Disanksi Seumur Hidup Oleh PSSI, Begini Reaksi Yuli Sumpil

Bangun Santoso

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 10:08 WIB
Disanksi Seumur Hidup Oleh PSSI, Begini Reaksi Yuli Sumpil
Dirigen Aremania Yuli Sumpil disanksi PSSI seumur hidup tidak boleh masuk stadion. (Foto: beritajatim.com)

Suara.com - Dirigen Aremania, Yuli Sumpil disanksi seumur hidup dilarang masuk ke stadion di seluruh Indonesia oleh PSSI. Sanksi itu menyusul aksi yang dinilai provokasi karena turun ke lapangan saat laga Arema FC kontra Persebaya, pada Sabtu (6/10/2018) lalu.

Yuli Sumpil mengaku santai dengan sanksi yang diberikan oleh PSSI. Menurutnya, sanksi PSSI seperti lelucon sering tidak adil. Ia menilai sanksi PSSI seperti tebang pilih, terkadang tajam terkadang juga tumpul.

"Saya disanksi santai saja, tak jarno (tak biarkan). Tapi yang saya sayangkan kenapa untuk Arema seberat itu," kata Yuli Sumpil, Jumat, (12/10/2018).

Adapun Arema FC juga diberi sanksi pertandingan tanpa penonton hingga akhir musim. Kemudian Aremania dilarang mendampingi laga kandang dan tandang sampai akhir kompetisi. Serta denda sebesar Rp 100 juta.

"Banyak yang tanya, banyak yang bilang katanya ini tidak adil. Tapi yaweslah ini nanti akan kembali ke semuanya apakah ini layak. Silahkan dinilai sendiri," ujar Yuli Sumpil seperti dilansir beritajatim.com.

Yuli Sumpil membandingkan dengan aksi provokasi yang dilakukan oleh Bonekmania pada putaran pertama. Saat itu pemain Arema dilempari botol, saat pertandingan dan bubaran laga.

Kemudian logo dan nama Arema FC dibalik selama 90 menit di papan skor. Ia menilai hal itu sengaja dibiarkan oleh panitia pelaksana. Kemudian gawang Arema juga dikencingi oleh Bonekmania. Selain itu, maskot Persebaya mengacungkan jari tengah kepada pemain Arema FC.

"Di Surabaya lebih parah, logo juga dirobek dan dibalik. Tapi kami tidak mental sosmed, tidak merengek. Silahkan dibandingkan apa yang dilakukan Bonekmania dan Aremania," ucap Yuli Sumpil.

Yuli Sumpil meminta Aremania lainnya untuk tetap memberikan dukungan meski tanpa kehadiran dirinya di tribun. Ia mengaku apa yang dilakukan saat lawan Persebaya adalah aksi spontan penuh emosional.

baca juga

"Harga diri itu tetap ada yang penting saya bukan pecundang. Apapun yang dikatakan orang itu terserah. Saat itu saya emosional dan itu spontan, bahkan sebenarnya di Surabaya lebih parah," tandasnya.

Artikel ini telah terbit di laman beritajatim.com dengan judul: "Disanksi PSSI Seumur Hidup, Yuli Sumpil: Saya Bukan Pecundang"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PSSI Ancam Pemain Sriwijaya FC untuk Perkuat Timnas, Benarkah?

PSSI Ancam Pemain Sriwijaya FC untuk Perkuat Timnas, Benarkah?

Bola | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 20:48 WIB

Kasus Suap Bupati Malang Rendra Kresna, KPK Periksa 9 Orang

Kasus Suap Bupati Malang Rendra Kresna, KPK Periksa 9 Orang

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 12:07 WIB

Aremania Gebuki Bonek, Arema FC Dapat Sanksi Berat

Aremania Gebuki Bonek, Arema FC Dapat Sanksi Berat

Bola | Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:26 WIB

Bupati Malang Rendra Kresna Juga Jadi Tersangka Gratifikasi

Bupati Malang Rendra Kresna Juga Jadi Tersangka Gratifikasi

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:24 WIB

PSSI Masih Berharap Tetap dengan Luis Milla, Tapi...

PSSI Masih Berharap Tetap dengan Luis Milla, Tapi...

Bola | Kamis, 11 Oktober 2018 | 13:29 WIB

Terkini

Beda Sunscreen Wardah SPF 50 Kemasan Warna Biru Vs Orange, Kenali Manfaatnya

Beda Sunscreen Wardah SPF 50 Kemasan Warna Biru Vs Orange, Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Little Blue Truck Lost and Found: Misteri Kecil di Peternakan

Little Blue Truck Lost and Found: Misteri Kecil di Peternakan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Promo BRI Ini Bikin Kamu Bisa Nonton Bioskop Berdua dengan Diskon Setengah Harga

Promo BRI Ini Bikin Kamu Bisa Nonton Bioskop Berdua dengan Diskon Setengah Harga

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Emiten Prajogo Pangestu PTRO Mau Right Issue, Dananya Buat Apa?

Emiten Prajogo Pangestu PTRO Mau Right Issue, Dananya Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:59 WIB

PIH Susah Pudar? Coba 4 Serum Berbahan Vitamin C dengan Konsentrasi Tinggi

PIH Susah Pudar? Coba 4 Serum Berbahan Vitamin C dengan Konsentrasi Tinggi

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Hadirkan Privilese Eksklusif Asuransi AMORA bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Privilese Eksklusif Asuransi AMORA bagi Nasabah Private dan Prioritas

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Ada Unsur Kesengajaan? Polisi Periksa 18 CCTV di Balik Ledakan Maut Pasar Cimanggis

Ada Unsur Kesengajaan? Polisi Periksa 18 CCTV di Balik Ledakan Maut Pasar Cimanggis

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Mobil Listrik Murah: Suzuki e-Sky vs BYD Atto 1, Mending Tunggu atau Beli yang Sudah Ada?

Mobil Listrik Murah: Suzuki e-Sky vs BYD Atto 1, Mending Tunggu atau Beli yang Sudah Ada?

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo

Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan

Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:36 WIB

×