Persija Tanpa Simic, Tira - Persikabo Tak Ingin Pandang Sebelah Mata

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Persija Tanpa Simic, Tira - Persikabo Tak Ingin Pandang Sebelah Mata
Asisten Pelatih Tira-Persikabo Miftahudin Mukson (tengah) dan pemain Tira-Persikabo Ahmad Nufiandani (kanan) dalam jumpa pers sehari jelang laga. [Suara.com/Adie Prasetyo]

Tira-Persikabo akan tetap waspada.

Suara.com - Asisten Pelatih Tira-Persikabo Miftahudin Mukson menegaskan skuat asuhannya bakal all out menghadapi Persija Jakarta di leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia yang akan digelar di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (21/2/2019). Meski Persija tidak akan diperkuat oleh striker andalan mereka Marko Simic.

Sebagaimana diketahui, Simic tidak akan turun dalam laga ini menyusul kasus pelecehan seksual yang menjeratnya di Asutralia. Simic sendiri saat ini tidak bisa meninggalkan Australia hingga sidang kedua yang dijadwalkan pada 9 April 2019.

Simic absen, tidak dipandang sebagai sebuah keuntungan oleh kubu Tira-Persikabo. Karena menurut Miftahudin, selain Simic, Macan Kemayoran diperkuat pemain-pemain yang berkualitas.

"Persija kita tahu tanpa striker, tapi pelapis pemain Persija semua berkualitas, yang terbaik di Indonesia.
Kami tak boleh anggap remeh, buktinya kemarin gelandang mereka sangat aktif dan sangat produktif, sehingga itu yang harus kami antisipasi," kata Miftahudin dalam jumpa pers jelang pertandingan.

"Mereka masih punya Riko (Simanjuntak), Novri (Setiawan), Fitra (Ridwan), mereka masih punya pemain asing yang berkualitas yang kemarin bisa cetak dua gol di kandang kami seperti (Bruno Matos). Artinya kami tak fokus di satu pemain, kolektivitas itu yang kami berusaha untuk redam dengan taktik yang sudah kami buat," ungkapnya.

Selain lini depan, pemain-pemain belakang Persija tengah menjadi sorotan. Karena pemain asing anyar mereka, Vinicius Lopes Laurindo, tampil di bawah ekspektasi di beberapa pertandingan.

"Yang jelas analis kami juga sudah membuat dan melihat seperti apa Persija, bagaimana kekuatannya dan bagaimana kelemahannya. Yang jelas kita bisa cetak dua gol, tapi mereka juga cetak dua gol," ia menambahkan.

"Artinya sama-samalah. Jadi kami berusaha memaksimalkan semua peluang dan kesempatan yang ada, tapi kami juga tidak menutup melihat celah yang dimiliki oleh Persija di sektor belakang. Tapi saya yakin dengan pelatih sekelas Ivan Kolev, dibantu juga asistennya yang berkualitas, dalam kurun waktu tiga hari pasti juga mempunyai metode latihan untuk memperbaiki itu," pungkasnya.

Di leg pertama kedua tim bermain imbang 2-2. Untuk bisa melaju ke fase berikutnya, kemenangan tentunya menjadi target kedua tim.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS