Asian Games: Korsel Juara, Son Heung-min Bebas dari Wajib Militer

Rizki Nurmansyah
Asian Games: Korsel Juara, Son Heung-min Bebas dari Wajib Militer
Ekspresi pemain Timnas Korsel, Son Heung-min, usai negaranya meraih medali emas Asian Games 2018 di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9). [Antara/INASGOC/Charlie]

Son Heung-min bawa Korsel raih medali emas Asian Games 2018 usai kalahkan Jepang, 2-1.

Suara.com - Impian mega bintang Tottenham Hotspur dan Korea Selatan, Son Heung-min, bebas dari wajib militer terwujud. Ini setelah Korsel menjuarai cabang sepakbola Asian Games 2018, Sabtu (1/9).

Berdasarkan perundang-undangan Korsel, setiap lelaki yang bertubuh sehat dan maksimal berusia 28 tahun harus menjalani wajib militer.

Pengecualian diberikan Korsel kepada para atletnya yang mampu meraih prestasi tertinggi di ajang setingkat Olimpiade atau Asian Games.

Baca Juga: H+14 Klasemen Sementara Perolehan Medali Asian Games 2018

Dalam final perebutan medali emas Asian Games 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Korsel menang tipis 2-1 atas Jepang.

Medali emas ini membuat Korsel pertahanankan status juara bertahan, dan mencetak sejarah baru sebagai negara yang paling banyak jadi juara di cabang olahraga sepakbola Asian Games.

Total, anak-anak Negeri Ginseng telah meraih lima medali emas di cabang sepakbola Asian Games; 1970, 1978, 1986, 2014, dan 2018.

Butuh perjuangan ekstra tinggi bagi Son Heung-min dan kawan-kawan untuk bisa menyumbangkan medali emas ke-49 bagi Korsel di Asian Games 2018 ini.

Pemain Korsel Son Heung-min (kanan), dilanggar pesepakbola Jepang, Daiki Sugioka, pada pertandingan perebutan medali emas Asian Games 2018 di Stadion Pakansari,Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9). [Antara/INASGOC/Dwi Prasetyo]
Pemain Korsel Son Heung-min (kanan), dilanggar pesepakbola Jepang, Daiki Sugioka, pada pertandingan perebutan medali emas Asian Games 2018 di Stadion Pakansari,Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9). [Antara/INASGOC/Dwi Prasetyo]

Anak asuh Kim Hak-bum harus mengeluarkan energi hingga babak perpanjangan waktu untuk menumbangkan para penggawa Negeri Sakura.

Sejak awal pertandingan, para pemain Taegeuk Warriors—julukan Korsel—terus mendominasi pertandingan dan mengurung pertahanan Jepang.

Namun, hingga babak kedua berakhir, skor tanpa gol tetap bertahan dan memaksa digelarnya babak perpanjangan waktu.

Usaha tak kenal menyerah para pemain Korsel terbayar saat babak pertama perpanjangan waktu baru berjalan tiga menit.

Pesepakbola Korsel, Jinya Kim (kanan), amankan bola dari kejaran pesepakbola Jepang, Yoichi Naganuma, pada pertandingan perebutan medali emas Asian Games 2018 di Stadion Pakansari,Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9). [Antara/INASGOC/Dhemas Reviyanto]
Pesepakbola Korsel, Jinya Kim (kanan), amankan bola dari kejaran pesepakbola Jepang, Yoichi Naganuma, pada pertandingan perebutan medali emas Asian Games 2018 di Stadion Pakansari,Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9). [Antara/INASGOC/Dhemas Reviyanto]

Berawal dari tusukan Son Heung-min ke kotak penalti Jepang, Lee Seung-woo langsung menyambar bola yang tengah digiring pemain berusia 26 tahun tersebut.

Lee Seung-woo melepaskan tendangan kaki kiri yang keras dan tak mampu dimentahkan penjaga gawang Jepang, Ryosuke Kojima. Skor 1-0 untuk Korsel.

Selang delapan menit kemudian, Korsel menggandakan kedudukan lewat sundulan Hwang Hee-Chan, menyambut tendangan bebas Son Heung-min di sisi kanan pertahanan Jepang.

Skor 2-0 untuk keunggulan Korsel bertahan hingga babak pertama perpanjangan waktu berakhir.

Baca Juga: Asian Games Sukses, Jokowi Bidik Tuan Rumah Olimpiade 2032

Anak-anak Jepang sempat membuka asa setelah Ayase Ueda menyambar bola sepak pojok Ryo Hatsuse lewat sundulan kepalanya di menit 115.

Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 untuk Korsel tetap bertahan.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS