Jamu Juventus di Metropolitano, Simeone: Ujian Sangat Berat buat Atletico

Rully Fauzi
Jamu Juventus di Metropolitano, Simeone: Ujian Sangat Berat buat Atletico
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. [GABRIEL BOUYS / AFP]

Simeone menyebut partai kontra Juventus dini hari nanti akan sangat berat buat Atletico, meskipun bermain di kandang sendiri.

Suara.com - Atletico Madrid bersiap menjamu Juventus di Estadio Wanda Metropolitano pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/2019, Kamis (22/2/2019) dini hari WIB. Entrenador Atletico, Diego Simeone pun menyebut partai dini hari nanti akan menjadi ujian yang sangat berat, sebagaimana ia memuji kualitas yang dimiliki Juve.

Juventus di musim ini memang belum terkalahkan di Liga Italia. Bianconeri juga merupakan tim dengan produktivitas gol tertinggi (52 gol) sekaligus tim dengan angka kebobolan terendah (15) sampai giornata ke-24.

Kehadiran Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018 lalu memang membuat superioritas Juventus kian menjadi-jadi.

Well, meski mengakui kualitas yang dimiliki Juventus, Simeone menegaskan jika anak-anak Atletico tidak akan merasa inferior. Pelatih asal Argentina itu juga menyebut pasukannya akan berusaha keras untuk memetik kemenangan pada laga leg pertama ini.
 
"Saya sangat antusias dengan Liga Champions, yang merupakan kompetisi hebat. Entah itu fase grup, apalagi tentunya laga fase gugur semacam ini. Terlebih lagi kami akan menghadapi lawan sekuat ini (Juventus)," buka Simeone, seperti dilansir MARCA.

"Ini benar-benar akan menjadi ujian yang sangat berat bagi kami, mereka merupakan salah satu kekuatan besar di Eropa saat ini. Akan jadi laga berat meski kami bermain di kandang. Namun, kami tentu akan berusaha keras untuk meraih kemenangan. Itu adalah target kami bermain di depan publik sendiri," celotehnya.

Sebagai informasi, sejak musim 2013/2014, Atletico sudah dua kali mencapai final di pentas Liga Champions. Sayangnya, Los Colchoneros -julukan Atletico- selalu gagal jadi kampiun.

Di musim 2017/2018 lalu, Atletico memang terhenti di babak fase grup. Meski demikian, Antoine Griezmann dan kawan-kawan berhasil jadi juara Liga Europa setelah turun kasta.

"Setelah pada edisi musim lalu tak sampai sejauh ini (fase 16 besar), kami tentu ingin berkembang lagi sebagai sebuah klub maupun tim pada musim ini," tutur Simeone.

"Ini babak 16 besar dan tak ada trofi di fase ini. Namun kami akan menghadapi lawan yang sangat kuat, dengan pelatih yang sudah bertahun-tahun di klubnya (Massimiliano Allegri)," sambungnya.

"Mereka memiliki pemain-pemain berkelas dan berkualitas. Namun kami punya apa yang diperlukan untuk membawa laga ini ke arah yang kami inginkan. Kedua tim sama-sama memiliki peluang 50 persen (untuk lolos ke fase selanjutnya). Tak ada yang lebih diunggulkan," pungkas eks kapten Timnas Argentina tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS