Juarai Piala AFF U-22, Metro Jaya Beri Penghargaan pada Sani Rizki Fauzi

Rully Fauzi | Yosea Arga Pramudita
Juarai Piala AFF U-22, Metro Jaya Beri Penghargaan pada Sani Rizki Fauzi
Gelandang sentral Timnas Indonesia U-22, Sani Rizki Fauzi (kiri). [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]

Sani Rizki Fauzi yang berprofesi sebagai polisi sekaligus penggawa Timnas Indonesia U-22 sukses menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja.

Suara.com - Polda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada gelandang sentral Timnas Indonesia U-22 yang juga seorang polisi, Sani Rizki Fauzi, Rabu (6/3/2019), karena berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja, baru-baru ini.

Anggota kepolisian berpangkat Bripda tersebut tak sendiri. Bersama dua anggota Satlantas Polres Tangerang Selatan, Sani Rizki diberikan piagam penghargaan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

Acara pemberian piagam tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono.

"Pada kesempatam apel pagi ini, kita beri penghargaan kepada anggota kita yang berprestasi. Walaupun sebelumnya kita sudah berikan apresiasi di luar anggota Polres Tangsel," ujar Gatot Eddy Pramono di lokasi, Rabu (6/3/2019).

Sani Rizki yang merupakan anggota Brimob Polda Metro Jaya, mendapat penghargaan atas prestasinya yang turut membawa Timnas Indonesia U-22 juara Piala AFF U-22 2019 di Kamboja.

Pada laga final di mana Garuda Muda mengalahkan Thailand U-22 dengan skor 2-1, Sani Rizki menyumbang satu gol.

Selain Sani, penghargaan selanjutnya diberikan kepada dua anggota Satlantas Polres Tangsel, karena bertugas dengan tenang saat diprovokasi masyarakat beberapa hari lalu.

Bripka Oky Wardana dan Bripka I Made mendapat penghargaan, karena dengan sabar menghadapi Adi Saputra yang mengamuk dan membanting motornya saat ditilang kawasan Serpong. Akibat ulahnya itu, Adi Saputra mendadak viral di dunia maya. 

"Ini adalah contoh-contoh anggota kita yang menunjukkan, di satu sisi pelaksanakaan kinerja kepolisan dan prestasi membanggakan citra baik nama Polri dan Indonesia," tutur Gatot Eddy.

Gatot Eddy lantas berpesan agar para anggotanya tak langsung puas atas prestasi yang didapat. Dirinya meminta kepada para anggotanya untuk terus meningkatkan prestasi.

"Pemberian ini adalah bentuk apresiasi dan kita menunjukan anggota yang bekerja dengan baik. Apapun yang kita lakukan akan dilihat masyarakat, apakah perbuatan kita bisa dapat legitimasi masyakat atau tidak," ucapnya.

Untuk capaian prestasi membanggakan yang diraih Sani, sambung Gatot Eddy, Kapolri memberikan apresiasi berupa kenaikan pangkat. "Ini suatu kepercayaan yang diberikan institusi Polri. Jangan berhenti sampai di sini, kita bangga baru pertama kali AFF bisa dapat pialanya di tingkat Asia," ungkapnya bangga.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS