Menang 3-0 Saat Uji Coba, Ketajaman Timnas Indonesia Belum Terlihat

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Menang 3-0 Saat Uji Coba, Ketajaman Timnas Indonesia Belum Terlihat
Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan di Lapangan Trisakti, Legian, Bali, Minggu (13/10/2019). Latihan tersebut sebagai persiapan menjelang pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia melawan Timnas Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada 15 Oktober mendatang. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Timnas Indonesia melakukan persiapan sebelum menghadapi Malaysia

Suara.com - Timnas Indonesia berhasil menang 3-0 pada partai uji coba melawan klub lokal Malaysia, PKNS U-21, Kamis (14/11/2019). Namun, Asisten Pelatih timnas Indonesia, Yeyen Tumena menyebutkan bahwa ketajaman anak asuhannya masih belum terlihat

Menurut Yeyen, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan perlu berlatih lagi jelang menghadapi Malaysia pada lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 19 November mendatang.

"Dari komposisi yang ada saat ini, kita melihat ketajaman yang belum banyak terlihat. Bagaimana ketika menang bola dan lebih tajam memberikan tekanan di daerah lawan. Kemudian bagaimana chemistry antara sesama pemain," kata Yeyen Tumena dikutip dari media PSSI.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Yeyen Tumena memberikan arahan ke pada pemain saat melakukan latihan sebelum menghadapi tuan rumah Malaysia di pertandingan kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. (Dok. PSSI)
Asisten pelatih timnas Indonesia, Yeyen Tumena memberikan arahan ke pada pemain saat melakukan latihan sebelum menghadapi tuan rumah Malaysia di pertandingan kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. (Dok. PSSI)

Pertandingan melawan PKNS dimainkan dalam waktu 3 kali 30 menit. Seluruh pemain timnas Indonesia dicoba dimainkan untuk bisa menemukan komposisi terbaik.

Namun, Yeyen mengaku belum temukan siapa saja yang cocok turun sebagai starter saat melawan Malaysia nanti. Ia dan tim kepelatihan akan melihatnya hingga jelang melawan Malaysia nanti.

"Tidak semua pemain bersama, sehingga perlu jam bermain bersama. Kemudian kita coba rotasi, kemungkinan-kemungkinan di posisi mana, ketika ada masalah saat pertandingan. Dari latihan (jelang lawan Malaysia), kita akan lihat kompiosisi apa yang cocok ketika tandang dan saat kita butuh poin," ucapnya.

"Sesuai periodesasi, peak performa yang kita angkat 70-80 hingga 100 persennya di tanggal 19 (November lawan Malaysia). Hari ini (kemarin) grafik naik, besok kita turunkan dengan recovery, kemudian naik pelan-pelan sampai tanggal 19," pungkasnya.

Timnas Indonesia diharapkan bisa mendulang poin saat melawan Malaysia. Ini dikarenakan skuat Merah Putih sama sekali belum mendapatkan poin.

Sebab, timnas Indonesia menelan kekalahan di empat laga awal Grup G. Yaitu takluk dari Malaysia 2-3, Thailand 0-3, Uni Emirat Arab 0-5, dan Vietnam 1-3.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS