Duh! Masih Dongkol, Tuchel Sebut Manchester United seperti Guingamp

Rully Fauzi
Duh! Masih Dongkol, Tuchel Sebut Manchester United seperti Guingamp
Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel. (Philippe LOPEZ / AFP)

Thomas Tuchel menyebut jika permainan Manchester United mirip klub gurem Prancis Guingamp.

Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel tampaknya masih dongkol dengan kekalahan menyakitkan 1-3 timnya dari Manchester United pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 di Parc des Princes, Kamis (9/3/2019) dini hari WIB. 

Tuchel menilai jika Man United bermain sangat negatif saat bertanding di Paris. Meski demikian, pelatih berpaspor Jerman itu tetap memberikan selamat kepada Man United asuhan pelatih interim Ole Gunnar Solskjaer.

"Setelah gol kedua mereka (dalam agregat 3-2 untuk keunggulan PSG), kami tetap bisa mengontrol jalannya pertandingan. Kami bermain dengan kualitas tinggi," ucap Tuchel sebagaimana dilansir ESPN.

"Yang pasti kami bermain bagus setelah mereka mencetak gol pertama. Kami membuat banyak peluang namun kami tak bisa mencetak gol kedua atau ketiga. Sangat-sangat disayangkan," sambung eks pelatih Borussia Dortmund itu.

"Selain itu, Manchester United seperti tidak berusaha untuk menyerang. Mereka tidak membuat satu pun peluang. Saya merasa seperti habis melawan Guingamp di Piala Liga Prancis. Tak mungkin kami kalah, tetapi nyatanya kami kalah dengan tiga penalti (PSG kalah 1-2 pada laga perempatfinal di Parc des Princes dengan dua gol penalti dari lawan pada awal Januari 2019 lalu)," celotehnya.

"Manchester United tidak menunjukkan kalau mereka ingin memenangi pertandingan. Kami kalah, tetapi kami memegang kendali pertandingan. Selamat untuk mereka, tetapi saya tak memiliki penjelasan kenapa mereka bisa menang dan lolos ke perempatfinal," sesal Tuchel.

PSG meraih kemenangan 2-0 saat bertanding di Old Trafford pada leg pertama babak 16 besar, tiga pekan lalu. Hasil itu membuat klub berjuluk Les Rogue-et-Bleu menjadi favorit untuk melaju ke babak perempatfinal.

Namun siapa sangka, Man United sukses meraih kemenangan 3-1 di kandang PSG. Hasil itu pun membuat PSG tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang dalam agregat 3-3.

Gol kemenangan Man United sendiri tercipta secara dramatis di pengujung laga lewat titik putih. Marcus Rashford dengan sangat dingin mengonversi tendangan penalti pada menit 90+4 untuk menjadi gol, yang pada akhirnya diprotes keras oleh Tuchel dan sederet penggawa PSG.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS