Conte dan Wenger Soroti Penerapan Sistem VAR

Syaiful Rachman Suara.Com
Kamis, 11 Januari 2018 | 18:51 WIB
Conte dan Wenger Soroti Penerapan Sistem VAR
Manajer Chelsea Antonio Conte (tengah) bertegur sapa dengan manajer Arsenal Arsene Wenger [AFP]

Suara.com - Manajer Chelsea Antonio Conte dan sejawatnya di Arsenal Arsene Wenger mempertanyakan aspek-aspek sistem Video Asisten Wasit (VAR) setelah teknologi itu digunakan saat kedua tim bermain imbang tanpa gol di ajang Piala Liga pada Kamis (11/1/2018).

Sistem ini meninjau dua keputusan penalti, masing-masing satu untuk tiap klub, pada pertandingan semifinal leg pertama di mana wasit Martin Atkinson dan asisten VAR Neil Swarbick menyetujui bahwa kedua insiden itu tidak menghasilkan penalti.

Conte mengatakan dirinya "positif" terhadap teknologi baru namun dibuat frustrasi dengan kurangnya masa tambahan waktu pada akhir babak kedua untuk mengakomodasi penundaan-penundaan yang disebabkan VAR dan sejumlah cedera.

"Bagi saya, merupakan suatu kekecewaan mengenai (tidak cukupnya) masa tambahan waktu," kata pria Italia itu kepada Sky Sports.

"Pada babak kedua, dokter masuk ke lapangan sebanyak dua kali dan wasit menghentikan (permainan) untuk VAR, maka Anda harus memberi lebih banyak menit pada masa tambahan waktu."

"Di Italia, terkadang tambahan waktu dapat tujuh (menit), delapan atau sembilan (menit)."
Pemain Chelsea Eden Hazard menanduk bola ke arah rekannya saat berhadapan dengan Arsenal [AFP]
Wenger mempertanyakan penundaan antara insiden dan tinjauan VAR setelah permohonan penalti kedua, menyusul tekel Danny Welbeck terhadap Cesc Fabregas di kotak penalti, yang ditolak wasit Atkinson namun ditinjau ulang setelah beberapa menit.

"Hanya ada dua peluang bagi mereka untuk diintervensi, yang pertama langsung karena bola keluar," kata Wenger setelah pertandingan.
Pemain Arsenal Alexis Sanchez menggiring bola saat berhadapan dengan Chelsea di ajang Piala Liga [AFP]
"Namun yang kedua bagi saya itu akan terlihat sedikit aneh... Jika wasit tidak pasti mungkin ia semestinya langsung membloknya."

"Jika tidak ada penalti, Anda memberikannya ke tim yang bertahan, karena sebagai contoh terlihat sedikit aneh untuk diteruskan selama dua menit dan kemudian dihentikan kembali... Anda tidak dapat langsung mengintervensinya. Ini membuat frustrasi."

Sistem VAR diuji coba untuk kedua kalinya di sepak bola Inggris setelah cukup sukses diterapkan pada pertandingan Piala FA antara Crystal Palace dan Brighton and Hove Albion.

Ketua eksekutif FA Martin Glenn sebelumnya mendukung teknologi ini untuk diterapkan permanen pada pertandingan Inggris dengan keputusan nyata, namun implementasinya belum tercapai. (Antara)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI