang diwarnai kericuhan, sebagai akibat dari insiden tersebut, kami mengirimkan surat pada operator," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto, dalam keterangannya, Selasa.

Saat dihubungi, Gatot menjelaskan tujuan pengiriman surat tersebut semata-mata dengan harapan agar operator ISC (PT GTS) terus melakukan evaluasi dan pembenahan bagi perbaikan kompetisi.

"Dan juga untuk menumbuhkan kepercayaan publik bagi adanya pertandingan sepakbola yang berkualitas, aman dan berlangsung secara fair play," ujar Gatot.

Dalam surat tersebut, Kemenpora menyampaikan sikapnya terhadap insiden yang terjadi di Stadio Maguwoharjo sebagai berikut: Pertama, Kemenpora menyatakan prihatin terhadap insiden tersebut dan meminta kepada PT GTS sebagai penanggungjawab kompetisi ISC untuk melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku sesuai dengan Regulasi ISC.

Kedua, meminta PT GTS untuk bertanggungjawab terhadap insiden tersebut sesuai dengan ruang lingkup tanggungjawab yang dimilikinya tersebut dalam Regulasi ISC yang selain disebut bahwa PT GTS bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan dan pelaksanaan ISC sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya, juga disebutkan tentang kewajiban integritas klub yang berpartisipasi dalam ISC.

"Tanggungjawab klub yang berpartisipasi, terhadap tingkah laku pemain, official, personil, penonton serta setiap orang dalam tugasnya di pelaksanaan ISC dan lain sebagainya," tuturnya.

Ketiga, meminta PT GTS untuk menyampaikan laporan secara lengkap penanganan insiden tersebut kepada Menteri Pemuda dan Olahraga paling lambat tanggal 18 Agustus 2016. Permintaan ini didasarkan pada rekomendasi yang telah diterbitkan oleh Kemenpora No. 1093/MENPORA/IV/2016 tertanggal 28 April 2016 lalu.

Dalam rekomendasi tersebut, Kemenpora mensyaratkan penyelenggara turnamen untuk mematuhi: (a.) Komitmen tentang reformasi total persepakbolaan nasional; (b.) Kepatuhan terhadap UU SKN, FIFA Club Licensing Regulation, AFC Club Licensing Regulation dan PSSI Club Licensing Regulation; dan (c.) Konsisten menerapkan Good Corporate Governance pada semua level kompetisi (ISC-A, ISC-B, ISC-A U-21, Piala Nusantara dan Piala Soeratin U-17).

Keempat, Kemenpora meminta PT GTS tidak hanya mengkonsentrasikan keamanan pada kategori big match atau high risk match saja yang terjadi pada ISC-A saja, tetapi juga harus memberikan pengamanan dan pengawasan yang serupa untuk kategori apapun termasuk ISC-B.

Hal tersebut juga sekaligus mengkritisi hal yang sudah diputuskan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga pada tanggal 27 Juni 2016 bersama PT GTS terhadap tindak lanjut penyelesaian insiden kerusuhan di GBK pada tanggal 24 Juni 2016 saat berlangsung pertandingan antara Persija melawan Sriwijaya FC yang tertera dalam surat No. 170/GTS/VII/2016.

Pada butir tiga surat, disebutkan bahwa untuk menjamin kejadian serupa baik keributan maupun kerusuhan tidak terjadi lagi, GTS akan mengambil alih fungsi koordinasi keamanan terhadap pertandingan-pertandingan di ISC 2016 yang termasuk dalam kategori big match atau high risk match dengan melakukan koordinasi langsung dengan kepolisian serta klub yang bersangkutan untuk menjamin pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai dengan aspek safety dan security pertandingan sepakbola. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Eks Penggawa Timnas U-19 Ini Tinggalkan PSM, Ada Apa?

Dua Eks Penggawa Timnas U-19 Ini Tinggalkan PSM, Ada Apa?

Bola | Minggu, 07 Agustus 2016 | 15:11 WIB

Pemain Persipura Dikabarkan Terpecah Belah, Ricardo: Wow!

Pemain Persipura Dikabarkan Terpecah Belah, Ricardo: Wow!

Bola | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:07 WIB

Kemenpora Akan Kawal Tuntutan Bonek terhadap PSSI

Kemenpora Akan Kawal Tuntutan Bonek terhadap PSSI

Bola | Rabu, 03 Agustus 2016 | 22:02 WIB

Prestasi Persipura Anjlok, Pengamat Ini Salahkan Manajemen

Prestasi Persipura Anjlok, Pengamat Ini Salahkan Manajemen

Bola | Rabu, 03 Agustus 2016 | 17:44 WIB

Terkini

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:35 WIB

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

News | Senin, 21 September 2026 | 18:29 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 18:26 WIB

Wavi Zihan dan Ihsan Tarore Ungkap Tantangan Main di Film Horor Rambut Sewu

Wavi Zihan dan Ihsan Tarore Ungkap Tantangan Main di Film Horor Rambut Sewu

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 18:25 WIB

×