Dapat 'Kado Pahit' dari FIFA, Begini Penjelasan PSSI

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 20 April 2018 | 07:05 WIB
Dapat 'Kado Pahit' dari FIFA, Begini Penjelasan PSSI
Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditemui usai mengikuti rapat di Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017) [Suara.com/Adie Prasetyo]

Suara.com - Di hari ulang tahun yang ke-88, PSSI harus menerima kado pahit dari Asosiasi Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA. FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda ratusan juta rupiah kepada PSSI.

Dalam rilis yang dikeluarkan oleh FIFA, PSSI dianggap lalai mematuhi aturan. Induk sepak bola di Indonesia itu tidak mengurangi poin kepada enam klub yang merupakan anggota dari PSSI.

Namun, FIFA tidak menyebutkan keenam klub tersebut. Denda yang dibebankan FIFA kepada PSSI senilai Rp427 juta. FIFA sendiri tidak menyebutkan kapan denda tersebut harus dibayarkan.

"Itu ada kaitannya dengan empat klub yang tidak berkompetisi di Liga 1, itu kan ada enam klub, Persegres Gresik United, Madura United, Persiwa Wamena ada 2 kasus, Persik Kediri, dan Persepam."

"Sebenarnya case-nya macam-macam, ada yang mulai tahun 2013, 2014 dan seterusnya. Tapi keputusan-keputusan Komdis FIFA final di 2017. Kisaran bulan Juli-Agustus. Khususnya di Liga 1 sangat mudah dieksekusi yakni Persegres dan Madura United pengurangan poinnya, tidak ada masalah itu tereksekusi. Sudah dieksekusi, kalau di klasemen terakhir terjadi koreksi poin," kata Plt ketua Umum PSSI, Joko Driyono saat dihubungi Suara.com.

Lebih lanjut, Jokdri sapaan akrab Joko Driyono, mengaku sejatinya ingin menjalankan sanksi dari FIFA tersebut. Namun, beberapa klub yang dimaksud oleh FIFA belum memulai kompetisi di musim ini.

Saat ini baru Liga 1 saja yang berjalan. Sementara untuk Liga 2 dan Liga 3 belum bergulir. Jokdri menambahkan klub-klub yang dimaksud oleh FIFA ada yang bermain di Liga 2 dan Liga 3.

"Tentu PSSI menerima bahwa FIFA menganggap PSSI belum menjalankan pengurangan poin itu. PSSI akan bersurat kepada FIFA untuk meminta penjelasan tentang ini karena sebelumnya PSSI menyampaikan permohonan agar implementasi ini dilakukan pada musim 2018 ini," jelasnya.

"Kami ingin menjalankan sebenarnya di awal bulan Maret kemarin. Tapi di kompetisi kita di Liga 2 dan Liga 3, bahkan belum mulai tahun ini. Iya kan, sehingga saat deadline harus diputuskan di komdis. Kompetisi belum on jadi implementasinya belum dilihat, belum bisa dieksekusi."

baca juga

"Apalagi kayak Persik Kediri berkompetisi di Liga 3 yang kita gak bisa promise saat itu. Oleh karenanya kita memahami saat ini tidak bisa dijalankan saat kompetisinya repot, belum bisa dimulai," pungkas Jokdri.

Pria asal Ngawi itu menjelaskan awal mula PSSI mendapatkan sanksi dari FIFA. Jokdri menjelaskan itu semua ada hubungannya dengan kewajiban klub kepada para pemain seperti penunggakan gaji.

"Semua rata-rata kewajiban klub kepada pemain yang tidak dibayarkan, gugatan pemain terhadap klub yang tidak dibayar, gajinya tertunda, dan seterusnya sehingga ini dampaknya kepada PSSI," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 20:02 WIB

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Suporter Gerah, Taktik John Herdman di Timnas Indonesia Ternyata Pernah Dikritik Tajam Media Kanada!

Suporter Gerah, Taktik John Herdman di Timnas Indonesia Ternyata Pernah Dikritik Tajam Media Kanada!

Video | Selasa, 29 September 2026 | 18:40 WIB

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

×